Petugas TNI-Polri Akan Datangi Rumah Warga Petamburan yang Tak Ikut Rapid Test

Kompas.com - 27/11/2020, 10:48 WIB
Kodim 0501 Jakarta Pusat mengggelar rapid test massal di kelurahan Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (27/11/2020). KOMPAS.com/IhsanuddinKodim 0501 Jakarta Pusat mengggelar rapid test massal di kelurahan Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (27/11/2020).
Penulis Ihsanuddin
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kodim 0501 Jakarta Pusat mengggelar rapid test massal di Kelurahan Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (27/11/2020).

Dandim 0501/Jakarta Pusat Kolonel Inf Luqman Arief meyakini bahwa rapid test massal kali ini akan lebih efektif karena menggunakan sistem jemput bola.

Luqman menjelaskan, rapid test kali ini disebar di empat RW yang berbeda. Petugas pun sudah memegang daftar nama-nama warga di tiap RW.

"Sehingga, apabila mereka tidak datang untuk rapid test, maka akan kami hampiri dan bujuk," ujar Luqman di Petamburan, Jumat pagi.

Baca juga: Rapid Test di Petamburan Dilanjutkan, Kali Ini Disebar di 4 Titik

Kendati demikian, ia memastikan tak akan ada paksaan ke warga untuk melakukan rapid test. Menurut dia, petugas dari TNI-Polri dan puskesmas hanya akan memberikan imbauan mengenai pentingnya rapid test ini.

Luqman menegaskan, pemeriksaan lebih dini akan potensi Covid-19 jauh lebih baik dibanding mengabaikan penyebaran virus tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami paham banyak warga yang mungkin takut dengan hasilnya nanti. Tapi, kami menjamin setelah rapid test apabila positif akan kami beri perawatan," ujarnya.

Kegiatan rapid test juga sebelumnya sudah digelar Polda Metro Jaya di Petamburan selama tiga hari pada 22-24 November 2020.

Baca juga: Sempat Dilarang Masuk Gang Rumah Rizieq, Dandim Jakpus: Ini Wilayah NKRI!

Namun, selama tiga hari itu, hanya 276 warga Petamburan yang mengikuti kegiatan tersebut, dengan hasil lima orang dinyatakan reaktif.

Adapun rapid test massal di Petamburan ini digelar karena dalam beberapa waktu terakhir muncul sejumlah kerumunan dari massa simpatisan Rizieq Shihab. Kerumunan sempat terjadi saat massa menyambut Rizieq sepulang dari Arab Saudi, dua pekan lalu.

Kemudian, kerumunan kembali terjadi setelah Rizieq menggelar acara pernikahan putrinya yang juga sekaligus peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Modus Penimbunan Obat Penanganan Covid-19 oleh PT ASA, BPOM Pun Dibohongi

Modus Penimbunan Obat Penanganan Covid-19 oleh PT ASA, BPOM Pun Dibohongi

Megapolitan
Berdamai dengan Lucky Alamsyah, Roy Suryo Lanjutkan Proses Hukum Youtuber yang Menyindirnya

Berdamai dengan Lucky Alamsyah, Roy Suryo Lanjutkan Proses Hukum Youtuber yang Menyindirnya

Megapolitan
Obat Terkait Covid-19 yang Ditimbun PT ASA Seharusnya Didistribusikan di Jabodetabek dan Jabar

Obat Terkait Covid-19 yang Ditimbun PT ASA Seharusnya Didistribusikan di Jabodetabek dan Jabar

Megapolitan
Konflik Roy Suryo dengan Lucky Alamsyah Berujung Damai

Konflik Roy Suryo dengan Lucky Alamsyah Berujung Damai

Megapolitan
Pemprov DKI Klaim Angka Kematian Pasien Covid-19 Turun, Begini Faktanya

Pemprov DKI Klaim Angka Kematian Pasien Covid-19 Turun, Begini Faktanya

Megapolitan
Pengemudi BMW Kabur Setelah Isi Bensin Full Tank, Petugas SPBU Ganti Rugi Rp 602.000

Pengemudi BMW Kabur Setelah Isi Bensin Full Tank, Petugas SPBU Ganti Rugi Rp 602.000

Megapolitan
Polisi: Penimbunan Obat Pasien Covid-19 oleh PT ASA atas Motif Ekonomi Direktur dan Komisaris

Polisi: Penimbunan Obat Pasien Covid-19 oleh PT ASA atas Motif Ekonomi Direktur dan Komisaris

Megapolitan
Isi Bensin hingga Full Tank di SPBU Kodam Bintaro, Pengemudi BMW Langsung Kabur Tak Bayar Tagihan

Isi Bensin hingga Full Tank di SPBU Kodam Bintaro, Pengemudi BMW Langsung Kabur Tak Bayar Tagihan

Megapolitan
KAI Daop 1 Batasi Penumpang Kereta Jarak Jauh Usia di Bawah 12 Tahun

KAI Daop 1 Batasi Penumpang Kereta Jarak Jauh Usia di Bawah 12 Tahun

Megapolitan
Jakarta Mulai Vaksinasi Covid-19 Dosis 3 untuk Tenaga Kesehatan

Jakarta Mulai Vaksinasi Covid-19 Dosis 3 untuk Tenaga Kesehatan

Megapolitan
Kasus Penimbunan Obat Covid-19, Direktur dan Komisaris Utama PT ASA Ditetapkan Jadi Tersangka

Kasus Penimbunan Obat Covid-19, Direktur dan Komisaris Utama PT ASA Ditetapkan Jadi Tersangka

Megapolitan
Satgas Covid-19 Tangsel: Kasus Harian Melonjak karena Testing Kian Masif

Satgas Covid-19 Tangsel: Kasus Harian Melonjak karena Testing Kian Masif

Megapolitan
Depot Isi Ulang Oksigen di Setiabudi Kini Makin Sepi, padahal Sempat Gratis

Depot Isi Ulang Oksigen di Setiabudi Kini Makin Sepi, padahal Sempat Gratis

Megapolitan
Selidiki Dugaan Kartel, Polisi Cek Adanya Kesepakatan Harga Antarkrematorium

Selidiki Dugaan Kartel, Polisi Cek Adanya Kesepakatan Harga Antarkrematorium

Megapolitan
Ribuan Kader Dasawisma di Jakpus Dikerahkan Bujuk Warga Ikut Vaksinasi

Ribuan Kader Dasawisma di Jakpus Dikerahkan Bujuk Warga Ikut Vaksinasi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X