Kompas.com - 30/11/2020, 17:51 WIB
Petugas bank sampah Flamboyan dibayar Rp 1,2 juta sebulan. Mereka selain mengangkut sampah ke rumah sakit dan tempat sampah, ia juga memilah sampah di bank sampah. Kode Penulis : KOMPAS.com/TAUFIQURRAHMANPetugas bank sampah Flamboyan dibayar Rp 1,2 juta sebulan. Mereka selain mengangkut sampah ke rumah sakit dan tempat sampah, ia juga memilah sampah di bank sampah.

JAKARTA, KOMPAS.com - Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Timur terus berupaya mengurangi produksi sampah di Jakarta Timur, salah satunya dengan membangun bank sampah.

Kasudin Lingkungan Hidup Jakarta Timur Herwansyah mengatakan, saat ini terdapat 428 bank sampah aktif di Jakarta Timur.

Jumlah itu tersebar di 10 kecamatan yang ada di Jakarta Timur.

"Di Jakarta Timur ada 710 RW, bank sampah yang aktif 428," kata Herwansyah saat dimintai keterangan, Senin (30/11/2020).

Baca juga: DKI Akan Kembangkan ATM hingga Aplikasi Bank Sampah

Herwansyah mengatakan, pembangunan bank sampah terus berlanjut sehingga nantinya setiap RW minimal memiliki satu bank sampah aktif.

"Wajib (untuk penambahan bank sampah). Target sebenarnya akhir Desember 2020 setiap RW harus memiliki satu bank sampah, tetapi kondisinya begini. Belum berani mengumpulkan banyak warga," ucap dia.

Bank sampah menampung sampah-sampah anorganik atau yang bisa didaur ulang.

Dengan adanya bank sampah, diharapkan produksi sampah anorganik di Jakarta Timur dapat dikurangi.

Sementara itu, untuk sampah organik, Herwansyah berharap warga bisa memanfaatkannya sebagai kompos.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemprov DKI Imbau Pegawai Tak Gelar Buka Puasa Bersama

Pemprov DKI Imbau Pegawai Tak Gelar Buka Puasa Bersama

Megapolitan
2 Pekerja Bangunan Tewas Saat Renovasi Rumah di Benhil, Polisi Pastikan Tak Ada Unsur Pidana

2 Pekerja Bangunan Tewas Saat Renovasi Rumah di Benhil, Polisi Pastikan Tak Ada Unsur Pidana

Megapolitan
Menengok Kolam Renang Atlantis Ancol yang Viral Karena Airnya Keruh

Menengok Kolam Renang Atlantis Ancol yang Viral Karena Airnya Keruh

Megapolitan
Kenangan soal Keinginan Tien Soeharto di Balik Megahnya Masjid At-Tin TMII

Kenangan soal Keinginan Tien Soeharto di Balik Megahnya Masjid At-Tin TMII

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Tangerang Raya Hari Ini, 17 April 2020

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Tangerang Raya Hari Ini, 17 April 2020

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, 17 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, 17 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor Hari Ini, 17 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor Hari Ini, 17 April 2021

Megapolitan
Valentino Simanjuntak dan Pentingnya Komentator Sepak Bola bagi Oki Kurnia yang Tunanetra

Valentino Simanjuntak dan Pentingnya Komentator Sepak Bola bagi Oki Kurnia yang Tunanetra

Megapolitan
Surat Eksekusi Lahan di Pinang Tak Bisa Dicabut, Ini Penjelasan PN Tangerang

Surat Eksekusi Lahan di Pinang Tak Bisa Dicabut, Ini Penjelasan PN Tangerang

Megapolitan
2 Sepeda Motor Bertabrakan di Duren Sawit, 1 Pengendara Tewas

2 Sepeda Motor Bertabrakan di Duren Sawit, 1 Pengendara Tewas

Megapolitan
Pencuri Koil Mobil di Karang Tengah, Tangerang, Ditangkap Warga

Pencuri Koil Mobil di Karang Tengah, Tangerang, Ditangkap Warga

Megapolitan
Pembangunan Jalur MRT Bawah Tanah Fase 2A Disebut Lebih Menantang

Pembangunan Jalur MRT Bawah Tanah Fase 2A Disebut Lebih Menantang

Megapolitan
Update 16 April: 228 Pasien Covid-19 Masih Dirawat di Kota Tangerang

Update 16 April: 228 Pasien Covid-19 Masih Dirawat di Kota Tangerang

Megapolitan
Mafia Tanah Saling Gugat Pakai Surat Palsu, Mengapa PN Tangerang Keluarkan Surat Eksekusi Lahan?

Mafia Tanah Saling Gugat Pakai Surat Palsu, Mengapa PN Tangerang Keluarkan Surat Eksekusi Lahan?

Megapolitan
[Update 16 April]: Bertambah 979, Kasus Covid-19 di Jakarta Kini 397.088

[Update 16 April]: Bertambah 979, Kasus Covid-19 di Jakarta Kini 397.088

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X