Dinas SDA Imbau Masyarakat Ambil Bagian Pencegahan Banjir di Musim Hujan

Kompas.com - 08/12/2020, 20:39 WIB
Sampah di Kali Banjir Kanal Barat di dekat Season City yang sedang diangkut oleh UPK Badan Air Jakarta Barat, Senin (7/12/2020). Dok. UPK Badan Air Jakarta BaratSampah di Kali Banjir Kanal Barat di dekat Season City yang sedang diangkut oleh UPK Badan Air Jakarta Barat, Senin (7/12/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta Juaini Yusuf meminta agar masyarakat ikut ambil bagian dalam kesiagaan menangani banjir di musim hujan.

"Karena banjir ini bukan kewajiban kita sendiri, kita minta masyarakat ikut andil," kata dia saat dihubungi melalui telepon, Selasa (8/12/2020).

Sebagai gerakan kecil, masyarakat bisa menjaga lingkungan sekitar dari sampah-sampah yang bisa menyumbat saluran air.

Begitu juga warga yang berada di bantaran kali untuk tetap berkoordinasi dengan RT-RW setempat, mengantisipasi datangnya banjir kiriman dari hulu sungai-sungai di Jakarta.

Baca juga: Terpaksa Berkawan dengan Banjir Kampung Melayu...

Dinas SDA sendiri, kata Juaini, terus melakukan persiapan pencegahan banjir yang dimulai Maret awal tahun dengan cara pengerukan saluran kali dan waduk.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Di lima wilayah ini waduk lagi pada dikeruk dari kemarin-kemarin. Ada yang sudah selesai dan ada yang masih progres," ucap Juaini.

Pengerukan waduk-waduk yang ada di Jakarta bertujuan untuk memperluas daya tampung air apabila tiba musim hujan.

Begitu juga persiapan pompa-pompa air milik Dinas SDA yang kini sudah siap 95 persen.

Baca juga: Lurah Kampung Melayu: Agar Tidak Banjir Lagi, Jalan Satu-satunya Normalisasi

"Sudah diperbaiki sekarang sudah 95 persen yang udah siap. Dan beberapa persen ini biasa proses pemeliharaan rutin," kata dia.

Begitu juga dengan Satgas Penanganan Banjir dari Dinas SSDA yang mulai siaga 24 jam dan dibantu dengan ribuan titik sumur resapan yang sudah dibuat.

"Satgas juga kita siapkan, karena keliatan mendung terus (cuaca), mereka siaga 24 jam otomatis keluar ke lapangan," kata Juaini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Tangsel Klaim Belum Ada Kasus Covid-19 Selama Sekolah Tatap Muka

Pemkot Tangsel Klaim Belum Ada Kasus Covid-19 Selama Sekolah Tatap Muka

Megapolitan
UPDATE 25 Oktober: Tambah 6 Kasus Covid-19 di Tangsel, 98 Pasien Masih Dirawat

UPDATE 25 Oktober: Tambah 6 Kasus Covid-19 di Tangsel, 98 Pasien Masih Dirawat

Megapolitan
Penipuan Modus Jual Black Dollar, WN Nigeria Diduga Terlibat Jaringan Internasional

Penipuan Modus Jual Black Dollar, WN Nigeria Diduga Terlibat Jaringan Internasional

Megapolitan
Disdik Tangsel Sebut Vaksinasi Covid-19 Pelajar Tingkat SMP Sudah 100 Persen

Disdik Tangsel Sebut Vaksinasi Covid-19 Pelajar Tingkat SMP Sudah 100 Persen

Megapolitan
Bocah 13 Tahun di Kembangan Diperkosa 4 Kali hingga Hamil

Bocah 13 Tahun di Kembangan Diperkosa 4 Kali hingga Hamil

Megapolitan
Anies Ceritakan Kondisi Korban Kecelakaan Bus Transjakarta, Ada yang Harus Dioperasi

Anies Ceritakan Kondisi Korban Kecelakaan Bus Transjakarta, Ada yang Harus Dioperasi

Megapolitan
Anies Minta Investigasi Kecelakaan Maut Transjakarta, Tak Ingin Terulang Lagi

Anies Minta Investigasi Kecelakaan Maut Transjakarta, Tak Ingin Terulang Lagi

Megapolitan
DPRD Depok Godok 4 Raperda Baru, Salah Satunya Tentang Pesantren

DPRD Depok Godok 4 Raperda Baru, Salah Satunya Tentang Pesantren

Megapolitan
Pemkot Tangsel Bakal Izinkan Kantin Sekolah Beroperasi Saat PTM Terbatas

Pemkot Tangsel Bakal Izinkan Kantin Sekolah Beroperasi Saat PTM Terbatas

Megapolitan
Anies: Seluruh Biaya Pengobatan Korban Kecelakatan Bus Transjakarta Akan Ditanggung

Anies: Seluruh Biaya Pengobatan Korban Kecelakatan Bus Transjakarta Akan Ditanggung

Megapolitan
Kamar Kos Penagih Pinjol Ilegal Digerebek, Polisi: Korban Pinjam Rp 1 Juta, Bayar Rp 2 Juta, Ditagih Rp 20 Juta

Kamar Kos Penagih Pinjol Ilegal Digerebek, Polisi: Korban Pinjam Rp 1 Juta, Bayar Rp 2 Juta, Ditagih Rp 20 Juta

Megapolitan
Polisi Gerebek Kos-kosan Tempat Penagih Pinjol Ilegal Bekerja, 4 Orang Ditangkap

Polisi Gerebek Kos-kosan Tempat Penagih Pinjol Ilegal Bekerja, 4 Orang Ditangkap

Megapolitan
Penipuan Modus Jual Black Dollar, WN Nigeria Pakai Identitas Istri dan Adik Ipar Saat Beraksi

Penipuan Modus Jual Black Dollar, WN Nigeria Pakai Identitas Istri dan Adik Ipar Saat Beraksi

Megapolitan
Penipuan Modus Jual Black Dollar, Seorang WN Nigeria Buron

Penipuan Modus Jual Black Dollar, Seorang WN Nigeria Buron

Megapolitan
Masinis LRT yang Terlibat Kecelakaan di Jakarta Timur Alami Trauma

Masinis LRT yang Terlibat Kecelakaan di Jakarta Timur Alami Trauma

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.