Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 14/12/2020, 16:32 WIB
|

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menyebutkan penghitungan suara Pilkada 2020 di empat wilayah kecamatan telah selesai.

Plh Ketua KPU Tangsel M Taufik menjelaskan, empat kecamatan yang telah selesai proses rekapitulasinya, yakni Kecamatan Serpong, Setu, Serpong Utara, dan Ciputat.

Sementara itu, tiga kecamatan lainnya, yakni Pondok Aren, Pamulang, dan Ciputat Timur masih dalam proses rekapitulasi.

"Hari ini penyelesaian rekap di tingkat kecamatan itu ada Pondok Aren, Pamulang, serta Ciputat Timur. Ciputat Timur juga tadi pagi, mudah-mudahan hari ini selesai," ujar Taufik saat dikonfirmasi, Senin (14/12/2020).

Baca juga: Real Count Pilkada Tangsel Data 90,69 Persen: Benyamin-Pilar Unggul dengan 40,9 Persen Suara

Kendati demikian, dia belum dapat merinci jumlah suara masuk maupun perolehan setiap pasangan calon di empat kecamatan tersebut.

Menurut Taufik, hasil rekapitulasi setiap kecamatan tersebut akan diumumkan secara resmi setelah ditetapkan dalam pleno tingkat kota yang direncakan digelar pada Rabu (16/12/2020).

"Pelaksanaan pleno di tingkat kota insyaallah tanggal 16 Desember 2020. Dari tahapan yang diatur tanggal 13-17 Desember, kami akan laksanakan di tanggal 16 Desember, di Grand Zuri BSD," pungkasnya.

Hasil sementara real count Pilkada Tangsel

Sebelumnya, KPU Tangsel merilis data terkini hasil real count Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tangsel 2020.

Hingga Senin pukul 13.30 WIB, data suara yang masuk mencapai 90,69 persen atau 2.687 dari 2.963 TPS di Tangerang Selatan.

Data real count dipublikasikan melalui situs KPU, https://pilkada2020.kpu.go.id.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polda Metro Selidiki Pidana Pemalsuan pada Pengendara Mobil Berpelat Polisi yang Tabrak Motor di Rawamangun

Polda Metro Selidiki Pidana Pemalsuan pada Pengendara Mobil Berpelat Polisi yang Tabrak Motor di Rawamangun

Megapolitan
Bentuk Pertahanan Ahli Waris di Tol Jatikarya, Bangun Gubuk dan Bakar Ban untuk Tuntut Ganti Rugi

Bentuk Pertahanan Ahli Waris di Tol Jatikarya, Bangun Gubuk dan Bakar Ban untuk Tuntut Ganti Rugi

Megapolitan
Sempat Diblokade Ahli Waris Lahan, GT Jatikarya Kembali Dibuka Pukul 18.15 WIB

Sempat Diblokade Ahli Waris Lahan, GT Jatikarya Kembali Dibuka Pukul 18.15 WIB

Megapolitan
Tim Advokat SDN Pondok Cina 1 Kecewa, dalam Pertemuan untuk Klarifikasi Malah Diminta Mediasi

Tim Advokat SDN Pondok Cina 1 Kecewa, dalam Pertemuan untuk Klarifikasi Malah Diminta Mediasi

Megapolitan
Pengemudi Fortuner Sempat Dihalangi Saat Ingin Bawa Pengendara Motor yang Ditabraknya ke Rumah Sakit

Pengemudi Fortuner Sempat Dihalangi Saat Ingin Bawa Pengendara Motor yang Ditabraknya ke Rumah Sakit

Megapolitan
Fakta Persidangan, Syamsul Ma’arif Mengaku sebagai AKBP Dody Saat Transaksi Narkoba

Fakta Persidangan, Syamsul Ma’arif Mengaku sebagai AKBP Dody Saat Transaksi Narkoba

Megapolitan
Demi Dengar Curhatan Warga, Polisi di Depok Modifikasi Motornya Jadi Kopi Starling Gratis

Demi Dengar Curhatan Warga, Polisi di Depok Modifikasi Motornya Jadi Kopi Starling Gratis

Megapolitan
Polda Metro Libatkan BPN dan Pemda untuk Usut Sengketa Lahan Bripka Madih

Polda Metro Libatkan BPN dan Pemda untuk Usut Sengketa Lahan Bripka Madih

Megapolitan
Blokade Gerbang Tol Jatikarya, Ahli Waris Lahan Tol Masih Bertahan hingga Rabu Sore

Blokade Gerbang Tol Jatikarya, Ahli Waris Lahan Tol Masih Bertahan hingga Rabu Sore

Megapolitan
Pengemudi Fortuner yang Tabrak Motor di Arion Bukan Anak Polisi, tetapi Menantunya

Pengemudi Fortuner yang Tabrak Motor di Arion Bukan Anak Polisi, tetapi Menantunya

Megapolitan
Kadishub DKI Sebut 'U-turn' Jadi Penyebab Kemacetan yang Tinggi di DKI Jakarta

Kadishub DKI Sebut "U-turn" Jadi Penyebab Kemacetan yang Tinggi di DKI Jakarta

Megapolitan
Polda Metro Terbitkan Surat Perintah Penyidikan Baru Kasus Kecelakaan Hasya

Polda Metro Terbitkan Surat Perintah Penyidikan Baru Kasus Kecelakaan Hasya

Megapolitan
Kadishub Sebut Penutupan 27 U-turn di Jakarta Dilakukan Bertahap

Kadishub Sebut Penutupan 27 U-turn di Jakarta Dilakukan Bertahap

Megapolitan
Langgar Izin Tinggal, 7 Warga Negara Asing Dideportasi Kantor Imigrasi Jaksel

Langgar Izin Tinggal, 7 Warga Negara Asing Dideportasi Kantor Imigrasi Jaksel

Megapolitan
Langgar Prosedur, Penyidik Kasus Kecelakaan Hasya Disidang Etik dan Profesi Polri

Langgar Prosedur, Penyidik Kasus Kecelakaan Hasya Disidang Etik dan Profesi Polri

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.