Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

1.600 Gereja di Jakarta Akan Dijaga Ketat Saat Natal 2020

Kompas.com - 16/12/2020, 12:28 WIB
Muhammad Isa Bustomi,
Sabrina Asril

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 8.179 personel gabungan Polri, TNI, dan Pemprov DKI Jakarta dikerahkan dalam upaya pengamanan hari Natal dan perayaan tahun baru 2021.

Sejumlah personel itu nantinya melakukan penjagaan di lebih dari 1.600 gereja di wilayah Jakarta.

"Pengamanan beberapa tempat (ibadah) ada 1.600 lebih gereja di Jakarta sini," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan, Rabu (16/12/2020).

Baca juga: Antisipasi Penyebaran Covid-19, Ibadah Natal di Gereja Dianjurkan Dipercepat

Yusri menjelaskan, pengamanan dilakukan sejak malam misa agar baik mengantisipasi gangguan keamanan ataupun pelanggaran protokol kesehatan.

Pasalnya, perayaan malam misa diizinkan tetapi harus memperhatikan batasan untuk mencegah terjadinya penyebaran Covid-19.

"Untuk kegiatan malam misa sudah diatur dalam surat edaran Kepala Dinas Agama DKI Jakarta. Hanya 2.500 misalnya KMGI Jakarta Timur mungkin (pelaksanaan) dua kali. Dihadiri 200 orang, sisanya menggunakan virtual Zoom ini disepakati bersama, termasuk beberapa gereja lain," kata dia.

Baca juga: Hindari Penularan Covid-19, Gereja Dianjurkan Gelar Ibadah Natal Virtual

Selain itu, polisi dan Dinas Pehubungan (Dishub) juga sudah disiapkan untuk mengatur lalu lintas di beberapa titik wilayah Jakarta pada saat perayaan pergantian tahun.

"Masing-masing yang berhubungan seperti perhubungan dan lalu lintas akan rapat kembali. Tapi yang pasti, kita tegaskan saat kegiatan malam tahun baru yang sifatnya berkerumun itu ditiadakan," tutup Yusri.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Imbas Hujan Lebat, Banjir di Jakarta Utara Meluas

Imbas Hujan Lebat, Banjir di Jakarta Utara Meluas

Megapolitan
Kisah Sumardi Bangga Layani Peziarah di TMP Kalibata Selama 34 Tahun

Kisah Sumardi Bangga Layani Peziarah di TMP Kalibata Selama 34 Tahun

Megapolitan
Hujan Deras, Perumahan Galaxy dan Jatiasih Bekasi Terendam Banjir

Hujan Deras, Perumahan Galaxy dan Jatiasih Bekasi Terendam Banjir

Megapolitan
Jakarta Hujan Lebat, Cilincing dan Kelapa Gading Tergenang Air

Jakarta Hujan Lebat, Cilincing dan Kelapa Gading Tergenang Air

Megapolitan
Imbas Hujan Deras, Kawasan Daan Mogot Jakarta Barat Muncul Genangan Air

Imbas Hujan Deras, Kawasan Daan Mogot Jakarta Barat Muncul Genangan Air

Megapolitan
BPBD: Bekasi Berpotensi Hujan Sedang-Lebat Disertai Kilat dan Angin Kencang, Ini Lokasinya

BPBD: Bekasi Berpotensi Hujan Sedang-Lebat Disertai Kilat dan Angin Kencang, Ini Lokasinya

Megapolitan
BPBD: Jakarta Berpotensi Hujan Sedang-Lebat, Ini Lokasinya

BPBD: Jakarta Berpotensi Hujan Sedang-Lebat, Ini Lokasinya

Megapolitan
Pilih Pulang Hari Jumat, Sejumlah Pemudik Asal Jawa Barat Sebut Jalanan Lancar

Pilih Pulang Hari Jumat, Sejumlah Pemudik Asal Jawa Barat Sebut Jalanan Lancar

Megapolitan
Polisi Prediksi Puncak Arus Balik Pemudik Masuk ke Jawa Barat Terjadi pada Senin dan Selasa

Polisi Prediksi Puncak Arus Balik Pemudik Masuk ke Jawa Barat Terjadi pada Senin dan Selasa

Megapolitan
Mengenal Sumardi, 'Google Maps' Berjalan di TMP Kalibata

Mengenal Sumardi, "Google Maps" Berjalan di TMP Kalibata

Megapolitan
Siang Ini, 'One Way' dari Puncak ke Arah Jakarta Diberlakukan

Siang Ini, "One Way" dari Puncak ke Arah Jakarta Diberlakukan

Megapolitan
Polres Depok Turunkan 200 Personel, Pantau Rumah Kosong Warga yang Mudik

Polres Depok Turunkan 200 Personel, Pantau Rumah Kosong Warga yang Mudik

Megapolitan
Polisi Berlakukan 'Contraflow' dari GT Ciawi ke Puncak

Polisi Berlakukan "Contraflow" dari GT Ciawi ke Puncak

Megapolitan
Puncak Arus Wisata dan Mudik Lebaran di Jalur Puncak Diprediksi Terjadi Sabtu-Minggu

Puncak Arus Wisata dan Mudik Lebaran di Jalur Puncak Diprediksi Terjadi Sabtu-Minggu

Megapolitan
'One Way' Diberlakukan ke Arah Puncak karena Volume Kendaraan Meningkat

"One Way" Diberlakukan ke Arah Puncak karena Volume Kendaraan Meningkat

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com