Bandara Soekarno-Hatta Tambah Fasilitas Tes Covid-19, Kini Bisa PCR Test

Kompas.com - 16/12/2020, 20:48 WIB
Ilustrasi tes Covid-19, deteksi Covid-19, pengujian virus corona. ShutterstockIlustrasi tes Covid-19, deteksi Covid-19, pengujian virus corona.

TANGERANG, KOMPAS.com - Bandara Soekarno-Hatta menyediakan fasilitas tes Covid-19 yang lebih lengkap.

Saat ini, tiap bandara di bawah manajemen PT Angkasa Pura (AP) II telah melayani pemeriksaan dengan metode PCR test dan rapid test antigen. Sebelumnya, AP II hanya menyediakan rapid test antibodi saja.

"Berbagai layanan ini untuk mendukung transportasi udara yang sehat dan aman di Tanah Air," tulis President Director PT AP II Muhammad Awaluddin dalam keterangan pers, Selasa (16/12/2020).

Tiga layanan itu tersedia di Airport Health Center tiap bandara yang dikelola AP II. Layanan tersebut juga memiliki jam operasional selama 24 jam.

Baca juga: Jelang Natal dan Tahun Baru, Fasilitas Tes Cepat Covid-19 di Bandara Soekarno-Hatta Ditambah

Airport Health Center juga mendukung pemenuhan protokol kesehatan Covid-19. Awaluddin menegaskan, tiap bandara AP II kini fokus pada tiga hal.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Yaitu, aspek operasional dan keamanan, lalu pelayanan, dan kesehatan," ujarnya.

Airport Health Center Bandara Soekarno Hatta terletak di SMMILE Center Terminal 3. Awaluddin percaya, ruang terbuka yang dilengkapi dengan area hijau dapat memberikan kenyamanan lebih untuk para pelancong.

"SMMILE Center juga terdapat area komersial," ungkapnya.

Ia menambahkan, Airport Health Center adalah salah satu inovasi mereka untuk menyediakan layanan satu atap terhadap faktor kesehatan, khususnya pelayanan tes Covid-19.

Baca juga: Rapid Test Antigen Jadi Syarat Perjalanan, Ini Bedanya dengan Rapid Test Antibodi, dan PCR

"(Juga) untuk menjaga kontribusi sektor penerbangan dalam mendukung aktivitas dan perekonomian dalam rangka program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN)," urainya.

Terkait harga layanan tes di Bandara Soekaeno Hatta, PCR test dibanderol dengan biaya Rp 1.385.000. Dengan harga tersebut, hasil tes dapat diketahui dalam waktu 15 menit.

Sedangkan, untuk hasil PCR test yang dapat diketahui dalam 24 jam dibanderol dengan biaya Rp 885.000.

"Hasil rapid test antigen dapat diketahui dalam 15 menit dengan biaya Rp 385.000," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

1 RT di Kepulauan Seribu Dilanda Banjir Rob hingga 40 Sentimeter

1 RT di Kepulauan Seribu Dilanda Banjir Rob hingga 40 Sentimeter

Megapolitan
Ganjil Genap Berlaku di Margonda, Kemacetan Terjadi Mulai dari ITC Depok

Ganjil Genap Berlaku di Margonda, Kemacetan Terjadi Mulai dari ITC Depok

Megapolitan
Hendak Kirim 254 Kilogram Ganja ke Jawa, 5 Orang Ditangkap di Trans Sumatera

Hendak Kirim 254 Kilogram Ganja ke Jawa, 5 Orang Ditangkap di Trans Sumatera

Megapolitan
Ganjil Genap di Margonda Kembali Diberlakukan Hari Ini

Ganjil Genap di Margonda Kembali Diberlakukan Hari Ini

Megapolitan
Ketakutan Penumpang Setelah Rentetan Kecelakaan Menimpa Transjakarta

Ketakutan Penumpang Setelah Rentetan Kecelakaan Menimpa Transjakarta

Megapolitan
Diduga Korsleting Listrik, Motor Bak Terbuka Terbakar di Pondok Indah

Diduga Korsleting Listrik, Motor Bak Terbuka Terbakar di Pondok Indah

Megapolitan
Saat Terduga Pelaku Penganiayaan Nicholas Sean Bebas dari Jerat Hukum, tapi Korban Terancam

Saat Terduga Pelaku Penganiayaan Nicholas Sean Bebas dari Jerat Hukum, tapi Korban Terancam

Megapolitan
Kecelakaan Berulang Transjakarta Berujung Penghentian Sementara 2 Operator Bus

Kecelakaan Berulang Transjakarta Berujung Penghentian Sementara 2 Operator Bus

Megapolitan
UPDATE 4 Desember: 2 Kasus Baru Covid-19 di Tangsel, 39 Pasien Masih Dirawat

UPDATE 4 Desember: 2 Kasus Baru Covid-19 di Tangsel, 39 Pasien Masih Dirawat

Megapolitan
UPDATE 4 Desember: Tambah 2 Kasus di Kota Tangerang, 17 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 4 Desember: Tambah 2 Kasus di Kota Tangerang, 17 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Uji Coba Ganjil Genap di Depok, Enam Titik Pemeriksaan Disiapkan

Uji Coba Ganjil Genap di Depok, Enam Titik Pemeriksaan Disiapkan

Megapolitan
Saat Uji Coba Sistem Ganjil Genap di Depok Timbulkan Kemacetan Panjang

Saat Uji Coba Sistem Ganjil Genap di Depok Timbulkan Kemacetan Panjang

Megapolitan
Dinkes Tangsel Andalkan Kader Jumantik buat Tekan Kasus DBD

Dinkes Tangsel Andalkan Kader Jumantik buat Tekan Kasus DBD

Megapolitan
Besok, Ganjil Genap di Margonda Depok Kembali Berlaku

Besok, Ganjil Genap di Margonda Depok Kembali Berlaku

Megapolitan
Polisi Hentikan Kasus Dugaan Penganiayaan Selebgram Ayu Thalia oleh Nicholas Sean

Polisi Hentikan Kasus Dugaan Penganiayaan Selebgram Ayu Thalia oleh Nicholas Sean

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.