Catatan Aksi 1812: Polisi Lakukan Penyekatan hingga Amankan 155 Massa

Kompas.com - 19/12/2020, 08:57 WIB

JAKARTA,KOMPAS.com - Simpatisan pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab menggelar aksi unjuk rasa bertajuk 1812 di sekitar Istana Negara, Jakarta, pada Jumat (18/12/2020).

Massa yang diinisiasi FPI itu menuntut keadilan atas penembakan enam anggota laskar khusus oleh polisi di Jalan Tol Jakarta-Cikampek, kilometer 50 pada 7 Desember 2020 lalu.

Selain itu, mereka juga menuntut kebebasan Rizieq Shihab yang ditahan setelah ditetapkan tersangka atas kasus pelanggar protokol kesehatan dan penghasutan.

Polisi sebelumnya telah menegaskan tidak memberikan izin terkait aksi, mengingat kondisi Covid-19.

Baca juga: Kekhawatiran Muncul Klaster Covid-19 Baru setelah Aksi 1812...

Berbagai upaya dilakukan polisi guna mencegah terjadinya kerumunan massa di tengah pandemi Covid-19 mulai penyekatan di daerah perbatasan hingga mengamankan sejumlah pedemo.

Penyekatan

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sejumlah aparat gabungan tepantau berjaga di sejumlah perbatasan Jakarta baik wilayah Depok, Bekasi dan Tangerang sejak Jumat pagi.

Sejumlah personel itu berupaya melakukan penyekatan dengan memeriksa sejumlah kendaraan untuk memeriksa massa yang ingin ikut aksi 1812.

Di wilayah Tangerang Selatan, sebanyak 65 orang simpatisan Rizieq yang hendak mengikuti aksi terjaring dalam operasi kemanuasiaan.

Baca juga: Polri Sebut 26 Peserta Aksi 1812 Reaktif Covid-19 dari Hasil Rapid Test

Wakapolres Tangerang Selatan, Kompol Stephanus Luckyto mengatakan, ada lima dari 65 orang yang dinyatakan positif Covid-19 setelah menjalani rapid test antibodi dan rapid test antigen.

"Yang reaktif (berdasarkan rapid test antibodi) kurang lebih 10 orang, kemudian kami tindak lanjuti dengan swab antigen. Hasilnya, ada lima orang yang positif dan ditindaklanjuti oleh Dinkes dan Puskesmas," ujar Luckyto.

Luckyto menjelaskan, sebanyak 65 pemuda itu terjaring di tujuh pos penyekatan yang dibangun di perbatasan wilayah Tangerang Selatan.

Mereka mengaku hendak mengikuti aksi 1812 yang berlangsung di Istana Negara, Jakarta Pusat, pada Jumat siang ini, setelah mendapatkan undangan melalui media sosial dan aplikasi pesan instan.

Baca juga: [POPULER JABODETABEK] Rapid Test Antigen | Berbagai Peristiwa Saat Aksi 1812

"Setelah kami dalami apakah mereka tahu yang akan dilakukan di sana, mereka tidak tahu. Adakah orang yang menjadi penanggung jawab mereka di sana, mereka juga tidak tahu," kata Luckyto.

Polres Metro Depok juga melakukan penyekatan dalam rangka memeriksa kesehatan orang-orang yang dianggap mau ke Jakarta untuk ikut unjuk rasa 1812.

Dalam razia ini, polisi menemukan 2 orang yang kedapatan membawa ganja.

"Ada yang justru membawa tembakau sintetis. Sekarang sedang dilakukan penyidikan," kata Kapolres Metro Depok Kombes Azis Andriansyah.

Jumlah tembakau sintetis yang didapati dari 2 orang itu berjumlah 2 plastik, masing-masing diselipkan di dalam bungkus rokok.

Baca juga: Bubarkan Aksi 1812, Kapolda Metro: Keselamatan Rakyat Hukum Tertinggi

Meski demikian, tak diketahui apakah kedua orang itu hendak ke Jakarta untuk terlibat dalam aksi unjuk rasa 1812 atau tidak.

"Walaupun dia tidak mengaku (mau mengikuti unjuk rasa 1812), tapi dia arahnya ke sana, karena tidak ada tujuan kecuali ke Jakarta," kata Azis.

Di samping itu, polisi hanya mendapati 2 orang yang diduga hendak ikut demonstrasi di Jakarta reaktif dalam rapid test antibodi.

"Dua orang langsung kita daftarkan ke Satgas Penanganan Covid-19 untuk dilakukan isolasi atau karantina," ujar Azis.

Selain iitu penyekatan juga dilakukan di Jalan Yos Sudarso, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Baca juga: Penyekatan Massa Demo 1812 di Depok, Polisi Dapati Orang yang Bawa Tembakau Sintetis

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Sudjarwoko mengatakan, dua dari empat orang yang terjaring dinyatakan reaktif Covid-19.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anies Telanjur Teken Keputusan PPKM Level 3 pada 24 Desember 2021

Anies Telanjur Teken Keputusan PPKM Level 3 pada 24 Desember 2021

Megapolitan
Pejalan Kaki Tewas Tertabrak Bus Transjakarta, Polisi Periksa Sopir dan 3 Saksi Lainnya

Pejalan Kaki Tewas Tertabrak Bus Transjakarta, Polisi Periksa Sopir dan 3 Saksi Lainnya

Megapolitan
Tanaman Mirip Bunga Bangkai Ditemukan di Kembangan, Tumbuh di Balik Tumpukan Sampah

Tanaman Mirip Bunga Bangkai Ditemukan di Kembangan, Tumbuh di Balik Tumpukan Sampah

Megapolitan
Kecelakaan Bus Transjakarta Kembali Telan Korban Jiwa, Kali Ini Tewaskan Pejalan Kaki

Kecelakaan Bus Transjakarta Kembali Telan Korban Jiwa, Kali Ini Tewaskan Pejalan Kaki

Megapolitan
Kali Sabi Tangerang Sempat Meluap, Ketinggian Air Kini Rata dengan Jalan

Kali Sabi Tangerang Sempat Meluap, Ketinggian Air Kini Rata dengan Jalan

Megapolitan
Ribuan Buruh Akan Demo di Istana dan Balai Kota DKI Besok, Tuntut UMP Jakarta Naik 10 Persen

Ribuan Buruh Akan Demo di Istana dan Balai Kota DKI Besok, Tuntut UMP Jakarta Naik 10 Persen

Megapolitan
Empat Jam Terperosok di Jalan Boulevard GDC, Truk Pasir Berhasil Dievakuasi

Empat Jam Terperosok di Jalan Boulevard GDC, Truk Pasir Berhasil Dievakuasi

Megapolitan
Proyek Gorong-gorong di Jalan I Gusti Ngurah Rai 10-12 Desember, Ini Rekayasa Lalu Lintasnya

Proyek Gorong-gorong di Jalan I Gusti Ngurah Rai 10-12 Desember, Ini Rekayasa Lalu Lintasnya

Megapolitan
Sopir Mengantuk, Bus Pariwisata Tabrak Pembatas Jalan dan Terguling di Tol Cawang-Grogol

Sopir Mengantuk, Bus Pariwisata Tabrak Pembatas Jalan dan Terguling di Tol Cawang-Grogol

Megapolitan
Bersih-bersih Usai Banjir Rob di Jakut, Petugas Kumpulkan Satu Truk Sampah di Satu RW

Bersih-bersih Usai Banjir Rob di Jakut, Petugas Kumpulkan Satu Truk Sampah di Satu RW

Megapolitan
Adu Mulut antara Anggota DPRD DKI dan Direksi PT Transjakarta soal Rentetan Kecelakaan dalam Sebulan Terakhir

Adu Mulut antara Anggota DPRD DKI dan Direksi PT Transjakarta soal Rentetan Kecelakaan dalam Sebulan Terakhir

Megapolitan
Kilas Balik 17 Tahun Transjakarta, Wajah Baru Transportasi Publik yang Kini Sering Terlibat Kecelakaan

Kilas Balik 17 Tahun Transjakarta, Wajah Baru Transportasi Publik yang Kini Sering Terlibat Kecelakaan

Megapolitan
Ironi Slogan #KiniLebihBaik di Tengah Rentetan Kecelakaan Bus Transjakarta

Ironi Slogan #KiniLebihBaik di Tengah Rentetan Kecelakaan Bus Transjakarta

Megapolitan
Hendak Menyeberang, Pejalan Kaki Tewas Ditabrak Bus Transjakarta

Hendak Menyeberang, Pejalan Kaki Tewas Ditabrak Bus Transjakarta

Megapolitan
Saat Ormas Pemuda Pancasila Depok Geruduk Gedung DPRD, Tuntut Junimart Dipecat

Saat Ormas Pemuda Pancasila Depok Geruduk Gedung DPRD, Tuntut Junimart Dipecat

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.