Kompas.com - 11/01/2021, 19:37 WIB
Polisi membubarkan kerumunan pengunjung di Waterboom Lippo Cikarang pada Minggu (10/1/2021). Polisi membubarkan kerumunan pengunjung di Waterboom Lippo Cikarang pada Minggu (10/1/2021).

JAKARTA,‌ ‌KOMPAS.com‌ ‌-‌ ‌Sebuah‌ ‌video‌ ‌yang‌ ‌beredar‌ ‌melalui‌ ‌grup‌ WhatsApp‌ ‌menunjukkan‌ ‌kerumunan‌ ‌pengunjung‌ ‌di‌ ‌wahana‌ ‌kolam‌ ‌renang‌ ‌Waterboom‌ ‌Lippo‌ ‌Cikarang,‌ ‌Kabupaten‌ ‌Bekasi.‌ ‌ ‌

Dalam‌ ‌video‌ ‌tersebut,‌ ‌tampak‌ ‌polisi‌ ‌yang‌ ‌tengah‌ ‌membubarkan‌ ‌kerumunan‌ ‌pengunjung.‌ ‌Beberapa‌ ‌petugas‌ ‌bahkan‌ ‌menggunakan‌ ‌pengeras‌ ‌suara‌ ‌untuk‌ ‌membubarkan‌ ‌pengunjung‌ ‌di‌ dalam‌ ‌wahana‌ ‌itu.‌ ‌ ‌

"Bubar,‌ ‌bubar,‌ ‌bubar,‌ ‌pulang‌ ‌semua.‌ ‌Apa‌ ‌ini‌ ‌seperti‌ ‌ini,"‌ ‌kata‌ ‌perempuan‌ ‌yang‌ ‌merekam‌ ‌video‌ tersebut.‌ ‌

Baca juga: Pemprov Jabar Akhirnya Tutup Waterboom di Cikarang Bekasi

Kerumunan‌ ‌Akibat‌ ‌Promo‌ ‌Tiket‌ ‌Masuk

Kapolsek‌ ‌Cikarang‌ ‌Selatan‌ ‌Kompol‌ ‌Sukadi‌ ‌membenarkan‌ ‌bahwa‌ ‌telah‌ ‌terjadi‌ ‌kerumunan‌ ‌pengunjung‌ ‌di‌ ‌Waterboom‌ ‌Lippo‌ ‌Cikarang‌ ‌pada‌ ‌Minggu‌ ‌(10/1/2021).‌ ‌

Menurut‌ ‌Sukadi,‌ ‌pihak‌ ‌manajemen‌ ‌Waterboom‌ ‌memberikan‌ ‌promo‌ ‌potongan‌ ‌harga‌ ‌tiket‌ masuk‌ ‌menjadi‌ ‌Rp‌ ‌10.000.‌ ‌Akibatnya,‌ ‌pengunjung‌ ‌pun‌ ‌membludak‌ ‌mendatangi‌ ‌wahana‌ ‌kolam‌ ‌renang‌ ‌tersebut.‌ ‌

Promo‌ ‌tiket‌ ‌itu‌ ‌dijual‌ ‌secara‌ ‌online‌ ‌sehingga‌ ‌luput‌ ‌dari‌ ‌pemantauan‌ ‌Satgas‌ Penanganan‌ ‌Covid-19.‌ ‌ ‌

"Kenapa‌ ‌bisa‌ ‌padat,‌ ‌karena‌ ‌ada‌ ‌diskon‌ ‌gila-gilaanlah‌ ‌tiket‌ ‌masuknya‌ ‌itu‌ yang‌ ‌tadinya‌ ‌Rp‌ ‌95.000‌ ‌menjadi‌ ‌Rp‌ ‌10.000.‌ ‌Itulah‌ ‌yang‌ ‌akhirnya‌ ‌bikin‌ orang‌ ‌antusias‌ ‌ke‌ ‌Waterboom‌ ‌begitu,"‌ ‌kata‌ ‌Sukadi‌ ‌saat‌ ‌dikonfirmasi,‌ Senin (11/1/2021).‌

Baca juga: Polisi: Promo Tiket Rp 10.000 Bikin Pengunjung Waterboom Cikarang Membeludak

Waterboom‌ ‌Lippo‌ ‌Cikarang‌ ‌Ditutup‌ ‌

Pemerintah‌ ‌Provinsi‌ ‌Jawa‌ ‌Barat‌ ‌langsung‌ ‌menutup‌ ‌Waterboom‌ ‌Lippo‌ Cikarang‌ ‌karena‌ ‌dinilai‌ ‌tidak‌ ‌menaati‌ ‌protokol‌ ‌kesehatan.‌ ‌ ‌

‌"Sudah‌ ‌kita‌ ‌hukum‌ ‌dan‌ ‌kita‌ ‌tutup,‌ ‌mudah-mudahan‌ ‌ketegasan‌ ‌dari‌ ‌Forkopimda‌ ‌dan‌ ‌komite‌ ‌penanganan‌ ‌Covid-19‌ ‌menjadi‌ ‌pelajaran‌ ‌kepada‌ ‌pemilik‌ ‌usaha‌ ‌agar‌ ‌menaati,"‌ ‌ucap‌ ‌Gubernur‌ ‌Jawa‌ ‌Barat‌ ‌Ridwan‌ ‌Kamil‌ ‌atau‌ ‌akrab‌ ‌disapa‌ ‌Emil.‌ ‌ ‌

Emil‌ ‌pun‌ ‌mengimbau‌ ‌semua‌ ‌pengelola‌ ‌tempat‌ ‌wisata‌ ‌di‌ ‌Jawa‌ ‌Barat‌ ‌untuk‌ ‌berkomitmen‌ ‌membatasi‌ ‌jumlah‌ ‌pengunjung‌ ‌dan‌ ‌mematuhi‌ ‌protokol‌ ‌kesehatan‌ ‌selama‌ ‌pandemi‌ ‌Covid-19.‌ ‌ ‌

"Menjelang‌ ‌akhir‌ ‌pekan‌ ‌saya‌ ‌menitipkan‌ ‌ke‌ ‌Pak‌ ‌Kapolda‌ ‌agar‌ ‌dilakukan‌ ‌inspeksi‌ ‌pemeriksaan‌ ‌pergerakan‌ ‌lintas‌ ‌provinsi,‌ ‌khususnya‌ ‌yang‌ ‌menuju‌ ‌daerah‌ ‌wisata.‌ ‌Misalnya‌ ‌di‌ ‌Puncak,‌ ‌untuk‌ ‌memastikan‌ ‌mereka‌ ‌membawa‌ ‌surat‌ ‌negatif‌ ‌rapid‌ ‌test‌ ‌antigen,"‌ ‌kata‌ ‌Emil.‌ ‌

Sementara‌ ‌itu,‌ ‌Juru‌ ‌Bicara‌ ‌Satgas‌ ‌Penanganan‌ ‌Covid-19‌ ‌Kabupaten‌ ‌Bekasi,‌ ‌Alamsyah‌ mengatakan,‌ ‌Waterboom‌ ‌Lippo‌ ‌Cikarang‌ ‌ditutup‌ ‌hingga‌ ‌waktu‌ ‌yang‌ ‌tak‌ ‌ditentukan.‌ ‌ ‌

Baca juga: Gara-gara Pengunjung Berjubel, Manajemen Waterboom Lippo Cikarang Diperiksa Polisi

"Dilakukan‌ ‌penutupan‌ ‌atas‌ ‌waktu‌ ‌yang‌ ‌tak‌ ‌bisa‌ ‌ditentukan.‌ ‌Penutupan‌ ‌dilakukan‌ ‌mulai‌ ‌hari‌ ‌ini,"‌ ‌kata‌ ‌Alamsyah.‌ ‌

Kepolisian‌ ‌pun‌ ‌memeriksa‌ ‌manajemen‌ ‌Waterboom‌ ‌Lippo‌ ‌Cikarang‌ ‌guna‌ ‌dimintai‌ ‌klarifikasi‌ ‌mengenai‌ ‌kerumunan‌ ‌pengunjung‌ ‌tersebut.‌ ‌ ‌

"Sudah‌ ‌(diperiksa),‌ ‌manajemen‌ ‌Waterboom‌ ‌baik‌ ‌itu‌ ‌GM-nya‌ ‌atas‌ ‌nama‌ ‌Ibu‌ ‌Ike‌ ‌maupun‌ ‌manajer‌ ‌ticketing‌ ‌itu‌ ‌sudah‌ ‌dimintai‌ ‌keterangan‌ ‌terkait‌ ‌dengan‌ ‌kerumunan‌ ‌itu,"‌ ‌jelas‌ ‌Sukadi.‌ ‌

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ruang Komputer di SMK Nasional Depok Terbakar

Ruang Komputer di SMK Nasional Depok Terbakar

Megapolitan
Bocah Korban Kekerasan di Serpong Tangsel Disundut Rokok dan Ditusuk-tusuk Obeng

Bocah Korban Kekerasan di Serpong Tangsel Disundut Rokok dan Ditusuk-tusuk Obeng

Megapolitan
Kelurahan Sunter Agung Buka Posko Pendaftaran DTKS Tahap Dua

Kelurahan Sunter Agung Buka Posko Pendaftaran DTKS Tahap Dua

Megapolitan
Muri Beri Penghargaan Kebun Raya Bogor Tepat di hari Ultah ke-205

Muri Beri Penghargaan Kebun Raya Bogor Tepat di hari Ultah ke-205

Megapolitan
Masyarakat Boleh Lepas Masker di Tempat Terbuka, Epidemiolog: Jangan Sampai Jadi Euforia

Masyarakat Boleh Lepas Masker di Tempat Terbuka, Epidemiolog: Jangan Sampai Jadi Euforia

Megapolitan
Masyarakat Boleh Lepas Masker di Tempat Terbuka, Epidemiolog: Aturannya Membingungkan

Masyarakat Boleh Lepas Masker di Tempat Terbuka, Epidemiolog: Aturannya Membingungkan

Megapolitan
Disayangkan, Fraksi Demokrat-PPP Tak Ikut Interpelasi Wali Kota Depok Terkait KDS

Disayangkan, Fraksi Demokrat-PPP Tak Ikut Interpelasi Wali Kota Depok Terkait KDS

Megapolitan
Karyawan Perum Perhutani Tolak SK Menteri LHK, Berharap Hutan di Jawa Tak Dikelola Perorangan

Karyawan Perum Perhutani Tolak SK Menteri LHK, Berharap Hutan di Jawa Tak Dikelola Perorangan

Megapolitan
Cegah Penularan Hepatitis Akut Misterius, Ini Saran Dinkes DKI

Cegah Penularan Hepatitis Akut Misterius, Ini Saran Dinkes DKI

Megapolitan
Berlatih Budi Daya Anggur dan Melon demi Menambah Penghasilan...

Berlatih Budi Daya Anggur dan Melon demi Menambah Penghasilan...

Megapolitan
Jokowi Bolehkan Lepas Masker, Warga: Belum Endemi tapi Prokes Dilonggarkan Sebebas Itu, Kontradiktif

Jokowi Bolehkan Lepas Masker, Warga: Belum Endemi tapi Prokes Dilonggarkan Sebebas Itu, Kontradiktif

Megapolitan
Kasus Kekerasan Anak di Serpong Tangsel Terungkap Saat Ibu Korban Mengecek Ponsel Anaknya

Kasus Kekerasan Anak di Serpong Tangsel Terungkap Saat Ibu Korban Mengecek Ponsel Anaknya

Megapolitan
Masyarakat Boleh Lepas Masker di Luar Ruangan, Satpol PP Jakpus Hapus Razia Tertib Masker

Masyarakat Boleh Lepas Masker di Luar Ruangan, Satpol PP Jakpus Hapus Razia Tertib Masker

Megapolitan
Seorang Pria di Cilincing Dibacok Temannya Saat Sedang Nongkrong Bareng Sambil Minum Miras

Seorang Pria di Cilincing Dibacok Temannya Saat Sedang Nongkrong Bareng Sambil Minum Miras

Megapolitan
Hari Pertama Penutupan Pelintasan Rel di Jalan Dewi Sartika, Volume Kendaraan Saat Jam Kerja Padat

Hari Pertama Penutupan Pelintasan Rel di Jalan Dewi Sartika, Volume Kendaraan Saat Jam Kerja Padat

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.