Kompas.com - 12/01/2021, 21:26 WIB
Rupa Taman Bambu yang didirikan pada tahun 2016 oleh Pemerintah Kota Tangerang di Jalan Perintis, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Banten. (Istimewa/dokumentasi www.tangerangkota.go.id) KOMPAS.com/MUHAMMAD NAUFALRupa Taman Bambu yang didirikan pada tahun 2016 oleh Pemerintah Kota Tangerang di Jalan Perintis, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Banten. (Istimewa/dokumentasi www.tangerangkota.go.id)

TANGERANG, KOMPAS.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang menyoroti salah satu taman kota yang rusak di wilayah Kota Tangerang, Banten.

Taman kota yang saat ini memiliki banyak kerusakan adalah Taman Bambu, yang berada di Jalan Perintis Kemerdekaan.

Ketua DPRD Kota Tangerang Gatot Wibowo mengatakan, taman kota di wilayah Kota Tangerang dibangun dengan menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kota Tangerang.

Oleh karenanya, ia meminta kepada seluruh warga Kota Tangerang untuk menjaga taman kota, termasuk Taman Bambu.

Baca juga: Jelang Tahun Baru, Semua Taman Kota di Jakarta Ditutup Mulai Hari Ini

"Tugas kita, warga kota Tangerang semuanya untuk menjaga," kata Gatot ketika ditemui di Gedung DPRD Kota Tangerang, Selasa (12/1/2021).

"Khususnya dinas terkait untuk menjaga dan merawat," tambah dia.

Walaupun saat ini sedang masa PPKM, lanjut Gatot, perawatan aset harus dilakukan dengan baik oleh dinas terkait.

"Ya, (oleh karenanya) jangan sampai dibiarkan rusak," ucapnya.

Secara terpisah, Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata dan Pertamanan (Disbudparman) Kota Tangerang Ubaidillah Ansar membenarkan bahwa Taman Bambu memang mengalami kerusakan.

Baca juga: Usai PPKM Hari Pertama, Pemkot Tangerang Akan Tingkatkan Pengawasan

"Tahun ini, (Taman Bambu) akan kami renovasi. Kami bereskan semuanya," kata Ubaidillah ketika dikonfirmasi, Selasa sore.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemudik Ini Tak Kapok Dipaksa Putar Balik 5 Kali di Kedungwaringin Demi Jumpa Anak di Tegal

Pemudik Ini Tak Kapok Dipaksa Putar Balik 5 Kali di Kedungwaringin Demi Jumpa Anak di Tegal

Megapolitan
Kapolda Metro: 310 Kilogram Sabu yang Diselundupkan dari Iran Bernilai Rp 400 Miliar

Kapolda Metro: 310 Kilogram Sabu yang Diselundupkan dari Iran Bernilai Rp 400 Miliar

Megapolitan
Wali Kota Tangerang: Pemudik yang Kembali Harus Bawa Surat Bebas Covid-19, atau Pulang Lagi

Wali Kota Tangerang: Pemudik yang Kembali Harus Bawa Surat Bebas Covid-19, atau Pulang Lagi

Megapolitan
Selama Larangan Mudik, Sekitar 400 Calon Penumpang Kereta Api Ditolak

Selama Larangan Mudik, Sekitar 400 Calon Penumpang Kereta Api Ditolak

Megapolitan
Wali Kota Tangerang Imbau Warganya Tidak Takbiran Keliling

Wali Kota Tangerang Imbau Warganya Tidak Takbiran Keliling

Megapolitan
Transjakarta Siapkan 11 Layanan Tambahan 14-16 Mei

Transjakarta Siapkan 11 Layanan Tambahan 14-16 Mei

Megapolitan
Kasus Penyelundupan 310 Kilogram Sabu, Polisi: Produsen dari Iran, Jaringan Pengedar dari Nigeria

Kasus Penyelundupan 310 Kilogram Sabu, Polisi: Produsen dari Iran, Jaringan Pengedar dari Nigeria

Megapolitan
Baznas Kota Tangerang Terima Pembayaran Zakat hingga Rabu Malam

Baznas Kota Tangerang Terima Pembayaran Zakat hingga Rabu Malam

Megapolitan
Beragam Antisipasi demi Cegah Takbiran Keliling di Jakarta, Ada Filterisasi hingga Penindakan dengan Sanksi

Beragam Antisipasi demi Cegah Takbiran Keliling di Jakarta, Ada Filterisasi hingga Penindakan dengan Sanksi

Megapolitan
Preman Minta THR ke Pedagang Pasar Ciputat, Korban: 5 Orang Datang dalam 5 Menit

Preman Minta THR ke Pedagang Pasar Ciputat, Korban: 5 Orang Datang dalam 5 Menit

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Penyekatan di Bekasi-Karawang Dibuka |Pangdam Jaya Bertekad Tumpas Premanisme

[POPULER JABODETABEK] Penyekatan di Bekasi-Karawang Dibuka |Pangdam Jaya Bertekad Tumpas Premanisme

Megapolitan
Fauzi dan Siasat Lolos dari Pos Penyekatan Mudik

Fauzi dan Siasat Lolos dari Pos Penyekatan Mudik

Megapolitan
UPDATE: Tambah 23 Kasus di Kota Tangerang, 202 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 23 Kasus di Kota Tangerang, 202 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
UPDATE: Tambah 76 Kasus di Depok, Seorang Pasien Covid-19 Meninggal

UPDATE: Tambah 76 Kasus di Depok, Seorang Pasien Covid-19 Meninggal

Megapolitan
UPDATE: Tambah 15 Kasus di Kabupaten Bekasi, 312 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 15 Kasus di Kabupaten Bekasi, 312 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X