Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Cek Ketersediaan Tempat Tidur ICU Pasien Covid-19 di Jakarta

Kompas.com - 22/01/2021, 10:13 WIB
Singgih Wiryono,
Sandro Gatra

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengecekan ketersediaan tempat tidur isolasi dan tempat tidur intensive care unit (ICU) di daerah DKI Jakarta sebenarnya sudah disiapkan dalam situs corona.jakarta.go.id.

Kompas.com mengakses situs tersebut pada Jumat (22/1/2021). Pilihan untuk masuk ke laman ketersediaan tempat tidur ada pada menu "Data", kemudian pilih "Ketersediaan Tempat Tidur".

Ketika memilih, situs langsung dialihkan ke situs Executive Information System Dinas Kesehatan Pronvinsi DKI Jakarta di alamat https://eis.dinkes.jakarta.go.id/eis/.

Baca juga: Memburuknya Pandemi Covid-19 di Jakarta dan Permintaan Pemerintah Pusat Turun Tangan

Setelah beralih ke situs tersebut, terdapat disclaimer dari Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta.

Ada enam poin yang disampaikan dalam situs tersebut:

1. Data yang ditampilkan merupakan informasi ketersediaan tempat tidur untuk pasien Covid-19 dari seluruh Rumah Sakit di Jakarta.

2. Informasi dalam situs tersebut dikirim oleh Rumah Sakit di Jakarta dengan metode integrasi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit dengan Dashboard Dinas Ksehatan Provinsi DKI Jakarta.

Dinkes DKI menyebut informasi yang ditampilkan dalam dashboard sesuai dengan informasi yang dikirim oleh pihak Rumah Sakit.

3. Penanggung jawab informasi yang ditampilkan baik sisi keakuratan, kecepatan pemutakhiran informasi tergantung dari pihak RS masing-masing.

Baca juga: Pasien Covid-19 Meninggal Dunia di Puskesmas di Tangsel Setelah Tak Dapat Ruang ICU di Puluhan RS di Jabodetabek

4. Informasi dalam dashboard bersifat dinamis dan dapat berubah setiap saat sesuai dengan kondisi kebutuhan yang ada di RS.

5. Masyarakat bisa melakukan konfirmasi ke pihak rumah sakit dengan nomor telepon yang sudah tertera di kolom tampilan ketersediaan.

6. Dashboard dari Dinkes DKI tersebut selalu menampilkan update informasi terakhir.

Apabila setuju dengan enam poin tersebut dan memahami, pengguna akan diminta untuk menekan tombol "Saya sudah paham dan ingin melanjutkan".

Apabila tidak, ada pilihan untuk tidak ingin melanjutkan.

Setelah menekan tombol melanjutkan, situs akan membawa tampilan awal angka ketersediaan tempat tidur ICU dan tempat tidur isolasi.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Sejumlah Calon Wali Kota Bogor Mulai Pasang Baliho, Rusli Prihatevy Mengaku Masih Santai

Sejumlah Calon Wali Kota Bogor Mulai Pasang Baliho, Rusli Prihatevy Mengaku Masih Santai

Megapolitan
Mengaku Polisi, Seorang Begal Babak Belur Diamuk Massa di Bekasi

Mengaku Polisi, Seorang Begal Babak Belur Diamuk Massa di Bekasi

Megapolitan
Beredar Foto Dahi Selebgram Meli Joker Benjol Sebelum Bunuh Diri, Polisi: Itu Disebabkan oleh Korban Sendiri

Beredar Foto Dahi Selebgram Meli Joker Benjol Sebelum Bunuh Diri, Polisi: Itu Disebabkan oleh Korban Sendiri

Megapolitan
Polisi Sebut Kekasih Selebgram yang Bunuh Diri Sambil 'Live' Tak Lakukan Kekerasan Sebelum Korban Akhiri Hidup

Polisi Sebut Kekasih Selebgram yang Bunuh Diri Sambil "Live" Tak Lakukan Kekerasan Sebelum Korban Akhiri Hidup

Megapolitan
Merantau ke Jakarta Jadi Pemilik Warung Sembako, Subaidi Sering Dianggap Punya Banyak Uang oleh Orang di Kampung

Merantau ke Jakarta Jadi Pemilik Warung Sembako, Subaidi Sering Dianggap Punya Banyak Uang oleh Orang di Kampung

Megapolitan
PDI-P Depok Sebut Supian Suri Punya Modal Popularitas dan Elektabilitas untuk Ikut Pilkada

PDI-P Depok Sebut Supian Suri Punya Modal Popularitas dan Elektabilitas untuk Ikut Pilkada

Megapolitan
Jadi Pengedar 10 Kg Sabu, Pengangguran di Bekasi Terancam 20 Tahun Penjara

Jadi Pengedar 10 Kg Sabu, Pengangguran di Bekasi Terancam 20 Tahun Penjara

Megapolitan
Atap Rumah Warga di Bogor Terbang akibat Angin Kencang, Korban Terpaksa Mengungsi

Atap Rumah Warga di Bogor Terbang akibat Angin Kencang, Korban Terpaksa Mengungsi

Megapolitan
Pengemudi Fortuner yang Mengaku Adik Jenderal Buang Pelat Palsu TNI di Lembang

Pengemudi Fortuner yang Mengaku Adik Jenderal Buang Pelat Palsu TNI di Lembang

Megapolitan
Pohon Tumbang di Persimpangan Kelapa Dua Arah Margonda Selesai Dievakuasi, Lalin Kembali Normal

Pohon Tumbang di Persimpangan Kelapa Dua Arah Margonda Selesai Dievakuasi, Lalin Kembali Normal

Megapolitan
Imbas Hujan Deras, Pohon Tumbang di 5 Titik Jalan Depok

Imbas Hujan Deras, Pohon Tumbang di 5 Titik Jalan Depok

Megapolitan
10 Tahun Jabat Wali Kota Bogor, Bima Arya Akui Masih Banyak Pekerjaan yang Belum Rampung

10 Tahun Jabat Wali Kota Bogor, Bima Arya Akui Masih Banyak Pekerjaan yang Belum Rampung

Megapolitan
“Lama di Tanah Perantauan, Masa Pulang Kampung Enggak Bawa Oleh-oleh?”

“Lama di Tanah Perantauan, Masa Pulang Kampung Enggak Bawa Oleh-oleh?”

Megapolitan
Nilai Kontrak Kerja Sama Indonesia-Jepang untuk Pembangunan MRT Fase 2A Capai Rp 4,2 Triliun

Nilai Kontrak Kerja Sama Indonesia-Jepang untuk Pembangunan MRT Fase 2A Capai Rp 4,2 Triliun

Megapolitan
Pengedar Narkoba di Bekasi Ternyata Residivis Kasus yang Sama, Pernah Dipenjara pada 2022

Pengedar Narkoba di Bekasi Ternyata Residivis Kasus yang Sama, Pernah Dipenjara pada 2022

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com