Soal Pilkada DKI Jakarta 2022, PKS: Mungkin Dukung Anies, Sambil Siapkan Orang Kedua

Kompas.com - 28/01/2021, 19:00 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memperlihatkan penghargaan Kota dan Kabupaten Peduli Hak Asasi Manusia (HAM) dari Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia, Kamis (24/12/2020) Facebook Anies BaswedanGubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memperlihatkan penghargaan Kota dan Kabupaten Peduli Hak Asasi Manusia (HAM) dari Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia, Kamis (24/12/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mohammad Arifin mengatakan partainya belum tentu mendukung Anies Baswedan dalam pencalonan Gubernur DKI Jakarta berikutnya karena belum ada keputusan apapun yang diambil partainya.

Meskipun demikian, kata dia, kemungkinan besar Anies merupakan sosok yang akan didorong untuk maju dalam Pilkada DKI Jakarta.

"Jadi kemungkinan besar kita PKS mengusung beliau (Anies) tapi namanya politik kan kemungkinan selalu terjadi, kita lihat nanti last minute," kata Arifin saat dihubungi melalui telepon, Kamis (28/1/2021).

Baca juga: PDI-P: Blusukan Risma Tidak Terkait dengan Pilkada DKI Jakarta

Arifin mengaku, keputusan untuk mengusung siapa yang akan didukung PKS untuk maju ke Pilkada DKI tergantung dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS.

Meskipun secara garis besar PKS tetap mendukung Anies, kata Arifin, PKS juga menyiapkan orang kedua yang akan maju apabila memang dirasa cocok untuk maju dalam Pilkada DKI.

"Tapi kemungkinan PKS tetap mendukung Pak Anies sambil menyiapkan orang kedua dan ini yang sedang disiapkan oleh PKS," kata Arifin.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Pengamat: Anies Cenderung Rugi jika Pilkada Jakarta Digelar 2024

Namun Arifin tidak menjelaskan siapa sosok orang kedua yang disiapkan PKS dalam Pilkada DKI Jakarta berikutnya.

Dia menjelaskan, saat ini PKS sedang membangun komunikasi politik dengan semua partai yang memiliki suara kursi di parlemen DKI.

Meskipun PKS memiliki 16 kursi di parlemen, PKS tetap akan membangun koalisi saat mengajukan calon.

Baca juga: F-PKS: Mayoritas Fraksi DPRD DKI Dorong Pilkada Jakarta Digelar 2022

"Bisa maju sendiri, tapi kita kemungkinan tidak sendirian, kita bangun komunikasi agar bisa berkoalisi dan berkolaborasi dengan partai lain," ucap Arifin.

Meskipun hingga saat ini waktu pelaksanaan Pilkada DKI belum ditentukan antara tahun 2022 sesuai dengan berakhirnya masa jabatan Anies, atau mengikuti Undang-Undang Pilkada Nomor 10 Tahun 2016 dengan ketentuan diselenggarakan 2024.

"Kalau kita lihat kecenderungan partai-partai lain (meminta) ada Pilkada di tahun 2022," kata Arifin.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pegawai KPI Korban Pelecehan Seksual Jalani Pemeriksaan Jiwa Ke-4 di RS Polri

Pegawai KPI Korban Pelecehan Seksual Jalani Pemeriksaan Jiwa Ke-4 di RS Polri

Megapolitan
Silang Pendapat Para Pimpinan DPRD DKI Jakarta soal Agenda Rapat Interpelasi Formula E

Silang Pendapat Para Pimpinan DPRD DKI Jakarta soal Agenda Rapat Interpelasi Formula E

Megapolitan
Komplotan Pencuri Beraksi di Minimarket Pondok Aren, Motor Karyawan Raib

Komplotan Pencuri Beraksi di Minimarket Pondok Aren, Motor Karyawan Raib

Megapolitan
Eksploitasi Bayi yang Dicat Silver dan Respons Aparat Setelah Fotonya Viral

Eksploitasi Bayi yang Dicat Silver dan Respons Aparat Setelah Fotonya Viral

Megapolitan
Polisi Cek TKP Perampokan di Cilandak KKO

Polisi Cek TKP Perampokan di Cilandak KKO

Megapolitan
Komplotan Perampok Beraksi di Cilandak KKO, Ancam Bacok dan Kalungi Leher Korban dengan Celurit

Komplotan Perampok Beraksi di Cilandak KKO, Ancam Bacok dan Kalungi Leher Korban dengan Celurit

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG Selasa: Jakarta Cerah Berawan, Bodebek Berpeluang Hujan

Prakiraan Cuaca BMKG Selasa: Jakarta Cerah Berawan, Bodebek Berpeluang Hujan

Megapolitan
Komplotan Perampok Bersenjata Tajam dan Bawa Pistol Gasak Tiga Handphone di Cilandak KKO

Komplotan Perampok Bersenjata Tajam dan Bawa Pistol Gasak Tiga Handphone di Cilandak KKO

Megapolitan
Warga Bangun Polisi Tidur di Pulomas, Diprotes Pesepeda, lalu Diganti Speed Trap

Warga Bangun Polisi Tidur di Pulomas, Diprotes Pesepeda, lalu Diganti Speed Trap

Megapolitan
UPDATE: Tambah 1 Kasus di Kota Tangerang, 91 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 1 Kasus di Kota Tangerang, 91 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Di Balik Patung Jakob Oetama yang Sederhana, Pena Berharga  dan Penyertaan Tuhan

Di Balik Patung Jakob Oetama yang Sederhana, Pena Berharga dan Penyertaan Tuhan

Megapolitan
Ada Temuan Pelanggaran Prokes, SDN 05 Jagakarsa Belum Gelar PTM hingga Saat Ini

Ada Temuan Pelanggaran Prokes, SDN 05 Jagakarsa Belum Gelar PTM hingga Saat Ini

Megapolitan
UPDATE 27 September: Bertambah 7 Kasus Covid-19 dan 25 Pasien Sembuh di Tangsel

UPDATE 27 September: Bertambah 7 Kasus Covid-19 dan 25 Pasien Sembuh di Tangsel

Megapolitan
Ketua DPRD DKI Sebut Rapat Bamus Interpelasi Disetujui Tujuh Fraksi

Ketua DPRD DKI Sebut Rapat Bamus Interpelasi Disetujui Tujuh Fraksi

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Dosis 1 di Depok Capai 1 Juta Penduduk, Masih Kurang 600.000 dari Target

Vaksinasi Covid-19 Dosis 1 di Depok Capai 1 Juta Penduduk, Masih Kurang 600.000 dari Target

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.