Korban Banjir Jakarta Mengungsi di Masjid, Pimpinan DPRD Ingatkan Ancaman Klaster Covid-19 Baru

Kompas.com - 08/02/2021, 18:32 WIB
Ilustrasi virus corona ShutterstockIlustrasi virus corona

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Zita Anjani menilai akan terjadi bahaya besar di saat pandemi Covid-19 warga korban banjir Jakarta harus mengungsi di gedung sekolah hingga masjid.

Dia menilai pengungsian yang tidak layak karena tidak ada batasan jarak atau physical distancing akan menimbulkan klaster baru.

"Saya pikir ini berbahaya akan terjadi klaster baru di sana," ujar Zita dalam pesan teks, Senin (8/2/2021).

Baca juga: Pimpinan DPRD DKI Minta Pemprov Lebih Berkomitmen Tangani Banjir

Zita mengatakan, ancaman klaster baru Covid-19 bukan satu-satunya yang menjadi ancaman serius pengungsi korban banjir Jakarta.

Akan tetapi, kata Zita, penyakit lainnya seperti penyakit kulit, demam berdarah dan penyakit yang menyertai bencana banjir akan ikut mengancam apabila tempat pengungsian tidak layak.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ketika tim saya turun, di media, semua mengabarkan bahwa masih banyak warga mengungsi ke gedung sekolah, masjid, ruko, dan gedung kelurahan," kata Zita.

Baca juga: Posko Pengungsian Korban Banjir di Kampung Melayu Dipisah-pisah demi Hindari Klaster Covid-19

Zita menyayangkan sikap Pemprov DKI Jakarta yang terlihat lamban mengambil sikap terhadap pengungsi korban banjir.

Meskipun, lanjut Zita, air banjir segera surut, akan tetapi rumah korban jelas-jelas tidak bisa langsung ditempati.

"Butuh beberapa hari untuk bersih dan nyaman kembali. Jadi, mereka butuh persinggahan sementara," kata Zita.

Dia meminta Pemprov DKI segera bertindak dan merealisasikan persiapan tempat pengungsian yang lebih layak di masa pandemi Covid-19.

Zita juga mengirim gambar tempat pengungsian korban banjir di Bidaracina RW 11 dengan Gedung Karang Taruna dijadikan tempat pengungsian.
Begitu juga salah satu masjid di Kampung Melayu, Jakarta Timur yang terlihat banyak warga tidur hanya beralaskan karpet sajadah masjid.



Video Rekomendasi

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seorang Ustaz di Bekasi Jadi Korban Begal

Seorang Ustaz di Bekasi Jadi Korban Begal

Megapolitan
Pohon Tumbang di Simpang Tugu Jam, Jalan Margonda Raya Padat Merayap

Pohon Tumbang di Simpang Tugu Jam, Jalan Margonda Raya Padat Merayap

Megapolitan
Warga Bantargebang Bergumul dengan Bau Setiap Hari, Air Tanah pun Sudah Tercemar

Warga Bantargebang Bergumul dengan Bau Setiap Hari, Air Tanah pun Sudah Tercemar

Megapolitan
Empat Kali Beraksi, Begal di Kawasan Bintaro Mengaku Iseng

Empat Kali Beraksi, Begal di Kawasan Bintaro Mengaku Iseng

Megapolitan
Anies Merasa Senang Diperiksa KPK Terkait Kasus Korupsi Pengadaan Tanah Munjul

Anies Merasa Senang Diperiksa KPK Terkait Kasus Korupsi Pengadaan Tanah Munjul

Megapolitan
Sejumlah Bar di Jaksel Masih Membandel, Aparat Beri Denda hingga Puluhan Juta

Sejumlah Bar di Jaksel Masih Membandel, Aparat Beri Denda hingga Puluhan Juta

Megapolitan
Tinjau Vaksinasi, Anies: Positivity Rate Jakarta 0,7 Persen

Tinjau Vaksinasi, Anies: Positivity Rate Jakarta 0,7 Persen

Megapolitan
Gadis 13 Tahun Jadi Korban Kekerasan Seksual di Kota Tangerang, Kasus Dilaporkan Sejak 2020

Gadis 13 Tahun Jadi Korban Kekerasan Seksual di Kota Tangerang, Kasus Dilaporkan Sejak 2020

Megapolitan
Kasus Pria Disekap dan Dianiaya di Duren Sawit Berujung Damai, Polisi: Tak Ada yang Buat Laporan

Kasus Pria Disekap dan Dianiaya di Duren Sawit Berujung Damai, Polisi: Tak Ada yang Buat Laporan

Megapolitan
Polisi Akan Gelar Perkara Kasus Pria Gantung Diri Saat 'Live' TikTok di Rusun

Polisi Akan Gelar Perkara Kasus Pria Gantung Diri Saat "Live" TikTok di Rusun

Megapolitan
Hujan Deras dan Angin Kencang di Margonda Depok, 2 Mobil Ringsek Tertimpa Panel Bangunan

Hujan Deras dan Angin Kencang di Margonda Depok, 2 Mobil Ringsek Tertimpa Panel Bangunan

Megapolitan
Kejaksaan Cabut Banding Vonis Eks Dirut Garuda Terkait Penyelundupan Harley dan Brompton

Kejaksaan Cabut Banding Vonis Eks Dirut Garuda Terkait Penyelundupan Harley dan Brompton

Megapolitan
Polisi: Pelaku Rentetan Aksi Begal di Bintaro Semuanya di Bawah Umur

Polisi: Pelaku Rentetan Aksi Begal di Bintaro Semuanya di Bawah Umur

Megapolitan
Anak yang Bunuh Ayahnya di Cengkareng Idap Gangguan Kejiwaan

Anak yang Bunuh Ayahnya di Cengkareng Idap Gangguan Kejiwaan

Megapolitan
Polisi: Ada Kemungkinan Tersangka Lain pada Kasus Kebakaran Lapas Tangerang

Polisi: Ada Kemungkinan Tersangka Lain pada Kasus Kebakaran Lapas Tangerang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.