Kompas.com - 18/02/2021, 18:38 WIB
Banjir yang terjadi di Jalan Underpass Taman Cibodas, Kota Tangerang, Banten terjadi karena luapan Kali Sabi dan curah hujan tinggi, Jumat (29/1/2021) siang. KOMPAS.com/MUHAMMAD NAUFALBanjir yang terjadi di Jalan Underpass Taman Cibodas, Kota Tangerang, Banten terjadi karena luapan Kali Sabi dan curah hujan tinggi, Jumat (29/1/2021) siang.

TANGERANG, KOMPAS.com - Jalan Underpass Taman Cibodas di Kota Tangerang, Banten, dilanda banjir setinggi 80 sentimeter, Kamis (18/2/2021) siang.

Seorang petugas Dinas Pekerjaan Umum dan Pemukiman Rakyat (PUPR) Kota Tangerang, Samin, mengatakan, jalan tersebut biasanya dilanda banjir jika hujan deras.

"Ketambahan juga dari luapan Kali Sabi. Kali itu juga dapat kiriman air dari sungai di Bitung Jaya, Kabupaten Tangerang," kata Samin ketika ditemui, Kamis sore.

Baca juga: Underpass Taman Cibodas Sempat Terendam Banjir

Dia mengemukakan, banyak pengendara yang kemudian menghindari jalan tersebut.

"Banyak yang takut mogok ya. Jadi memang mobil sedan sama motor enggak lewat sini. Mereka milih lewat atas (fly over)," kata Samin.

Ia menjelaskan, Kali Sabi yang meluap kerap kali membawa banyak sampah. Dia dan sejumlah petugas Dinas PUPR membersihkan sampah yang tersangkut dinding jembatan.

"Kami di sini untuk ngebersihin sampah yang nyangkut di jembatan. Kan karena meluap, kalinya jadi punya ketinggian yang sama kaya jembatan, banyak sampah yang nyangkut di jembatan," urai Samin.

Samin mengatakan, banjir tersebut cepat surut dan aliran air di Kali Sabi berjalan lancar.

"Dari aliran Kali Sabi itu nyambungnya ke Sungai Cisadane. Ibarat dibuangnya ke Sungai Cisadane aliran air ini," kata dia.

April, salah seorang warga setempat mengatakan, banjir tersebut sangat mengganggu aktivitasnya. 

"Kantor saya dekat sini. Saya kalau pulang kan harus lewat jalan ini, ya jujur terganggu banget," kata dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Takut Dikeroyok, Seorang Debt Collector Menceburkan Diri ke Kali Ciliwung

Takut Dikeroyok, Seorang Debt Collector Menceburkan Diri ke Kali Ciliwung

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Bekasi, 20 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Bekasi, 20 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor Hari Ini, 20 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor Hari Ini, 20 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Kota Depok Hari Ini, 20 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa Kota Depok Hari Ini, 20 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, Selasa 20 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, Selasa 20 April 2021

Megapolitan
Soal Tewasnya Tahanan Polres Tangsel, Komnas HAM Masih Perlu Dokumen Pelengkap

Soal Tewasnya Tahanan Polres Tangsel, Komnas HAM Masih Perlu Dokumen Pelengkap

Megapolitan
Kronologi Remaja yang Diperkosa Anak Anggota DPRD Bekasi Juga Dijual, Awalnya Diiming-imingi Pekerjaan

Kronologi Remaja yang Diperkosa Anak Anggota DPRD Bekasi Juga Dijual, Awalnya Diiming-imingi Pekerjaan

Megapolitan
[Update 19 April]: Bertambah 973, Covid-19 di Jakarta Tembus 400.048 Kasus

[Update 19 April]: Bertambah 973, Covid-19 di Jakarta Tembus 400.048 Kasus

Megapolitan
Penjaga Sedang Shalat Tarawih, Motor Milik Penghuni Rumah Kos di Setiabudi Digasak Maling

Penjaga Sedang Shalat Tarawih, Motor Milik Penghuni Rumah Kos di Setiabudi Digasak Maling

Megapolitan
Rizieq Shihab Tanya ke Saksi: Massa Megamendung Sambut Saya dengan Benci atau Cinta?

Rizieq Shihab Tanya ke Saksi: Massa Megamendung Sambut Saya dengan Benci atau Cinta?

Megapolitan
Tinjau Korban Kebakaran di Taman Sari, Anies Sebut 130 Rumah Ludes Terbakar

Tinjau Korban Kebakaran di Taman Sari, Anies Sebut 130 Rumah Ludes Terbakar

Megapolitan
Sandiaga Uno: Mudik Enggak Boleh, Wisata Diperbolehkan dengan Protokol Kesehatan

Sandiaga Uno: Mudik Enggak Boleh, Wisata Diperbolehkan dengan Protokol Kesehatan

Megapolitan
Salip Truk di Daan Mogot, Pengendara Motor Tabrak Trotoar lalu Jatuh dan Tewas Tertabrak

Salip Truk di Daan Mogot, Pengendara Motor Tabrak Trotoar lalu Jatuh dan Tewas Tertabrak

Megapolitan
Soal SIKM, Pemprov DKI Tunggu Aturan Lebih Lanjut dari Kemenhub

Soal SIKM, Pemprov DKI Tunggu Aturan Lebih Lanjut dari Kemenhub

Megapolitan
Remaja yang Diperkosa Anak Anggota DPRD Bekasi Juga Dijual, Sehari Disuruh Layani 5 Pria

Remaja yang Diperkosa Anak Anggota DPRD Bekasi Juga Dijual, Sehari Disuruh Layani 5 Pria

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X