Kompas.com - 22/02/2021, 06:55 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan penanganan pasca-banjir akan dilakukan secara maksimal.

Pihak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan fasilitasi pengungsi dan melakukan pembersihan wilayah yang terdampak banjir.

“Jadi yang pertama untuk yang tinggal di rumah-rumah yang terdampak disiapkan tempat tinggal sementara. Selama mereka dalam proses pembersihan,” ujar Anies saat meninjau kawasan Kemang, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan pada Minggu (21/2/2021) sore.

Baca juga: Banjir Memakan Korban Jiwa, Anies Ingatkan Warga Awasi Anak-anak yang Bermain Genangan

Anies mengatakan, hingga saat ini ada 10 tempat pengungsian yang masih dihuni oleh korban banjir. Anies menyebutkan, ada 44 titik pengungsian yang dihuni warga yang terdampak banjir.

“Di 10 itu kita fasilitasi sampai bisa berkegiatan kembali,” tambah Anies.

Untuk urusan pembersihan wilayah pasca-banjir, jajaran dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta, Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta, dan Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta akan membantu penanganan pasca-banjir.

Jajaran tersebut akan membantu mengeringkan tempat-tempat yang terendam banjir seperti basement gedung.

“Jadi harapannya dengan begitu akan cepat kembali,” ujar Anies.

Baca juga: Tembok Perumahan Roboh dan Sumbat Saluran Air, Warga: Penanganannya Lambat

Sebelumnya, hujan yang mengguyur DKI Jakarta dan sekitarnya sejak Sabtu (20/2/2021) dini hari, menyebabkan genangan dan banjir di sejumlah titik.

Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Provinsi DKI Jakarta Sabdo Kurnianto memaparkan, sebanyak 29 RW terdampak di Jakarta Selatan, terdiri dari 44 RT, dengan ketinggian 40-150 cm, dan terdapat pengungsi sebanyak 7 KK dengan total 19 jiwa. 

Sementara di Jakarta Timur terdapat 50 RW terdampak, terdiri dari 143 RT, dengan ketinggian 40-180 cm, dan 372 KK dengan total 1.361 jiwa sedang mengungsi. Serta di Jakarta Barat sejumlah 4 RW dan 6 RT terdampak.

"Secara keseluruhan, sebanyak 193 RT dari total 30.470 RT yang terdampak, dengan persentase RT terdampak sebesar 0,633 persen," kata Sabdo dalam keterangan tertulis, Sabtu pagi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seorang Remaja Pria Ditemukan Tewas Gantung Diri di Depok

Seorang Remaja Pria Ditemukan Tewas Gantung Diri di Depok

Megapolitan
Ditinggal Pemilik Makan di Warkop, Motor Terparkir di Ciputat Raib Dibobol Maling

Ditinggal Pemilik Makan di Warkop, Motor Terparkir di Ciputat Raib Dibobol Maling

Megapolitan
Revitalisasi Halte Transjakarta Kwitang Rampung, Ada Fasilitas Toilet hingga Wifi

Revitalisasi Halte Transjakarta Kwitang Rampung, Ada Fasilitas Toilet hingga Wifi

Megapolitan
Tarif Integrasi Rp 10.000 Hanya Berlaku di Halte dan Stasiun yang Sudah Terintegrasi

Tarif Integrasi Rp 10.000 Hanya Berlaku di Halte dan Stasiun yang Sudah Terintegrasi

Megapolitan
Update Covid-19 Kota Bekasi: Ada 429 Kasus Baru, Total Kasus Aktif Capai 2.641 Pasien

Update Covid-19 Kota Bekasi: Ada 429 Kasus Baru, Total Kasus Aktif Capai 2.641 Pasien

Megapolitan
LRT Jakarta Masih Sepi Penumpang, Pengamat: Pemilihan Rute Tak Didukung Kajian

LRT Jakarta Masih Sepi Penumpang, Pengamat: Pemilihan Rute Tak Didukung Kajian

Megapolitan
'Citayam Fashion Week' Mulai Sepi, Ini Penjelasan Pengamat Sosial

"Citayam Fashion Week" Mulai Sepi, Ini Penjelasan Pengamat Sosial

Megapolitan
Panggung Apung Situ Rawa Kalong Masih Ditutup, Pemkot Depok: Karena Pengunjung Membeludak

Panggung Apung Situ Rawa Kalong Masih Ditutup, Pemkot Depok: Karena Pengunjung Membeludak

Megapolitan
Ini Alasan Kejari Belum Tahan 2 Tersangka Korupsi Belanja Seragam Dinas Damkar Depok

Ini Alasan Kejari Belum Tahan 2 Tersangka Korupsi Belanja Seragam Dinas Damkar Depok

Megapolitan
Tarif Integrasi Transportasi Rp 10.000 di Jakarta Berlaku untuk Perjalanan Maksimal 3 Jam

Tarif Integrasi Transportasi Rp 10.000 di Jakarta Berlaku untuk Perjalanan Maksimal 3 Jam

Megapolitan
Tarif Integrasi Berlaku, Cukup Bayar Sekali saat Naik Transjakarta, MRT dan LRT

Tarif Integrasi Berlaku, Cukup Bayar Sekali saat Naik Transjakarta, MRT dan LRT

Megapolitan
Putra Siregar dan Rico Valentino Akan Jalani Sidang Vonis Kasus Penganiayaan secara Virtual

Putra Siregar dan Rico Valentino Akan Jalani Sidang Vonis Kasus Penganiayaan secara Virtual

Megapolitan
Anies Terbitkan Kepgub, Tarif Integrasi Transportasi Rp 10.000 Resmi Berlaku

Anies Terbitkan Kepgub, Tarif Integrasi Transportasi Rp 10.000 Resmi Berlaku

Megapolitan
Motif Petugas PPSU Menganiaya Pacar, Cemburu karena Dibandingkan dengan Mantan Kekasih

Motif Petugas PPSU Menganiaya Pacar, Cemburu karena Dibandingkan dengan Mantan Kekasih

Megapolitan
Tarif Ojol Naik, Sebagian Warga Ibu Kota Beralih ke Kendaraan Pribadi

Tarif Ojol Naik, Sebagian Warga Ibu Kota Beralih ke Kendaraan Pribadi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.