Kompas.com - 23/02/2021, 07:50 WIB
Hujan yang mengguyur wilayah DKI Jakarta sejak Jumat (18/2/2021) dini hari membuat Kelurahan Cipinang Melayu, Jakarta Timur, tergenang banjir. KOMPAS.com/NIRMALA MAULANA ACHMADHujan yang mengguyur wilayah DKI Jakarta sejak Jumat (18/2/2021) dini hari membuat Kelurahan Cipinang Melayu, Jakarta Timur, tergenang banjir.

JAKARTA, KOMPAS.com - Bencana banjir Jakarta bukan masalah baru. Banjir sudah berulang kali terjadi, bahkan sejak zaman kolonial Belanda. Jakarta yang kala itu bernama Batavia juga dilanda banjir.

Setelah Indonesia merdeka dari Belanda, sudah 16 kali Jakarta berganti gubernur. Masalah  banjir di Jakarta pun tidak pernah tuntas.

Namun setiap gubernur punya cara sendiri untuk memamerkan hasil kerja pengendalian banjir yang sudah mereka kerjakan. Gubernur DKI Jakarta saat ini, Anies Baswedan, memilih untuk menampilkan hasil kerja pengendalian banjirnya dengan beragam kesaksian para pengurus RT/RW yang dia minta bicara di depan kamera.

Baca juga: Tahun Lalu Banjir 3 Meter, Warga Cipinang Melayu Bersyukur Kini Tak Kebanjiran

Cipinang Melayu

Anies meminta tokoh masyarakat dan ketua RW di RW 04 Cipinang Melayu, Jakarta Timur memberikan testimoni tentang pengendalian banjir Pemprov DKI di lokasi itu.

"Saya minta warga di sini untuk menyampaikan, gimana pengalamannya, Pak," kata Anies dalam sebuah video yang ditayang di akun instagram Anies @aniesbaswedan pada 9 Februari 2021.

Ketua RW 04 Cipinang Melayu, Irwan Kurniadi, pun memberikan testimoni. Irwan mengatakan, Anies berhasil memberikan rasa aman warga Cipinang Melayu karena tidak ada banjir setelah program gerebek lumpur dari Pemprov DKI dikerjakan di daerah kali Sunter.

Irwan mengatakan, 25 tahun warga menunggu, akhirnya suara mereka didengar dan solusi penanganan banjir bisa dirasakan masyarakat.

"Sejak 25 tahun yang lalu wilayah kami jadi wilayah langganan banjir, tanpa ada hujan pun, kiriman pasti datang (membuat banjir) itu luapan kali Sunter," kata Irwan.

Anies juga meminta tokoh masyarakat di wilayah tersebut yang bernama Ali Khalid untuk ikut memberi kesaksian di depan kamera.

"25 tahun kami tenggelam, kerugian kami bukan hanya 100-200 juta bahkan lebih luar biasa banyaknya. Alhamdulillah tahun ini hadiah yang besar bagi warga RW 04 dan RW 03, tahun ini betul-betul kita tidak kebanjiran," kata Ali dalam video yang sama.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Penyintas Covid-19 di Bogor Donasi Plasma Konvalesen Sambil Menunggu Buka Puasa

Cerita Penyintas Covid-19 di Bogor Donasi Plasma Konvalesen Sambil Menunggu Buka Puasa

Megapolitan
Cerita Saksi Saat Polisi Gerebek Penginapan di Tebet Terkait Kasus Prostitusi Anak

Cerita Saksi Saat Polisi Gerebek Penginapan di Tebet Terkait Kasus Prostitusi Anak

Megapolitan
Dishub DKI: Penumpang Kendaraan Pribadi dan Bus Tak Wajib Tes Covid-19 pada Masa Pengetatan Mudik

Dishub DKI: Penumpang Kendaraan Pribadi dan Bus Tak Wajib Tes Covid-19 pada Masa Pengetatan Mudik

Megapolitan
Polisi Telusuri Rekaman CCTV Buat Cari Identitas Perempuan Pemotor yang Masuk Tol

Polisi Telusuri Rekaman CCTV Buat Cari Identitas Perempuan Pemotor yang Masuk Tol

Megapolitan
Pemprov DKI Tak Berlakukan SIKM pada 22 April-5 Mei dan 18-24 Mei 2021

Pemprov DKI Tak Berlakukan SIKM pada 22 April-5 Mei dan 18-24 Mei 2021

Megapolitan
Kasus Pembacokan Pemuda di Kalideres, Polisi Sebut Pelaku Bikin Senjatanya Sendiri

Kasus Pembacokan Pemuda di Kalideres, Polisi Sebut Pelaku Bikin Senjatanya Sendiri

Megapolitan
2.659 RT Zona Merah di Jakarta Wajib Terapkan Jam Malam, Terbanyak di Jakarta Barat

2.659 RT Zona Merah di Jakarta Wajib Terapkan Jam Malam, Terbanyak di Jakarta Barat

Megapolitan
Kak Seto Desak Polisi Segera Tangkap Anak Anggota DPRD Bekasi yang Diduga Perkosa dan Jual Remaja

Kak Seto Desak Polisi Segera Tangkap Anak Anggota DPRD Bekasi yang Diduga Perkosa dan Jual Remaja

Megapolitan
Masih Ada Aktivitas di Penginapan Tebet yang Baru Digerebek Polisi karena Kasus Prostitusi Online Anak

Masih Ada Aktivitas di Penginapan Tebet yang Baru Digerebek Polisi karena Kasus Prostitusi Online Anak

Megapolitan
Polisi: Pemuda yang Ditusuk hingga Tewas di Kalideres Tengah Melerai Dua Kelompok

Polisi: Pemuda yang Ditusuk hingga Tewas di Kalideres Tengah Melerai Dua Kelompok

Megapolitan
Sidang Kasus Kerumunan Rizieq Shihab Dilanjut Senin Depan, Hakim: Masih Panjang...

Sidang Kasus Kerumunan Rizieq Shihab Dilanjut Senin Depan, Hakim: Masih Panjang...

Megapolitan
300 Personel Polisi Dikerahkan untuk Amankan KTT ASEAN di Jakarta

300 Personel Polisi Dikerahkan untuk Amankan KTT ASEAN di Jakarta

Megapolitan
Rizieq Dituduh Mengarahkan Saksi oleh Jaksa, Hakim: Masih Normal-normal Saja

Rizieq Dituduh Mengarahkan Saksi oleh Jaksa, Hakim: Masih Normal-normal Saja

Megapolitan
Mudik Dilarang, Agen PO Bus di Terminal Bayangan Cimanggis Setop Jual Tiket Mulai 5 Mei 2021

Mudik Dilarang, Agen PO Bus di Terminal Bayangan Cimanggis Setop Jual Tiket Mulai 5 Mei 2021

Megapolitan
Mengenal Porang, Tanaman yang Sedang Naik Daun karena Bikin Petani Jadi Milyarder

Mengenal Porang, Tanaman yang Sedang Naik Daun karena Bikin Petani Jadi Milyarder

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X