Kompas.com - 24/02/2021, 10:46 WIB

Istiqlal baru rampung pada tahun 1980, hanya empat tahun sebelum wafatnya sang arsitek.

Masa tua

Setelah delapan belas tahun bekerja di Departemen Umum, sang arsitek akhirnya pensiun pada tahun 1965.

Tercatat dalam Rumah Silaban, upah pensiunan yang diterima Friedrich tidak cukup untuk menghidupi dirinya beserta kesepuluh orang anaknya.

Tawaran proyek pembangunan yang biasanya ia terima pun tak kunjung berdatangan.

Alhasil, pada tahun 1967, Friedrich memutuskan untuk mencari pekerjaan ke Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Baca juga: Ketika Friedrich Silaban Harus Lama Menunggu Cairnya Honor sebagai Pemenang Perancang Masjid Istiqlal...

Dalam surat lamaran yang ia kirim, Friedrich menceritakan kesulitan yang dihadapinya di tengah-tengah krisis ekonomi yang tengah melanda.

Gayung tak bersambut, lamaran Friedrich tak mengantarkannya pada pekerjaan apapun.

Dalam sebuah surat balasan, Alvaro Ortega, Kepala Penasihan Bangunan Inter-Regional; Departemen Pusat untuk Perumahan , Bangunan dan Perancanaan PBB menyatakan belum ada lowongan yang sesuai bagi Friedrich.

P Simamora dan kawan-kawan, dalam Biografi Friedrich Silaban Perancang arsitektur Masjid Istiqlal menuturkan bahwa Friedrich baru mendapat tawaran proyek mulai pertengahan tahun 1977.

Kala itu, Gubernur Sulawesi Tengah memintanyya merancang Masjid Agung Kota Palu. Meski tak sebesar proyek yang ia garap di sekitar tahun 1960-an, beberapa proyek mulai dikerjakan Friedrich pada tahun 1978.

Sejumlah rumah tinggal pribadi di Bogor dan Jakarta sempat menjadi garapannya.

Namun, memasukki pertengahan 1983, Friedrich mengalami kemunduran kondisi kesehatan.

Pada Mei 1984, Friedrich pun meninggal dunia di RSPAD.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BERITA FOTO: Haru Warnai Pemakaman Dendis, Korban Tembok Roboh MTsN 19 Jakarta

BERITA FOTO: Haru Warnai Pemakaman Dendis, Korban Tembok Roboh MTsN 19 Jakarta

Megapolitan
Tembok Pembatas Sekolah Al-Fath dan Labschool Cirendeu Roboh, Lima Mobil Tertimpa Reruntuhan

Tembok Pembatas Sekolah Al-Fath dan Labschool Cirendeu Roboh, Lima Mobil Tertimpa Reruntuhan

Megapolitan
Tembok Sekolah di Cirendeu Roboh, Lima Mobil Rusak Tanpa Korban Jiwa

Tembok Sekolah di Cirendeu Roboh, Lima Mobil Rusak Tanpa Korban Jiwa

Megapolitan
Temui AHY di Kantor DPP Demokrat, Anies: Penanda Kami Siap Jalan Bersama

Temui AHY di Kantor DPP Demokrat, Anies: Penanda Kami Siap Jalan Bersama

Megapolitan
PPSU dan Petugas SDA Bersihkan Sisa-sisa Banjir dan Lumpur di MTsN 19

PPSU dan Petugas SDA Bersihkan Sisa-sisa Banjir dan Lumpur di MTsN 19

Megapolitan
Menko PMK Melayat ke Rumah Korban Tembok Roboh MTsN 19, Berikan Santunan dan Daftarkan Bansos

Menko PMK Melayat ke Rumah Korban Tembok Roboh MTsN 19, Berikan Santunan dan Daftarkan Bansos

Megapolitan
Isak Tangis Orangtua Adnan Korban Tembok Roboh MTsN 19 saat Pelayat Memeluknya...

Isak Tangis Orangtua Adnan Korban Tembok Roboh MTsN 19 saat Pelayat Memeluknya...

Megapolitan
Musim Hujan, Masyarakat Harus Waspada Bahaya Kelistrikan dan Mitigasi Mandiri

Musim Hujan, Masyarakat Harus Waspada Bahaya Kelistrikan dan Mitigasi Mandiri

Megapolitan
Situasi Terkini di Jalan TB Simatupang, Tak Ada Banjir dan Kemacetan Lalu Lintas

Situasi Terkini di Jalan TB Simatupang, Tak Ada Banjir dan Kemacetan Lalu Lintas

Megapolitan
Hingga Jumat Pagi, Banjir Tersisa di 5 RT Jakarta Barat

Hingga Jumat Pagi, Banjir Tersisa di 5 RT Jakarta Barat

Megapolitan
UPDATE 6 Oktober 2022: Kumulatif Covid-19 di Tangsel Tembus 106.038 Kasus

UPDATE 6 Oktober 2022: Kumulatif Covid-19 di Tangsel Tembus 106.038 Kasus

Megapolitan
Kapolda Metro Jaya: Saya Harap Kamera ETLE di Jakarta Makin Banyak, Pak Gubernur...

Kapolda Metro Jaya: Saya Harap Kamera ETLE di Jakarta Makin Banyak, Pak Gubernur...

Megapolitan
Memasuki Musim Hujan, PLN Kerahkan 2.209 Petugas dan Peralatan untuk Amankan Kelistrikan di Jakarta

Memasuki Musim Hujan, PLN Kerahkan 2.209 Petugas dan Peralatan untuk Amankan Kelistrikan di Jakarta

Megapolitan
Banjir di 125 RT dan 20 Ruas Jalan Jakarta Sudah Surut, 5 RT Masih Tergenang

Banjir di 125 RT dan 20 Ruas Jalan Jakarta Sudah Surut, 5 RT Masih Tergenang

Megapolitan
Di Hadapan Anies, Kapolda Metro Ucapkan Terima Kasih Terkait Hibah Rusun Polri hingga ETLE

Di Hadapan Anies, Kapolda Metro Ucapkan Terima Kasih Terkait Hibah Rusun Polri hingga ETLE

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.