Surati Pemerintah Pusat, Airin Minta Lansia di Tangsel Jadi Penerima Vaksinasi Covid-19 Prioritas

Kompas.com - 03/03/2021, 14:08 WIB
Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany saat disuntik vaksin Covid-19 dosis kedua di RSU Tangerang Selatan, Kamis (28/1/2021). Dokumentasi Pemkot Tangerang SelatanWali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany saat disuntik vaksin Covid-19 dosis kedua di RSU Tangerang Selatan, Kamis (28/1/2021).
|

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany menyurati pemerintah pusat. Dalam surat tersebut, Airin meminta agar warga lanjut usia di wilayahnya menjadi prioritas penerima vaksin Covid-19.

Surat tersebut juga dikirim Airin untuk mewakili lansia di wilayah Tangerang Selatan yang belakangan ini kerap mempertanyakan kapan waktu pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk mereka.

"Yang menanyakan soal vaksinasi lansia pun banyak. Yang lansia bertanya, karena kan di DKI Jakarta banyak lansia yang sudah divaksin," ujar Airin dalam keterangan suara yang diterima, Rabu (3/2/2021).

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Tahap Kedua Dosis Pertama di Tangsel Ditargetkan Rampung dalam 10 Hari

Menurut Airin, saat ini vaksinasi bagi warga yang berusia di atas 60 tahun baru dilakukan di wilayah Ibu Kota Provinsi. Dengan demikian, penyuntikan vaksin di Provinsi Banten baru dilakukan kepada lansia di Kota Serang.

"Karena Tangerang Selatan masuknya ke Banten, maka Ibu Kota Provinsinya untuk yang lansia itu di Kota Serang. Tapi kami sudah bikin surat, kita sudah bermohon, koordinasi, berkomunikasi," ungkapnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk itu, Airin meminta pemerintah pusat agar memprioritaskan vaksinasi Covid-19 bagi warga lansia di Tangerang Selatan.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 untuk Lansia di Tangsel Diperkirakan Mulai Akhir Maret

Pasalnya, Tangerang Selatan menjadi wilayah yang berdekatan dengan DKI Jakarta dan memiliki kasus Covid-19 lebih tinggi dibanding kabupaten/kota lain di provinsi Banten.

"Tangerang Selatan yang beririsan dengan DKI Jakarta, dengan kasus yang cukup tinggi kan dibanding Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Banten, mudah-mudahan bisa menjadi skala prioritas untuk didahulukan," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, vaksinasi Covid-19 untuk warga lansia di Tangerang Selatan dan kabupaten/kota lain di Provinsi Banten diperkirakan akan mulai pada akhir Maret ini.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ati Pramudji menjelaskan, vaksinasi untuk warga yang berusia di atas 60 tahun baru digelar di Kota Serang sebagai Ibu Kota Provinsi Banten.

Halaman:
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dugaan Pengeroyokan Mahasiswa oleh Satpam GBK Diselidiki Polisi

Dugaan Pengeroyokan Mahasiswa oleh Satpam GBK Diselidiki Polisi

Megapolitan
Cerita Penyintas Covid-19 Harus Banyak Keluar Uang untuk Cek Kesehatan Setelah Negatif Covid-19

Cerita Penyintas Covid-19 Harus Banyak Keluar Uang untuk Cek Kesehatan Setelah Negatif Covid-19

Megapolitan
PPKM Level 4 di Jabodetabek, Klaim Penurunan Kasus di Jakarta, tapi Pendapatan Asli Daerah Bekasi Anjlok

PPKM Level 4 di Jabodetabek, Klaim Penurunan Kasus di Jakarta, tapi Pendapatan Asli Daerah Bekasi Anjlok

Megapolitan
PPKM Diperpanjang, Jakarta Masih Berstatus Level 4

PPKM Diperpanjang, Jakarta Masih Berstatus Level 4

Megapolitan
Bagaimana Teknik Swab PCR terhadap Harimau? Ini Penjelasan Dokter Hewan Ragunan

Bagaimana Teknik Swab PCR terhadap Harimau? Ini Penjelasan Dokter Hewan Ragunan

Megapolitan
UPDATE: Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 129, Pasien Aktif Jadi 4.662 Orang

UPDATE: Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 129, Pasien Aktif Jadi 4.662 Orang

Megapolitan
Kebakaran Gudang di Parakan Sawangan, Karyawan Nyaris Jadi Korban dan Api Sulit Dikendalikan

Kebakaran Gudang di Parakan Sawangan, Karyawan Nyaris Jadi Korban dan Api Sulit Dikendalikan

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Perpanjangan PPKM Level 4 di Jakarta | Reaksi Anies Nonton Greysia/Apriyani Raih Emas Olimpiade

[POPULER JABODETABEK] Perpanjangan PPKM Level 4 di Jakarta | Reaksi Anies Nonton Greysia/Apriyani Raih Emas Olimpiade

Megapolitan
UPDATE: Hampir 1.000 Kasus Baru Covid-19 di Depok, 15 Pasien Wafat

UPDATE: Hampir 1.000 Kasus Baru Covid-19 di Depok, 15 Pasien Wafat

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG Hari Ini: Jakarta Hujan

Prakiraan Cuaca BMKG Hari Ini: Jakarta Hujan

Megapolitan
Marak Tawuran Antar-geng di Jakarta, Polisi Lakukan Patroli Siber

Marak Tawuran Antar-geng di Jakarta, Polisi Lakukan Patroli Siber

Megapolitan
UPDATE 2 Agustus: Pasien Covid-19 Meninggal di Kota Bogor Capai 436 Kasus

UPDATE 2 Agustus: Pasien Covid-19 Meninggal di Kota Bogor Capai 436 Kasus

Megapolitan
Pungli Bansos di Tangerang, Polisi Panggil Pendamping PKH dan Satu Saksi Lainnya

Pungli Bansos di Tangerang, Polisi Panggil Pendamping PKH dan Satu Saksi Lainnya

Megapolitan
Ketahuan Sembunyi di Hutan, Pembunuh Pemilik Warung Kopi di Bogor Akhirnya Diringkus Polisi

Ketahuan Sembunyi di Hutan, Pembunuh Pemilik Warung Kopi di Bogor Akhirnya Diringkus Polisi

Megapolitan
Polisi Tangkap 4 Anggota Geng Motor Pelaku Tawuran yang Bunuh Lawannya di Duren Sawit

Polisi Tangkap 4 Anggota Geng Motor Pelaku Tawuran yang Bunuh Lawannya di Duren Sawit

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X