Kompas.com - 16/03/2021, 15:17 WIB
Pekerja merawat rumput lapangan latihan di lokasi pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) di Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (9/3/2021). Saat ini kemajuan pembangunan stadion yang diproyeksikan berkapasitas 82.000 penonton itu mencapai 49,94 persen (data terakhir PT Jakarta Propertindo per 9 Maret 2021). ANTARA FOTO/ADITYA PRADANA PUTRAPekerja merawat rumput lapangan latihan di lokasi pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) di Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (9/3/2021). Saat ini kemajuan pembangunan stadion yang diproyeksikan berkapasitas 82.000 penonton itu mencapai 49,94 persen (data terakhir PT Jakarta Propertindo per 9 Maret 2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan, progres pembangunan proyek Jakarta International Stadium (JIS) telah mencapai 50,4 persen.

"Alhamdulilah, memasuki minggu ke-80 dan progres pembangunan JIS kini mencapai 50,4 persen. Separuh jalan lagi," kata Anies melalui akun Instagram @aniesbaswedan, Selasa (16/3/2021).

Dia mengatakan, JIS akan memiliki tiga tingkat dan dapat menampung 82.000 penonton. Struktur stadionnya dibangun dengan tinggi 85 meter, lebar 258 meter, dan panjang 279 meter.

Baca juga: Pembangunan Jakarta International Stadium Hampir 50 Persen, Saat Ini Terkendala Cuaca Ekstrem

Anies juga menyebutkan, pembangunan stadion dilakukan sesuai dengan standar FIFA dan standar bangunan hijau.

Dia berharap, kehadiran JIS tidak hanya memfasilitasi kegiatan olah raga saja, tetapi juga memfasilitasi bertemunya semua unsur masyarakat di Jakarta.

"Sepakbola bukan sekadar olahraga tapi juga alat pemersatu karena itu nanti hadirnya JIS ini bukan hanya memfasilitasi kegiatan olahraga tapi juga memfasilitasi bertemunya semua unsur yang ada di Ibu Kota," kata Anies.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

JIS diklaim sebagai stadion pertama di Indonesia yang akan menggunakan rumput hybrid turf.

Manajer Komunikasi PT Jakpro Arnold Kindangen sebelumnya mengatakan, rumput hibrida merupakan perpaduan lima persen rumput sintesis yang diimpor dari Italia dan 95 persen rumput natural jenis rumput Zoysia Matrella.

Stadion yang diproyeksikan mampu menampung 82.000 penonton itu juga akan dilengkapi dengan atap yang bisa dibuka tutup secara otomatis. Teknologi ini diklaim merupakan yang pertama digunakan di Indonesia.

Tak hanya itu, terdapat sky viewing deck di ketinggian 70 meter. Itu merupakan percampuran antara rumput alami dan sintetis.

Stadion modern itu dirancang sedemikian rupa sehingga membuat jarak tribun dan lapangan lebih dekat dengan tiga tingkatan, yakni lower tribun, middle tribun, dan upper tribun.

Lahan parkir di area utama mampu menampung 800 mobil di parkir VIP dan VVIP yang diperuntukan untuk para pemain sepakbola dan 100 bus.

Stadion JIS akan dilengkapi dengan jalur kereta api, LRT, dan MRT. Di sekitar stadion kelak akan dibangun sejumlah fasilitas umum dan sosial yang mengutamakan seni, budaya, dan lingkungan.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penimbun Alkes di Jakbar Juga Naikkan Harga Obat Terapi Covid-19 Hampir 19 Kali Lipat

Penimbun Alkes di Jakbar Juga Naikkan Harga Obat Terapi Covid-19 Hampir 19 Kali Lipat

Megapolitan
Demonstran di Balai Kota Tangsel Tuntut agar Satpol PP yang Arogan terhadap Pedagang Ditindak

Demonstran di Balai Kota Tangsel Tuntut agar Satpol PP yang Arogan terhadap Pedagang Ditindak

Megapolitan
Wali Kota Bekasi Klaim Keterisian RS Menurun, Kini di Angka 65,5 Persen

Wali Kota Bekasi Klaim Keterisian RS Menurun, Kini di Angka 65,5 Persen

Megapolitan
UPDATE 26 Juli: Kabupaten Bekasi Catat 281 Kasus Baru Covid-19, 515 Pasien Sembuh

UPDATE 26 Juli: Kabupaten Bekasi Catat 281 Kasus Baru Covid-19, 515 Pasien Sembuh

Megapolitan
Hingga Lusa, Sudah Ada Antrean Jenazah Pasien Covid-19 yang Akan Dikremasi di TPU Tegal Alur

Hingga Lusa, Sudah Ada Antrean Jenazah Pasien Covid-19 yang Akan Dikremasi di TPU Tegal Alur

Megapolitan
Baru Beroperasi, Krematorium di TPU Tegal Alur Layani Banyak Jenazah hingga Antre Berhari-hari

Baru Beroperasi, Krematorium di TPU Tegal Alur Layani Banyak Jenazah hingga Antre Berhari-hari

Megapolitan
Penumpang dari Bandara Soekarno-Hatta Tak Lagi Wajib Bawa STRP, Ini Aturan Terbarunya

Penumpang dari Bandara Soekarno-Hatta Tak Lagi Wajib Bawa STRP, Ini Aturan Terbarunya

Megapolitan
Aturan Makan 20 Menit Dianggap Lucu, Komunitas Warteg: Kalau Tersedak Bagaimana?

Aturan Makan 20 Menit Dianggap Lucu, Komunitas Warteg: Kalau Tersedak Bagaimana?

Megapolitan
Ajak Warga Ikut Vaksinasi Covid-19, Anies: Vaksin Terbukti Turunkan Risiko Kematian

Ajak Warga Ikut Vaksinasi Covid-19, Anies: Vaksin Terbukti Turunkan Risiko Kematian

Megapolitan
Survei Soal Bansos Tunai di Jakarta, Sebagian Besar Bilang Rp 600.000 Hanya Cukup untuk Seminggu

Survei Soal Bansos Tunai di Jakarta, Sebagian Besar Bilang Rp 600.000 Hanya Cukup untuk Seminggu

Megapolitan
Hippindo Berharap Pemerintah Bantu Pedagang Ritel Dapat Pinjaman Lunak

Hippindo Berharap Pemerintah Bantu Pedagang Ritel Dapat Pinjaman Lunak

Megapolitan
Sudinhub Jakarta Timur Tindak 14 Bus AKAP karena Langgar PPKM

Sudinhub Jakarta Timur Tindak 14 Bus AKAP karena Langgar PPKM

Megapolitan
UPDATE 26 Juli: Ada 2.662 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, 14.666 Pasien Sembuh

UPDATE 26 Juli: Ada 2.662 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, 14.666 Pasien Sembuh

Megapolitan
Kecelakaan di Kemayoran, Polisi Tetapkan Pengendara Harley sebagai Tersangka

Kecelakaan di Kemayoran, Polisi Tetapkan Pengendara Harley sebagai Tersangka

Megapolitan
Cat Tabung Karbon Dioksida lalu Dijual sebagai Tabung Oksigen, Penimbun Alkes Ditangkap di Jakbar

Cat Tabung Karbon Dioksida lalu Dijual sebagai Tabung Oksigen, Penimbun Alkes Ditangkap di Jakbar

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X