Kompas.com - 25/03/2021, 10:09 WIB
Monica Indah Instagram @moonicaindahMonica Indah

JAKARTA, KOMPAS.com - Foto model Monica Indah mengaku sudah mengeluarkan biaya ratusan juta rupiah dan menjadi korban malapraktik filler payudara di sebuah klinik kecantikan.

Filler adalah pengisi jaringan lunak, yakni zat yang dirancang untuk disuntikkan di bawah permukaan kulit guna menambah volume dan kepadatan di area yang disuntikkan, misalnya di bawah jaringan kulit pada payudara.

Namun, Monica harus menjalani pengobatan setelah merasa kesakitan karena menjalani filler payudara dengan YJ.

"Kalau aku filler itu habis sekitar Rp 13,5 juta. Pada saat ini aku udah habis Rp 200 juta-an untuk perawatan dan pengobatan," kata Monica saat dihubungi Kompas.com, Rabu, (24/3/2021).

Baca juga: Efek Samping dan Risiko Filler Payudara yang dilakukan Monica Indah

"Tapi itu juga belum selesai, masih proses pemulihan dan penyembuhan, tapi kondisi aku sudah jauh lebih baik dari yang dulu," sambungnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selang tiga minggu setelah menjalani filler payudara, Monica merasa kesakitan dan sempat mengeluhkannya kepada YJ.

"Jadi setelah tiga minggu merasakan sakit, aku sempat ngeluh, saat itu aku kira apa aku infeksi ya?" tutur Monica.

"Terus kata dia (YJ) itu bukan infeksi kalau infeksi keluar nanah waktu aku mengeluh itu belum keluar (nanah)" tambahnya.

Baca juga: Gagal Filler Payudara, Monica Indah Ingatkan Bahayanya

Setelah itu, Monica mengaku mulai kesulitan menghubungi YJ.

"Setelah itu dia menghilang, setelah tahu aku sakit dia enggak mau balas chat aku sama sekali," ucapnya.

Monica juga sempat mendatangi klinik kecantikan yang berlokasi di kawasan Tangerang itu. Namun, ia tidak menemukan YJ.

Karena merasa ada yang tak beres dengan tubuhnya, Monica kemudian melaporkan YJ ke Polsek Penjaringan, Jakarta Utara.

Baca juga: Polisi Selidiki Kasus Dugaan Malapraktik Filler Payudara Model Monica Indah

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kadin DKI: Tuntutan Buruh agar UMP Jadi Rp 5,3 Juta Memberatkan Pengusaha

Kadin DKI: Tuntutan Buruh agar UMP Jadi Rp 5,3 Juta Memberatkan Pengusaha

Megapolitan
Wali Kota Tangsel Minta Pemkot Serang Segera Selesaikan Masalah Penolakan Kiriman Sampah ke TPA Cilowong

Wali Kota Tangsel Minta Pemkot Serang Segera Selesaikan Masalah Penolakan Kiriman Sampah ke TPA Cilowong

Megapolitan
Ibu Korban Keracunan Nasi Kotak dari PSI di Koja Lapor Polisi

Ibu Korban Keracunan Nasi Kotak dari PSI di Koja Lapor Polisi

Megapolitan
Kasus Rachel Vennya Kabur dari Karantina Naik ke Tingkat Penyidikan

Kasus Rachel Vennya Kabur dari Karantina Naik ke Tingkat Penyidikan

Megapolitan
Dua Korban Kecelakaan Bus Transjakarta Jalani Operasi Patah Tulang

Dua Korban Kecelakaan Bus Transjakarta Jalani Operasi Patah Tulang

Megapolitan
Heboh Penemuan Janin di Cempaka Putih, Ternyata Janin Kucing

Heboh Penemuan Janin di Cempaka Putih, Ternyata Janin Kucing

Megapolitan
Cegah Kecelakaan, Polres Jakpus Minta Pelintasan Kereta Sebidang Ilegal Ditutup

Cegah Kecelakaan, Polres Jakpus Minta Pelintasan Kereta Sebidang Ilegal Ditutup

Megapolitan
Hasil Tes PCR di Bandara Soekarno-Hatta Kini Bisa Keluar dalam 3 Jam, Tarif Rp 495.000

Hasil Tes PCR di Bandara Soekarno-Hatta Kini Bisa Keluar dalam 3 Jam, Tarif Rp 495.000

Megapolitan
Namanya Dicatut dalam Proyek Pengadaan, Kepala Biro Umum Kemensos Lapor Polisi

Namanya Dicatut dalam Proyek Pengadaan, Kepala Biro Umum Kemensos Lapor Polisi

Megapolitan
Tawuran di Jalan Inspeksi Kampung Pulo, Dua Orang Diamankan

Tawuran di Jalan Inspeksi Kampung Pulo, Dua Orang Diamankan

Megapolitan
Calon Lokasi Konser BTS di Jakarta Punya Fasilitas Berstandar Internasional, Apa Saja Itu?

Calon Lokasi Konser BTS di Jakarta Punya Fasilitas Berstandar Internasional, Apa Saja Itu?

Megapolitan
Transjakarta Sebut Bus yang Kecelakaan di Cawang Laik Operasi

Transjakarta Sebut Bus yang Kecelakaan di Cawang Laik Operasi

Megapolitan
Validasi Status Vaksinasi, Kini Pembelian Tiket KA Jarak Jauh Wajib Sertakan NIK

Validasi Status Vaksinasi, Kini Pembelian Tiket KA Jarak Jauh Wajib Sertakan NIK

Megapolitan
Pengamen Tersangka Ekshibisionis di Sudirman Dijerat Pasal Berlapis

Pengamen Tersangka Ekshibisionis di Sudirman Dijerat Pasal Berlapis

Megapolitan
230 Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Pakai Layanan Hasil Tes PCR Keluar 3 Jam

230 Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Pakai Layanan Hasil Tes PCR Keluar 3 Jam

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.