Dukung Jam Operasional Restoran Diperpanjang, F-PAN: Menggerakkan Ekonomi Jakarta

Kompas.com - 13/04/2021, 19:06 WIB
Penerapan protokol kesehatan salah satunya dengan pembatas akrilik di The Atjeh Connection Resto and Coffee Bendungan Hilir, Jakarta, Kamis (18/6/2020). Untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 restoran di Jakarta yang membuka layanan makan di tempat harus menerapkan protokol kesehatan. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOPenerapan protokol kesehatan salah satunya dengan pembatas akrilik di The Atjeh Connection Resto and Coffee Bendungan Hilir, Jakarta, Kamis (18/6/2020). Untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 restoran di Jakarta yang membuka layanan makan di tempat harus menerapkan protokol kesehatan.
|

 

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Fraksi PAN DPRD DKI Jakarta Guruh Tirta Lunggana mendukung kebijakan perpanjangan jam operasional restoran dan rumah makan di DKI Jakarta saat Ramadhan.

"Kebijakan Gubernur Anies sudah tepat karena dapat menggerakkan roda ekonomi di Jakarta," kata dia dalam keterangan tertulis, Selasa (13/4/2021).

Menurut dia, kebijakan tersebut bisa memberikan angin segar kepada para pengusaha restoran dan rumah makan yang selama ini mendapat pembatasan jam operasional karena pandemi Covid-19.

Baca juga: Ini Alasan Pemprov DKI Perpanjang Jam Operasional Restoran Selama Ramadhan

Menurut dia, kebijakan tersebut juga mengembalikan suasana Ramadhan sebelum pandemi yang identik dengan wisata kuliner.

"Sejak dulu Ramadhan di Jakarta itu identik dengan wisata kuliner masyarakat,  akan tetapi karena Pandemi Covid-19 kebiasaan itu hilang," kata dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Peluang pengusaha restoran dan rumah makan untuk mengumpulkan pundi-pundi keuntungan kini jauh lebih banyak karena jam operasional yang diperpanjang.

Baca juga: Aturan Lengkap Pelonggaran Jam Operasional Restoran Saat Ramadhan 2021 di DKI Jakarta

Namun, Tirta yang juga Sekretaris Wilayah PAN DKI Jakarta ini mengingatkan pengelola harus mematuhi ketentuan protokol kesehatan yang sudah diatur sebelumnya.

"Ingat, protokol kesehatannya tetap diprioritaskan, kapasitas pengunjung maksimal 50 persen juga ditaati, biar semua nyaman dan aman," kata dia.

Sebelumnya, Anies resmi meneken keputusan gubernur yang berisi perpanjangan jam operasional untuk restoran dan rumah makan selama bulan Ramadhan 2021.

Hal tersebut tertulis dalam Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 434 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Keputusan Gubernur Nomor 405 Tahun 2021.

PBaca juga: Anies Larang Live Music di Restoran dan Kafe Selama Ramadhan

Dalam keputusan tersebut, Anies hanya mengubah lampiran halaman 2 nomor urut 5 terkait jam operasional restoran dan rumah makan yang sebelumnya dibatasi untuk makan di tempat hingga pukul 21.00 WIB.

Setelah diubah, restoran dan rumah makan bisa beroperasi sampai pukul 22.30 WIB.

"Dine-in sampai dengan pukul 22.30 WIB dan dapat beroperasi kembali pada pukul 02.00-04.30 WIB untuk melayani kebutuhan sahur," tulis Anies.

Sedangkan untuk melayani layanan pesan antar, Anies mengizinkan setiap restoran untuk membuka operasional 24 jam.



Video Rekomendasi

25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pasukan Kuning Jakbar Bantu Antar Tabung Oksigen ke RS Sejak Sebulan Terakhir

Pasukan Kuning Jakbar Bantu Antar Tabung Oksigen ke RS Sejak Sebulan Terakhir

Megapolitan
Jakarta Setelah 3 Minggu PPKM: IGD Mulai Lengang, Angka Kematian Covid-19 Masih Tinggi

Jakarta Setelah 3 Minggu PPKM: IGD Mulai Lengang, Angka Kematian Covid-19 Masih Tinggi

Megapolitan
Fakta Pecandu Narkoba Timbun Alkes dan Obat di Jakbar: Ivermectin Dijual Mahal hingga Palsukan Tabung Oksigen

Fakta Pecandu Narkoba Timbun Alkes dan Obat di Jakbar: Ivermectin Dijual Mahal hingga Palsukan Tabung Oksigen

Megapolitan
Vaksinasi Keliling di Pondok Pinang: 125 Orang Mendaftar, yang Disuntik Hanya 109

Vaksinasi Keliling di Pondok Pinang: 125 Orang Mendaftar, yang Disuntik Hanya 109

Megapolitan
Gudang Gas di Belakang Pasar Jabon Meruya Terbakar

Gudang Gas di Belakang Pasar Jabon Meruya Terbakar

Megapolitan
PPKM Level 4 Diperpanjang hingga 2 Agustus, Pemkot Tangsel: Seluruh Aturan Ikuti Pusat

PPKM Level 4 Diperpanjang hingga 2 Agustus, Pemkot Tangsel: Seluruh Aturan Ikuti Pusat

Megapolitan
UPDATE 26 Juli: Tambah 227 Kasus di Kota Tangerang, 6.890 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 26 Juli: Tambah 227 Kasus di Kota Tangerang, 6.890 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Dewan Guru Besar Desak Jokowi Batalkan Statuta UI Hasil Revisi demi Martabat dan Wibawa Kampus

Dewan Guru Besar Desak Jokowi Batalkan Statuta UI Hasil Revisi demi Martabat dan Wibawa Kampus

Megapolitan
Sederet Masalah Statuta UI Hasil Revisi Jokowi, Bukan cuma Problem Rektor Rangkap Jabatan di BUMN

Sederet Masalah Statuta UI Hasil Revisi Jokowi, Bukan cuma Problem Rektor Rangkap Jabatan di BUMN

Megapolitan
Soal Revisi Statuta UI, Dewan Guru Besar Ungkap Ada Penyimpangan Prosedur

Soal Revisi Statuta UI, Dewan Guru Besar Ungkap Ada Penyimpangan Prosedur

Megapolitan
PPKM Level 4 Diperpanjang, Warga Depok Malah Gelar Turnamen Bola di Bojongsari

PPKM Level 4 Diperpanjang, Warga Depok Malah Gelar Turnamen Bola di Bojongsari

Megapolitan
UPDATE 26 Juli 2021: 645 Kasus Baru Covid-19 di Depok, 15 Orang Wafat

UPDATE 26 Juli 2021: 645 Kasus Baru Covid-19 di Depok, 15 Orang Wafat

Megapolitan
Prakiraan Cuaca Hari Ini: Jabodetabek Cerah hingga Mendung, Suhu Udara Cukup Panas

Prakiraan Cuaca Hari Ini: Jabodetabek Cerah hingga Mendung, Suhu Udara Cukup Panas

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Syarat Perjalanan Kereta Api Jarak Jauh | Aturan PPKM Level 4 yang Berubah

[POPULER JABODETABEK] Syarat Perjalanan Kereta Api Jarak Jauh | Aturan PPKM Level 4 yang Berubah

Megapolitan
Reaktif Covid-19, 1 Demonstran di Balai Kota Tangsel Diisolasi di Pusat Karantina

Reaktif Covid-19, 1 Demonstran di Balai Kota Tangsel Diisolasi di Pusat Karantina

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X