Dini Hari, Warga Saksikan Gerombolan Bermotor Serang Pemuda yang Nongkrong di Warkop Jagakarsa

Kompas.com - 15/04/2021, 14:46 WIB
Penyerangan diduga dilakukan oleh geng motor terjadi di Jalan Kelapa Ijo, Jagakarsa, Jakarta Selatan pada Kamis (15/4/2021) sekitar pukul 00.30 WIB. Dok. WargaPenyerangan diduga dilakukan oleh geng motor terjadi di Jalan Kelapa Ijo, Jagakarsa, Jakarta Selatan pada Kamis (15/4/2021) sekitar pukul 00.30 WIB.

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyerangan terjadi di Jalan Kelapa Ijo, Jagakarsa, Jakarta Selatan pada Kamis (15/4/2021) sekitar pukul 00.30 WIB.

Rizki, warga yang ada di lokasi, mengatakan ada puluhan orang yang datang dan membuat keributan di Jalan Kelapa Ijo.

“Mereka tiba tiba datang nyerang beberapa pemuda yang sedang nongkrong di warkop,” kata Rizki saat dihubungi, Kamis (15/4/2021) siang.

Rizki menduga mereka adalah geng motor karena semua pelaku datang menggunakan motor. Rizki mengatakan, geng motor itu juga mengambil botol-botol di rumah makan dan warung-warung untuk dilempar ke warga yang sedang nongkrong di warkop.

Baca juga: Viral Video Sopir Truk Keluhkan Oknum Derek Liar di Tol Halim, Ini Komentar Jasa Marga

“Pelaku bawa sajam berbentuk listrik gitu saya kurang paham juga apa namanya dan saya juga enggak dapet videonya,” tambah Rizki.

Ia tak mengetahui pasti alasan warga diserang oleh anggota geng motor itu. Rizki sendiri melihat aksi penyerangan tersebut dari rumahnya yang tak jauh dari warkop.

“Kalau untuk rumah saya, Alhamdulillah engga ada kerusakan, karena agak masuk ke dalam sedikit,” kata Rizki.

Belum diketahui awal mula kronologi keributan itu. Kompas.com telah berusaha menghubungi Kapolsek Jagakarsa, Kompol Eko Mulyadi tetapi belum mendapatkan jawaban.

Sementara itu, Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Jagakarsa, AKP Mujianto meminta Kompas.com untuk menghubungi Kapolsek Jagakarsa.

“Langsung Kapolsek ya biar enak,” ujar Mujianto saat dihubungi, Kamis siang.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bedeng Proyek Rusunawa Ujung Menteng Terbakar

Bedeng Proyek Rusunawa Ujung Menteng Terbakar

Megapolitan
Polisi Tangkap Anak Pedangdut Rita Sugiarto, Diduga Terkait Narkoba

Polisi Tangkap Anak Pedangdut Rita Sugiarto, Diduga Terkait Narkoba

Megapolitan
UPDATE: Tambah 16 Kasus di Kota Tangerang, 195 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 16 Kasus di Kota Tangerang, 195 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Jakarta Bersiap Hadapi Lonjakan Kasus dari Klaster Mudik Lebaran

Jakarta Bersiap Hadapi Lonjakan Kasus dari Klaster Mudik Lebaran

Megapolitan
Sepanjang 2021, Anies dan Riza Patria Sudah 4 Kali Beda Pandangan

Sepanjang 2021, Anies dan Riza Patria Sudah 4 Kali Beda Pandangan

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Fakta dan Kronologi Maling Sadis di Bekasi | Syarat Perjalanan Keluar-Masuk Jakarta 18-24 Mei 2021

[POPULER JABODETABEK] Fakta dan Kronologi Maling Sadis di Bekasi | Syarat Perjalanan Keluar-Masuk Jakarta 18-24 Mei 2021

Megapolitan
Anies: Pemprov DKI Tidak Pernah Melarang Warga Masuk Jakarta

Anies: Pemprov DKI Tidak Pernah Melarang Warga Masuk Jakarta

Megapolitan
UPDATE: Tambah 11 Kasus di Kabupaten Bekasi, 214 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 11 Kasus di Kabupaten Bekasi, 214 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
UPDATE: Tambah 81 Kasus di Depok, 1.011 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 81 Kasus di Depok, 1.011 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Anies Kembali Perpanjang PPKM hingga 31 Mei

Anies Kembali Perpanjang PPKM hingga 31 Mei

Megapolitan
Ada 9.291 Pergerakan Penumpang di Soekarno-Hatta pada Hari Terakhir Larangan Mudik

Ada 9.291 Pergerakan Penumpang di Soekarno-Hatta pada Hari Terakhir Larangan Mudik

Megapolitan
Berstatus Mantan Narapidana, Tuntutan Hukuman Rizieq Shihab dalam Kasus Kerumunan Diperberat

Berstatus Mantan Narapidana, Tuntutan Hukuman Rizieq Shihab dalam Kasus Kerumunan Diperberat

Megapolitan
Fakta Pelaku Pencurian dan Pemerkosaan Anak di Bekasi: Positif Narkoba, Ada Residivis, Aktor Utama Buron

Fakta Pelaku Pencurian dan Pemerkosaan Anak di Bekasi: Positif Narkoba, Ada Residivis, Aktor Utama Buron

Megapolitan
Banjir Sempat Melanda Kampung Baru, Warga: Sudah Biasa

Banjir Sempat Melanda Kampung Baru, Warga: Sudah Biasa

Megapolitan
Warga Cimahpar Bogor Pasang Spanduk Tolak Pemudik yang Kembali Tanpa Surat Bebas Covid-19

Warga Cimahpar Bogor Pasang Spanduk Tolak Pemudik yang Kembali Tanpa Surat Bebas Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X