Satpol PP Dirikan 8 Posko di Pasar Tanah Abang Pantau Protokol Kesehatan

Kompas.com - 19/04/2021, 15:37 WIB
Satuan Polisi Pamong Praja menertibkan sejumlah pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di trotoar kawasan Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (8/3/2021). Sebanyak 30 PKL ditindak oleh petugas. Dok Satpol PPSatuan Polisi Pamong Praja menertibkan sejumlah pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di trotoar kawasan Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (8/3/2021). Sebanyak 30 PKL ditindak oleh petugas.
Penulis Ihsanuddin
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Jakarta Pusat Bernard Tambunan, menyebut saat ini ada delapan posko pengawasan yang telah didirikan di Pasar Tanah Abang.

Bernard mengatakan, keberadaan posko ini untuk mencegah pelanggaran protokol kesehatan ketika ada lonjakan pengunjung Tanah Abang selama bulan Ramadhan.

"Dalam antisipasi bulan Ramadhan 1442 H, kita melakukan penjagaan Tanah Abang. Kita bikin 8 pos penjagaan untuk memantau protokol kesehatan," kata Bernard, Senin (19/4/2021).

Baca juga: Pasar Tanah Abang Ramai Jelang Ramadhan, Para Porter Kecipratan Berkah

Sejauh ini, kata Bernard, situasi di Pasar Tanah Abang cenderung masih normal. Belum ada lonjakan pengunjung.

Namun Satpol PP tetap berjaga di delapan posko yang tersebar.

"Ada 150 personel yang kita libatkan di delapan posko itu," katanya.

Bernard menambahkan, delapan posko itu berada di dalam maupun luar Pasar Tanah Abang.

Ia memastikan seluruh personel yang dikerahkan akan secara aktif mengingatkan pembeli dan pedagang untuk menerapkan protokol kesehatan memakai masker, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.

"Utamanya kita ingin memastikan bahwa prokes berjalan baik. Meski beberapa pedagang telah divaksin, tapi jangan sampai mengabaikan prokes," ucapnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X