Kompas.com - 27/04/2021, 17:01 WIB
Ilustrasi gempa SHUTTERSTOCK/Andrey VPIlustrasi gempa
|

DEPOK,KOMPAS.com - Gempa dirasakan oleh sejumlah warga di kawasan Depok dan Cibinong pada Selasa (27/4/2021) sekitar pukul 16.25 WIB. Sumber gempa diketahui berasal dari Sukabumi, Jawa Barat.

Sisi, salah seorang pegawai toko kecantikan di Mall The Park Sawangan, mengungkapkan, para pegawai di mal tersebut langsung berhamburan keluar toko masing-masing saat getaran terasa.

"Ada kali lima detik, Mbak. Pintu goyang banget tadi," ujar Sisi saat dihubungi Kompas.com, Selasa sore.

Baca juga: Gempa M 5,6 Guncang Sukabumi Terasa hingga Jakarta dan Sekitarnya

"Sekarang lagi di depan toko semua," ucap dia.

Sementara itu, warga Depok lainnya, Bestari, juga merasakan hal serupa.

"Awalnya duduk di lantai, tiba-tiba lantai bergoyang. Satu menit ada kali ya," ujar wanita yang tinggal di kawasan Cimanggis ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tari bercerita bahwa meja kerjanya sampai bergoyang akibat guncangan tadi.

Baca juga: Gempa Sukabumi Terasa di Balai Kota Bogor, Bima Arya Sampai Lari Keluar Saat Rapat

Rani mengaku juga merasakan getaran saat sedang duduk di lantai. Akan tetapi, dia melihat orang-orang di sekitarnya beraktivitas normal, sehingga ia tak menyangka bahwa getaran yang dirasanya adalah gempa.

"Aku langsung keluar rumah, tapi di luar rumah pada normal aja. Padahal, badanku sampai goyang," ucap warga Limo, Depok, ini.

Gempa tak hanya dirasakan warga Depok. Warga Citeureup, Kabupaten Bogor, juga merasakan hal yang sama.

Dennys mengaku baru merasakan getaran saat istrinya bertanya soal gempa.

"Lagi duduk di lantai terus kayak merasa goyang sedikit, terus berhenti, enggak lama tambah kencang, tapi sebentar banget, palingan 3 detik," ucap Dennys. 

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis bahwa gempa yang baru saja terjadi memiliki kekuatan magnitudo 5,6 dengan kedalaman 14 kilometer sekitar 103 km sebelah tenggara Kabupaten Sukabumi.

Gempa ini dipastikan tak berpotensi tsunami.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ragunan dan 58 Taman di Jakarta Dibuka, Ini Syarat Wajib bagi Pengunjung

Ragunan dan 58 Taman di Jakarta Dibuka, Ini Syarat Wajib bagi Pengunjung

Megapolitan
Wagub DKI Sebut Kerja Sama TPST Bantargebang dengan Pemkot Bekasi Diteken Senin Depan

Wagub DKI Sebut Kerja Sama TPST Bantargebang dengan Pemkot Bekasi Diteken Senin Depan

Megapolitan
Wagub DKI: Sudah Tidak Ditemukan Kandungan Parasetamol di Teluk Jakarta

Wagub DKI: Sudah Tidak Ditemukan Kandungan Parasetamol di Teluk Jakarta

Megapolitan
Kepala Basarnas Harap Polisi Segera Tangkap Perampok yang Bunuh Karyawannya

Kepala Basarnas Harap Polisi Segera Tangkap Perampok yang Bunuh Karyawannya

Megapolitan
Polisi Buru Penyuplai Dana dari 5 Perusahaan Pinjol yang Digerebek

Polisi Buru Penyuplai Dana dari 5 Perusahaan Pinjol yang Digerebek

Megapolitan
59 RTH Mulai Dibuka, Wagub DKI Minta Masyarakat Tetap Jaga Protokol Kesehatan

59 RTH Mulai Dibuka, Wagub DKI Minta Masyarakat Tetap Jaga Protokol Kesehatan

Megapolitan
Anak Diduga Korban Kekerasan Ibu Kandung di Duri Kepa Dapat Pendampingan Psikologis

Anak Diduga Korban Kekerasan Ibu Kandung di Duri Kepa Dapat Pendampingan Psikologis

Megapolitan
Ganjil Genap di Kawasan TMII dan Ancol, Pelanggar yang Terjaring Akan Diputar Balik

Ganjil Genap di Kawasan TMII dan Ancol, Pelanggar yang Terjaring Akan Diputar Balik

Megapolitan
Polisi: Besarnya Permintaan Konsumen Sebabkan Tingginya Kasus Narkotika

Polisi: Besarnya Permintaan Konsumen Sebabkan Tingginya Kasus Narkotika

Megapolitan
Polisi Mengaku Selalu Kecolongan Saat Ingin Tertibkan Lokalisasi Liar Gunung Antang

Polisi Mengaku Selalu Kecolongan Saat Ingin Tertibkan Lokalisasi Liar Gunung Antang

Megapolitan
Polisi Buru 4 Perampok yang Bacok Karyawati Basarnas hingga Tewas

Polisi Buru 4 Perampok yang Bacok Karyawati Basarnas hingga Tewas

Megapolitan
Toko PS Store di Condet Terbakar

Toko PS Store di Condet Terbakar

Megapolitan
Dibanting Polisi hingga Kejang, Korban Pertimbangkan Tempuh Jalur Pidana

Dibanting Polisi hingga Kejang, Korban Pertimbangkan Tempuh Jalur Pidana

Megapolitan
Antipasi Banjir, Wali Kota Jaksel Minta Lurah dan Camat Cek Kondisi Pompa Air

Antipasi Banjir, Wali Kota Jaksel Minta Lurah dan Camat Cek Kondisi Pompa Air

Megapolitan
Pekerja LRT yang Jatuh dari Ketinggian 8 Meter Belum Sadar

Pekerja LRT yang Jatuh dari Ketinggian 8 Meter Belum Sadar

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.