Kompas.com - 06/05/2021, 16:53 WIB
|

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Polres Tangerang Selatan menambah jumlah personel di pos penyekatan mudik Lebaran di Gerbang Tol Bitung, Kabupaten Tangerang, Kamis (6/5/2021).

Penambahan jumlah petugas dilakukan untuk mengurai kemacetan lalu lintas di sekitar lokasi yang disebabkan proses pemeriksaan kendaraan di pos penyekatan.

"Kita akan tambah lagi anggota. Salah satunya untuk mengatasi dampak kemacetan," ujar Kasatlantas Polres Tangerang Selatan AKP Bayu Marfiando saat dihubungi, Kamis.

Menurut Bayu, penambahan jumlah petugas tersebut untuk mempercepat proses pemeriksaan kendaraan yang diduga akan mudik dan tidak mengganggu arus lalu lintas di sekitar lokasi.

"Semakin banyak anggota yang melakukan pemeriksaan, tentu semakin mempercepat proses pengecekan kendaraan," kata Bayu.

Baca juga: Buntut Pekerja Protes Penyekatan Jalur Mudik, Polisi Buka Tutup GT Cikarang Barat

Saat ini, kata Bayu, sudah ada kurang lebih 50 personel gabungan dari unsur TNI-Polri dan jajaran Pemerintah Kabupaten Tangerang yang dikerahkan ke pos penyekatan Gerbang Tol Bitung.

"Tadi malam ada 15, sudah ditambah 30. Apakah akan diperlukan pertebalan lagi disesuaikan dengan kondisi," pungkasnya.

Adapun pos penyekatan di Gebang Tol Bitung untuk mencegah pemudik sudah mulai dioperasikan pada hari pertama masa larangan mudik Lebaran 2021, Kamis (6/5/2021).

Puluhan kendaraan pribadi yang terindikasi hendak melakukan aktivitas mudik diperiksa. Beberapa di antaranya dilarang melanjutkan perjalan dan diminta putar arah.

Ketentuan larangan mudik dan pengetatan perjalanan tertuang dalam Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021.

Baca juga: Hari Pertama Penyekatan Jalur Mudik, Ratusan Kendaraan Diputar Balik di GT Cikarang Barat dan Cikupa

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lesti Kejora Diduga Jadi Korban KDRT, Kondisi Psikologisnya Akan Diperiksa

Lesti Kejora Diduga Jadi Korban KDRT, Kondisi Psikologisnya Akan Diperiksa

Megapolitan
Terjadi Dua Kali, Ini Kronologi Penganiayaan oleh Rizky Billar ke Lesti Kejora

Terjadi Dua Kali, Ini Kronologi Penganiayaan oleh Rizky Billar ke Lesti Kejora

Megapolitan
Hendak Dikirim ke Arab Saudi, Pekerja Migran Ilegal Diberi Visa Turis oleh Penyalur

Hendak Dikirim ke Arab Saudi, Pekerja Migran Ilegal Diberi Visa Turis oleh Penyalur

Megapolitan
Pengemudi Ojol Beralih Isi Bensin di SPBU Vivo: Di Pertamina Lama Antrenya, Mending Keliling Cari Penumpang...

Pengemudi Ojol Beralih Isi Bensin di SPBU Vivo: Di Pertamina Lama Antrenya, Mending Keliling Cari Penumpang...

Megapolitan
UPDATE Covid-19 di Kota Tangerang: Bertambah 49 Kasus Baru, Pasien Dirawat Kini 807

UPDATE Covid-19 di Kota Tangerang: Bertambah 49 Kasus Baru, Pasien Dirawat Kini 807

Megapolitan
Modus Tes Drive, Kawanan Pencuri Gondol Agya dari Showroom Mobil di Tangerang

Modus Tes Drive, Kawanan Pencuri Gondol Agya dari Showroom Mobil di Tangerang

Megapolitan
Air Tanah di Jakarta Utara Tercemar Bakteri E Coli, Ahli Jelaskan Penyebabnya

Air Tanah di Jakarta Utara Tercemar Bakteri E Coli, Ahli Jelaskan Penyebabnya

Megapolitan
4 Perampok Toko Emas di Serpong Juga Beraksi di Cikupa dan Pasar Kemis

4 Perampok Toko Emas di Serpong Juga Beraksi di Cikupa dan Pasar Kemis

Megapolitan
Perampok Toko Emas di Serpong Pahat Selongsong Peluru agar Tak Mudah Teridentifikasi

Perampok Toko Emas di Serpong Pahat Selongsong Peluru agar Tak Mudah Teridentifikasi

Megapolitan
14 Remaja yang Diduga Hendak Tawuran di Cakung Ditangkap, 4 Celurit Disita

14 Remaja yang Diduga Hendak Tawuran di Cakung Ditangkap, 4 Celurit Disita

Megapolitan
Gerebek Asrama Pekerja Migran Ilegal, BP2MI Temukan 161 Orang Dijanjikan Bekerja di Arab Saudi

Gerebek Asrama Pekerja Migran Ilegal, BP2MI Temukan 161 Orang Dijanjikan Bekerja di Arab Saudi

Megapolitan
Modus Anak Pedangdut Gelapkan Belasan Motor, Pura-pura Pinjam Motor ke ATM lalu Kabur

Modus Anak Pedangdut Gelapkan Belasan Motor, Pura-pura Pinjam Motor ke ATM lalu Kabur

Megapolitan
Alun-alun Kota Depok di Sawangan Dibangun Tahun Depan, Pemkot Anggarkan Rp 60 Miliar

Alun-alun Kota Depok di Sawangan Dibangun Tahun Depan, Pemkot Anggarkan Rp 60 Miliar

Megapolitan
Polisi Periksa Karyawan dan Teman Lesti Kejora sebagai Saksi Kasus KDRT oleh Rizky Billar

Polisi Periksa Karyawan dan Teman Lesti Kejora sebagai Saksi Kasus KDRT oleh Rizky Billar

Megapolitan
Ada Uji Coba Rekayasa Lalu Lintas di Cipete Jaksel, Warga Mengeluh karena Bikin Macet

Ada Uji Coba Rekayasa Lalu Lintas di Cipete Jaksel, Warga Mengeluh karena Bikin Macet

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.