UPDATE 7 Mei: Tambah 783 Kasus di Jakarta, 22 Pasien Covid-19 Meninggal

Kompas.com - 07/05/2021, 20:49 WIB
Foto dirilis Sabtu (19/9/2020), memperlihatkan petugas penggali makam jenazah Covid-19 menurunkan peti ke dalam liang lahat di kompleks pemakaman Pondok Ranggon. Selain tenaga medis yang menjadi garda terdepan penanganan virus corona, salah satu 'pahlawan' lain juga patut diberikan apresiasi tinggi adalah petugas pemakaman jenazah Covid-19. ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJAFoto dirilis Sabtu (19/9/2020), memperlihatkan petugas penggali makam jenazah Covid-19 menurunkan peti ke dalam liang lahat di kompleks pemakaman Pondok Ranggon. Selain tenaga medis yang menjadi garda terdepan penanganan virus corona, salah satu 'pahlawan' lain juga patut diberikan apresiasi tinggi adalah petugas pemakaman jenazah Covid-19.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kasus Covid-19 di Jakarta kembali mengalami peningkatan. Data per Jumat (7/5/2021), ada penambahan 783 kasus baru.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Dwi Oktavia mengatakan, kasus baru tersebut merupakan hasil pemeriksaan dari 10.752 yang dites PCR.

"Sebanyak 10.752 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 783 positif dan 9.969 negatif," kata Dwi dalam keterangan tertulis, Jumat (7/5/2021).

Baca juga: Tahu Segala Modus, Polda Metro Pastikan Pemudik Tak Akan Lolos

Dengan penambahan kasus baru tersebut, angka kumulatif kasus Covid-19 di Jakarta mencapai 414.106 kasus.

Dari kasus kumulatif, diketahui 399.821 orang dinyatakan sembuh, bertambah 597 orang dibandingkan kemarin.

Sedangkan pasien aktif dalam perawatan atau isolasi bertambah 164 orang. Kini ada 7.413 orang masih dalam perawatan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sedangkan pasien meninggal dunia bertambah 22 orang. Kini tercatat 6.872 orang meninggal dunia akibat Covid-19 di Jakarta.

Penambahan kasus meninggal dunia juga menambah tingkat kematian akibat Covid-19 dari hari sebelumnya 1,6 persen menjadi 1,7 persen.

Dinkes DKI Jakarta juga melaporkan laju penyuntikan vaksinasi dosis pertama yang sudah mencapai 68 persen.

Baca juga: Sulit Bedakan Pemudik Lokal dan Pekerja, Dishub DKI Minta Kesadaran Masyarakat

Sedangkan dosis kedua mencapai 45 persen dari target keseluruhan 3.000.689.

Rinciannya untuk tenaga kesehatan vaksinasi dosis pertama telah dilakukan kepada 128.715 orang, dan vaksinasi dosis kedua mencakup 112.784 orang dengan target vaksinasi sebanyak 112.301 orang.

Untuk kelompok lansia vaksinasi dosis pertama telah selesai untuk 581.010 lansia, dan vaksinasi dosis kedua mencakup 475.633 lansia dengan target vaksinasi sebanyak 911.631 lansia.

Kelompok pelayan publik vaksinasi dosis pertama telah dilakukan ke 1.355.054 orang dan vaksinasi dosis kedua mencakup 778.273 orang, dengan target vaksinasi sebanyak 1.976.757 orang.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Kasus Anji: Impor Ganja dari Amerika hingga Permohonan Maaf

Fakta Kasus Anji: Impor Ganja dari Amerika hingga Permohonan Maaf

Megapolitan
Daftar Lengkap Hotel dan Tempat Isolasi Mandiri Pasien Covid-19 di Jakarta

Daftar Lengkap Hotel dan Tempat Isolasi Mandiri Pasien Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
PPDB Kota Tangerang Jenjang SD Jalur Zonasi Dibuka Pukul 08.00 WIB, Simak Syarat dan Prosedurnya

PPDB Kota Tangerang Jenjang SD Jalur Zonasi Dibuka Pukul 08.00 WIB, Simak Syarat dan Prosedurnya

Megapolitan
Kamis Ini Jadwal Lapor Diri PPDB Jakarta 2021 Jalur Afirmasi Jenjang SMP dan SMA

Kamis Ini Jadwal Lapor Diri PPDB Jakarta 2021 Jalur Afirmasi Jenjang SMP dan SMA

Megapolitan
UPDATE: Tambah 53 Kasus di Kota Tangerang, 446 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 53 Kasus di Kota Tangerang, 446 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Fakta Penangkapan Polisi Gadungan, Berawal Penindakan Pelat Nomor hingga Simpan KTA Palsu

Fakta Penangkapan Polisi Gadungan, Berawal Penindakan Pelat Nomor hingga Simpan KTA Palsu

Megapolitan
Kamis Ini, Rizieq Shihab Akan Sampaikan Duplik Kasus Tes Usap RS Ummi

Kamis Ini, Rizieq Shihab Akan Sampaikan Duplik Kasus Tes Usap RS Ummi

Megapolitan
Perjalanan Panjang MRT Jakarta, Dicetuskan Habibie dan Dieksekusi Jokowi-Ahok

Perjalanan Panjang MRT Jakarta, Dicetuskan Habibie dan Dieksekusi Jokowi-Ahok

Megapolitan
UPDATE: Tambah 663 Kasus Covid-19 di Kota Bekasi, 1.378 Pasien Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 663 Kasus Covid-19 di Kota Bekasi, 1.378 Pasien Masih Dirawat

Megapolitan
UPDATE: Tambah 303 Kasus Covid-19 di Depok, 5 Pasien Meninggal

UPDATE: Tambah 303 Kasus Covid-19 di Depok, 5 Pasien Meninggal

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG Kamis: Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan

Prakiraan Cuaca BMKG Kamis: Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan

Megapolitan
Pabrik Percetakan di Kawasan Industri Pulogadung Terbakar

Pabrik Percetakan di Kawasan Industri Pulogadung Terbakar

Megapolitan
Kebanjiran Saat Isolasi Mandiri, Pasutri Pasien Covid-19 di Bekasi Dievakuasi

Kebanjiran Saat Isolasi Mandiri, Pasutri Pasien Covid-19 di Bekasi Dievakuasi

Megapolitan
Gandeng Ritase, PT APSD Bakal Digitalisasi Pengelolaan Gudang di Bandara

Gandeng Ritase, PT APSD Bakal Digitalisasi Pengelolaan Gudang di Bandara

Megapolitan
Kapolri Setuju Jalur Sepeda Dibongkar, Komunitas Bike to Work Merespons

Kapolri Setuju Jalur Sepeda Dibongkar, Komunitas Bike to Work Merespons

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X