Larang Warga Mudik, Wali Kota: Bekasi Sudah Sangat Berhasil, Jangan Sampai Ada Peningkatan Kasus Covid-19

Kompas.com - 10/05/2021, 16:06 WIB
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi di Stadion Kota Bekasi, Senin (13/7/2020). KOMPAS.com/CYNTHIA LOVAWali Kota Bekasi Rahmat Effendi di Stadion Kota Bekasi, Senin (13/7/2020).

BEKASI, KOMPAS.com - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengingatkan warganya agar mematuhi larangan mudik Lebaran 2021, termasuk mudik lokal.

Pria yang akrab disapa Pepen itu mengeklaim, kasus Covid-19 Kota Bekasi sudah melandai.

"Kasus Covid-19 Kota Bekasi sudah sangat landai, datar. Kita khawatir ada pergerakan-pergerakan, dan transmisi yang tidak bisa dikendalikan akan berpengaruh terhadap peningkatan Covid-19," jelas Pepen kepada wartawan, Senin (10/5/2021).

Baca juga: Video dan Foto Ribuan Pemudik Jebol Pos Penjagaan Bekasi-Karawang, Petugas Kewalahan

Menurut dia, saat ini 98 persen RT di seluruh wilayah Kota Bekasi sudah masuk zona hijau. Tersisa 142 RT yang masih berstatus zona kuning.

Pepen mengaku telah meminta para aparat yang bertugas dalam penyekatan mudik agar lebih intens berjaga. Begitu pun dalam memperkirakan titik-titik keramaian yang kemungkinan dikunjungi warga selama mudik dilarang.

"Saya sebagai wali kota, kepala daerah, mengimbau kepada warga untuk, sudahlah di sini saja dalam masa-masa Lebaran ini," kata Pepen.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kita khawatirkan kalau ke Depok, ke Bogor, atau ke Jakarta, atau Kabupaten Bekasi tadi, semua kekhawatirannya adalah jangan sampai terjadi penambahan atau gelombang. Kota Bekasi sudah sangat sangat sangat sangat berhasil," ungkap politikus Golkar itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gerebek Kantor Pinjol Ilegal di Kelapa Gading, Polisi Amankan 4 Karyawan

Gerebek Kantor Pinjol Ilegal di Kelapa Gading, Polisi Amankan 4 Karyawan

Megapolitan
Kondisi Mahasiswa yang Dibanting Polisi Saat Demo: Jauh Lebih Baik, Masih Harus Kontrol Kesehatan

Kondisi Mahasiswa yang Dibanting Polisi Saat Demo: Jauh Lebih Baik, Masih Harus Kontrol Kesehatan

Megapolitan
Polisi Tangkap Penusuk Remaja yang Sedang Pacaran di Tambun Utara

Polisi Tangkap Penusuk Remaja yang Sedang Pacaran di Tambun Utara

Megapolitan
Polisi Gerebek Kantor Pinjol Ilegal di Kelapa Gading, Kelola 4 Aplikasi

Polisi Gerebek Kantor Pinjol Ilegal di Kelapa Gading, Kelola 4 Aplikasi

Megapolitan
Sekolah Tatap Muka di Depok, Satu Siswa SMPN 10 Positif Covid-19

Sekolah Tatap Muka di Depok, Satu Siswa SMPN 10 Positif Covid-19

Megapolitan
Pemprov DKI Siagakan 67 Pompa di Underpass Antisipasi Banjir

Pemprov DKI Siagakan 67 Pompa di Underpass Antisipasi Banjir

Megapolitan
Bamus Betawi Apresiasi Langkah Cepat Polisi Tangkap Pelaku Penghinaan

Bamus Betawi Apresiasi Langkah Cepat Polisi Tangkap Pelaku Penghinaan

Megapolitan
Pemkot Tangsel Berencana Sediakan Bahasa Isyarat di Pusat Pelayanan Publik

Pemkot Tangsel Berencana Sediakan Bahasa Isyarat di Pusat Pelayanan Publik

Megapolitan
Ketua DPRD DKI: Saya Sangat Menantikan Dipanggil Badan Kehormatan

Ketua DPRD DKI: Saya Sangat Menantikan Dipanggil Badan Kehormatan

Megapolitan
UPDATE 18 Oktober: Tambah 2 Kasus di Tangsel, 107 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 18 Oktober: Tambah 2 Kasus di Tangsel, 107 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Rektorat Unpam Bentuk Tim Khusus untuk Usut Bentrok Antarkelompok Mahasiswa

Rektorat Unpam Bentuk Tim Khusus untuk Usut Bentrok Antarkelompok Mahasiswa

Megapolitan
Buntuti Perempuan hingga ke Rumah, Seorang Pria Masturbasi di Dekat Motor Korban

Buntuti Perempuan hingga ke Rumah, Seorang Pria Masturbasi di Dekat Motor Korban

Megapolitan
Hujan Sejak Pagi, Dua Perumahan di Kota Bekasi Terendam Banjir

Hujan Sejak Pagi, Dua Perumahan di Kota Bekasi Terendam Banjir

Megapolitan
Polisi Tangkap Komplotan Spesialis Pencuri Motor di Kawasan Pulogadung dan Cakung

Polisi Tangkap Komplotan Spesialis Pencuri Motor di Kawasan Pulogadung dan Cakung

Megapolitan
Pohon Tumbang Timpa Mobil Avanza di Kelapa Dua Depok

Pohon Tumbang Timpa Mobil Avanza di Kelapa Dua Depok

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.