Angkasa Pura II Klaim Belum Ada Kenaikan Penumpang di Soekarno-Hatta Saat Arus Balik Lebaran

Kompas.com - 16/05/2021, 21:20 WIB
Ilustrasi bandara KOMPAS/IWAN SETIYAWANIlustrasi bandara

TANGERANG, KOMPAS.com - PT Angkasa Pura II mengeklaim belum ada kenaikan tren volume penumpang pesawat terbang di Bandara Soekarno-Hatta seiring dengan arus balik mudik Lebaran 2021.

"Sampai saat ini masih seperti hari-hari sebelumnya, sejak 6 Mei (saat awal masa larangan mudik Lebaran 2021)," ujar VP Corporate Communication Angkasa Pura II, Yado Yarismano kepada Kompas.com, Minggu (16/5/2021).

"Range-nya di sekitar 5.000-10.000 penumpang per harinya, di bandara Soekarno-Hatta," imbuhnya.

Baca juga: Arus Balik Lebaran, Wakil Ketua DPRD DKI: Jangan Sampai yang Mudik Rugikan Warga yang Menetap

Sebelumnya, Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi, mengatakan bahwa puncak arus balik mudik Lebaran 2021 diprediksi akan terjadi pada tanggal 16 Mei dan 20 Mei 2021.

"Kita memang memproyeksikan, kemungkinan arus balik terjadi pada 16 dan 20 Mei 2021. Karena itu kita imbau masyarakat jangan pulang di titik tanggal itu karena akan penuh," katanya dalam konferensi pers virtual BNPB, Sabtu (15/5/2021).

Khusus arus balik menggunakan pesawat terbang, Budi juga sempat memprediksi bahwa besok, Senin (17/5/2021) akan terjadi kenaikan kedatangan penumpang sehingga layanan harus disiapkan dengan baik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Budi pun mengingatkan seluruh pemangku kepentingan sektor transportasi, termasuk bandara, untuk mengantisipasi potensi kenaikan jumlah penumpang pada arus balik Lebaran.

Salah satu fokus utama yang dipersiapkan adalah mengenai penerapan protokol kesehatan. Selain itu standar operasional untuk menangani lonjakan arus balik nantinya harus dijalankan dengan benar dan konsisten kepada penumpang yang akan berangkat maupun tiba.

Baca juga: Belum Ada Peningkatan Arus Balik, Menhub Budi Karya: Secara Kuantitatif di Bawah 60 Persen...

 

“Kami meminta kepada seluruh petugas di bawah koordinasi satgas untuk tetap menjaga penerapan protokol kesehatan dan SOP yang sudah ditetapkan baik untuk penanganan penumpang yang akan berangkat maupun yang akan datang,” ujar Budi

Adapun selama larangan mudik Lebaran 2021 diterapkan, pergerakan penumpang pesawat di Soekarno-Hatta disebut menurun hingga 90 persen.




Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Istimewanya Stasiun Terpanjang MRT di Thamrin, Diramal Jadi Titik Kumpul Baru Jakarta

Istimewanya Stasiun Terpanjang MRT di Thamrin, Diramal Jadi Titik Kumpul Baru Jakarta

Megapolitan
Audiensi Tak Ditanggapi Kampus, 19 Mahasiswa STAN yang Di-Drop Out Tempuh Jalur Hukum

Audiensi Tak Ditanggapi Kampus, 19 Mahasiswa STAN yang Di-Drop Out Tempuh Jalur Hukum

Megapolitan
Pemprov DKI Sediakan 2.500 Kamar Isolasi Pasien Covid-19 di Rusun Nagrak

Pemprov DKI Sediakan 2.500 Kamar Isolasi Pasien Covid-19 di Rusun Nagrak

Megapolitan
Batasi Kegiatan Masyarakat, Polisi Tutup Dua Jalan di Kota Tangerang Pukul 21.00-04.00

Batasi Kegiatan Masyarakat, Polisi Tutup Dua Jalan di Kota Tangerang Pukul 21.00-04.00

Megapolitan
2.801 Personel Dikerahkan untuk Jaga Sidang Vonis Rizieq Terkait Kasus Tes Usap

2.801 Personel Dikerahkan untuk Jaga Sidang Vonis Rizieq Terkait Kasus Tes Usap

Megapolitan
Anies Sebut Makam Pasien Covid-19 di TPU Rorotan Sudah Terisi 900 Petak

Anies Sebut Makam Pasien Covid-19 di TPU Rorotan Sudah Terisi 900 Petak

Megapolitan
Kebutuhan Tabung Oksigen Naik Tiga Kali Lipat di RSUD Kota Tangerang

Kebutuhan Tabung Oksigen Naik Tiga Kali Lipat di RSUD Kota Tangerang

Megapolitan
Sederat Bantuan Logistik yang Dibutuhkan Rusun Nagrak untuk Tampung Pasien Covid-19

Sederat Bantuan Logistik yang Dibutuhkan Rusun Nagrak untuk Tampung Pasien Covid-19

Megapolitan
Cerita Pasien di RS Wisma Atlet: Tiap Setengah Jam Terdengar Suara Ambulans

Cerita Pasien di RS Wisma Atlet: Tiap Setengah Jam Terdengar Suara Ambulans

Megapolitan
Cukup Bawa KTP, Warga Sekitar Jakarta Bisa Ikut Vaksinasi Covid-19 di Cilandak

Cukup Bawa KTP, Warga Sekitar Jakarta Bisa Ikut Vaksinasi Covid-19 di Cilandak

Megapolitan
TM Ragunan Ditutup Sampai Batas Waktu yang Belum Ditentukan

TM Ragunan Ditutup Sampai Batas Waktu yang Belum Ditentukan

Megapolitan
846 Penghuni Lapas dan Rutan di Jakarta Jalani Vaksinasi Covid-19

846 Penghuni Lapas dan Rutan di Jakarta Jalani Vaksinasi Covid-19

Megapolitan
Ada Penyekatan Jalan, Satpol PP Klaim Tak Lagi Temukan Pelanggaran

Ada Penyekatan Jalan, Satpol PP Klaim Tak Lagi Temukan Pelanggaran

Megapolitan
Cegah Penyeberan Covid-19, Jakarta Islamic Center Ditutup hingga 5 Juli 2021

Cegah Penyeberan Covid-19, Jakarta Islamic Center Ditutup hingga 5 Juli 2021

Megapolitan
8 Tersangka Penembakan Remaja di Taman Sari adalah Penagih Utang, Selalu Bawa Senjata di Kendaraan

8 Tersangka Penembakan Remaja di Taman Sari adalah Penagih Utang, Selalu Bawa Senjata di Kendaraan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X