2.500 Pemudik yang Kembali ke Tangsel Dites Swab Antigen, 20 Orang Reaktif

Kompas.com - 20/05/2021, 08:56 WIB
Petugas kesehatan dari puskesmas kartini melakukan tes cepat antigen kepada seorang pemudik yang baru tiba di kawasan Sawah Besar, Jakarta Pusat, Senin (17/5/2021). Total 54 warga yang melakukan tes cepat antigen dan dinyatakan negatif setelah mudik dari berbagai daerah. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPetugas kesehatan dari puskesmas kartini melakukan tes cepat antigen kepada seorang pemudik yang baru tiba di kawasan Sawah Besar, Jakarta Pusat, Senin (17/5/2021). Total 54 warga yang melakukan tes cepat antigen dan dinyatakan negatif setelah mudik dari berbagai daerah.
|

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Polres Tangerang Selatan bersama Dinas Kesehatan sudah melakukan tes Covid-19 kepada 2.500 warga yang baru pulang dari perjalanan mudik Lebaran 2021 pada periode 15-19 Mei 2021.

Dari ribuan warga yang diperiksa, sebanyak 20 orang di antaranya dinyatakan reaktif Covid-19 berdasarkan tes swab antigen.

"Seluruhnya ada 2.500 dan ditemukan 20 yang reaktif atau positif berdasarkan swab antigen," ujar Kapolres Tangerang Selatan AKBP Iman Imanuddin, dalam keterangannya, Kamis (20/5/2021).

Baca juga: Terlalu Mahal, Jadi Alasan Banyak Perusahaan di Kota Tangerang Batal Beli Vaksin Gotong Royong

Menurut Iman, pemudik yang dinyatakan reaktif Covid-19 langsung diarahkan menjalani pemeriksaan lanjutan dengan swab polyemerase chain reaction (PCR).

Para pemudik juga diminta menjalani isolasi mandiri di rumah sampai hasil tes swab PCR terbit dengan hasil negatif Covid-19.

"Kalau kemudian ditemukan (positif), dan membutuhkan penangan yang lebih serius maka akan didorong ke Rumah Lawan Covid-19 yang sudah disediakan Pemerintah Kota Tangerang Selatan," pungkas Iman.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Iman menyebut, tes Covid-19 terhadap warga yang tiba dari kampung halaman masih terus dilakukan.

Dengan begitu, pemudik yang terindikasi terpapar Covid-19 bisa langsung ditindaklanjuti guna meminimalkan penularan.

Baca juga: Ramai Spanduk Penolakan Pemudik yang Balik Tanpa Surat Bebas Covid-19, Wali Kota Tangsel: Ikuti Kehendak Warga

Adapun hingga Rabu (19/5/2021), total kasus Covid-19 di Tangsel saat ini sudah sebanyak 11.130 kasus.

Dari jumlah tersebut, Satuan Gugus Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 mengonfirmasi 10.614 orang di antaranya sudah sembuh.

Sementara itu, pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang dilaporkan meninggal dunia sebanyak 391 orang.

Saat ini, masih ada 125 pasien positif Covid-19 yang sedang menjalani isolasi mandiri di rumahnya atau dirawat di rumah sakit dan pusat karantina Rumah Lawan Covid-19.

Informasi terkait penanganan dan data terkini kasus Covid-19 di Tangsel dapat diakses melalui situs https://lawancovid19.tangerangselatankota.go.id.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Cek TKP Perampokan di Cilandak KKO

Polisi Cek TKP Perampokan di Cilandak KKO

Megapolitan
Komplotan Perampok Beraksi di Cilandak KKO, Ancam Bacok dan Kalungi Leher Korban dengan Celurit

Komplotan Perampok Beraksi di Cilandak KKO, Ancam Bacok dan Kalungi Leher Korban dengan Celurit

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG Selasa: Jakarta Cerah Berawan, Bodebek Berpeluang Hujan

Prakiraan Cuaca BMKG Selasa: Jakarta Cerah Berawan, Bodebek Berpeluang Hujan

Megapolitan
Komplotan Perampok Bersenjata Tajam dan Bawa Pistol Gasak Tiga Handphone di Cilandak KKO

Komplotan Perampok Bersenjata Tajam dan Bawa Pistol Gasak Tiga Handphone di Cilandak KKO

Megapolitan
Warga Bangun Polisi Tidur di Pulomas, Diprotes Pesepeda, lalu Diganti Speed Trap

Warga Bangun Polisi Tidur di Pulomas, Diprotes Pesepeda, lalu Diganti Speed Trap

Megapolitan
UPDATE: Tambah 1 Kasus di Kota Tangerang, 91 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 1 Kasus di Kota Tangerang, 91 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Di Balik Patung Jakob Oetama yang Sederhana, Pena Berharga  dan Penyertaan Tuhan

Di Balik Patung Jakob Oetama yang Sederhana, Pena Berharga dan Penyertaan Tuhan

Megapolitan
Ada Temuan Pelanggaran Prokes, SDN 05 Jagakarsa Belum Gelar PTM hingga Saat Ini

Ada Temuan Pelanggaran Prokes, SDN 05 Jagakarsa Belum Gelar PTM hingga Saat Ini

Megapolitan
UPDATE 27 September: Bertambah 7 Kasus Covid-19 dan 25 Pasien Sembuh di Tangsel

UPDATE 27 September: Bertambah 7 Kasus Covid-19 dan 25 Pasien Sembuh di Tangsel

Megapolitan
Ketua DPRD DKI Sebut Rapat Bamus Interpelasi Disetujui Tujuh Fraksi

Ketua DPRD DKI Sebut Rapat Bamus Interpelasi Disetujui Tujuh Fraksi

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Dosis 1 di Depok Capai 1 Juta Penduduk, Masih Kurang 600.000 dari Target

Vaksinasi Covid-19 Dosis 1 di Depok Capai 1 Juta Penduduk, Masih Kurang 600.000 dari Target

Megapolitan
Anggota DPRD DKI Viani Limardi Bantah Gelembungkan Dana Reses yang Dituduhkan PSI

Anggota DPRD DKI Viani Limardi Bantah Gelembungkan Dana Reses yang Dituduhkan PSI

Megapolitan
Januari-September, DLH Temukan 7 TPS Ilegal di Kota Tangerang

Januari-September, DLH Temukan 7 TPS Ilegal di Kota Tangerang

Megapolitan
Seorang Tukang Bangunan Tewas Tersengat Listrik di Duren Sawit

Seorang Tukang Bangunan Tewas Tersengat Listrik di Duren Sawit

Megapolitan
Korban Pelecehan KPI Minta Perlindungan LPSK agar Tak Dilaporkan Balik

Korban Pelecehan KPI Minta Perlindungan LPSK agar Tak Dilaporkan Balik

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.