Kompas.com - 12/06/2021, 16:41 WIB
Sebuah pipa PT Palyja bocor hingga menyemburkan air ke udara di Jalan Puri Indah, Kembangan, Jakarta Barat pada Rabu (21/11/2018). Kompas.com/RIMA WAHYUNINGRUMSebuah pipa PT Palyja bocor hingga menyemburkan air ke udara di Jalan Puri Indah, Kembangan, Jakarta Barat pada Rabu (21/11/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT PAM Lyonnaisse Jaya (Palyja) akan melakukan perbaikan pipa berdiameter 400 milimeter i di Jalan Antasari, Jakarta Selatan, pada Sabtu (12/6/2021) sore setelah ada kebocoran air di lokasi itu.

Imbasnya, pasokan air bersih di sejumlah kawasan di Jakarta Selatan (Jaksel) akan terganggu, mulai Sabtu pukul 15.00 WIB.

"Pasokan air berkurang di Tegal Parang, Gandaria Selatan, Melawai, Duren Tiga, Kramat Pela, Cikoko, Petogogan, Pela, Mampang Selatan," kata Corporate Communications & Social Responsibilities Division Head Palyja, Lydia Astriningworo, dalam keterangan tertulis Sabtu.

Gangguan pasokan air juga akan terjadi di kawasan Pengadegan, Cipete Utara, Pulo, Mampang Prapatan, Bangka, Pejaten, Lebak Bulus, Pondok Pinang, Cilandak Barat, Gandaria Utara, Pancoran dan Rawa Jati.

Baca juga: Pipa Palyja Bocor di Pangeran Antasari, 20 Daerah Ini Akan Terganggu Pasokan Air

Pasokan air akan terhenti di Cipete Selatan dan Cipete Utara.

"Palyja mengimbau kepada seluruh pelanggan agar mengisi bak-bak penampungan dan menghemat penggunaan air, guna mengantisipasi gangguan suplai air," tulis Lydia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pasokan air akan kembali normal secara bertahap mulai Minggu dini hari besok, sekitar pukul 01.00 WIB.

Armada mobil tangki, kata Lydia, disiagakan untuk mengantisipasi keadaan darurat seperti di rumah sakit, tempat ibadah dan yayasan sosial.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Universitas Mercu Buana Pastikan 15 Dosen dan Karyawan yang Diberhentikan Akan Dapat Pesangon

Universitas Mercu Buana Pastikan 15 Dosen dan Karyawan yang Diberhentikan Akan Dapat Pesangon

Megapolitan
Universitas Mercu Buana Bantah Pecat 15 Dosen dan Staf Tanpa Prosedur

Universitas Mercu Buana Bantah Pecat 15 Dosen dan Staf Tanpa Prosedur

Megapolitan
Satpam GBK yang Pukul Mahasiswa Ingin Damai, Polisi: Proses Hukum Tetap Jalan

Satpam GBK yang Pukul Mahasiswa Ingin Damai, Polisi: Proses Hukum Tetap Jalan

Megapolitan
Cynthiara Alona, Terdakwa Kasus Prostitusi Anak Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara

Cynthiara Alona, Terdakwa Kasus Prostitusi Anak Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Terganjal NIK Dipakai Orang Lain, Harus Lapor ke Mana?

Vaksinasi Covid-19 Terganjal NIK Dipakai Orang Lain, Harus Lapor ke Mana?

Megapolitan
Satpam GBK yang Pukul Mahasiswa di Sentra Vaksinasi Jadi Tersangka dan Ditahan

Satpam GBK yang Pukul Mahasiswa di Sentra Vaksinasi Jadi Tersangka dan Ditahan

Megapolitan
Pemkot Depok Suplai Vaksin AstraZeneca ke Puskesmas

Pemkot Depok Suplai Vaksin AstraZeneca ke Puskesmas

Megapolitan
Vonis Banding Kasus Megamendung dan Petamburan Tidak Berubah, Kuasa Hukum Rizieq: Kami Apresiasi

Vonis Banding Kasus Megamendung dan Petamburan Tidak Berubah, Kuasa Hukum Rizieq: Kami Apresiasi

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 di Masjid KH Hasyim Ashari Sasar 1.600 Warga

Vaksinasi Covid-19 di Masjid KH Hasyim Ashari Sasar 1.600 Warga

Megapolitan
80 Ton Oksigen Bantuan Singapura Dikirim dari Jakarta ke Surabaya

80 Ton Oksigen Bantuan Singapura Dikirim dari Jakarta ke Surabaya

Megapolitan
Dinar Candy Ditangkap Terkait Aksi Pakai Bikini di Jalan untuk Protes PPKM Diperpanjang

Dinar Candy Ditangkap Terkait Aksi Pakai Bikini di Jalan untuk Protes PPKM Diperpanjang

Megapolitan
Restoran Ayam Geprek di Pulogadung Dilalap Api

Restoran Ayam Geprek di Pulogadung Dilalap Api

Megapolitan
UPDATE 5 Agustus: Jumlah Pasien di RS Wisma Atlet Terus Berkurang, Kini Tersisa 2.103 Orang

UPDATE 5 Agustus: Jumlah Pasien di RS Wisma Atlet Terus Berkurang, Kini Tersisa 2.103 Orang

Megapolitan
Pemohon SKCK di Kota Tangerang Wajib Bawa Surat Vaksinasi, Ombudsman Bilang Itu Berpotensi Timbulkan Malaadministrasi

Pemohon SKCK di Kota Tangerang Wajib Bawa Surat Vaksinasi, Ombudsman Bilang Itu Berpotensi Timbulkan Malaadministrasi

Megapolitan
NIK Warga Jakarta Diduga Dipakai Seseorang untuk Vaksin di Tangsel, Polisi Periksa Klinik di Serpong

NIK Warga Jakarta Diduga Dipakai Seseorang untuk Vaksin di Tangsel, Polisi Periksa Klinik di Serpong

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X