Kilas Balik Peresmian MRT Jakarta yang Disambut Sorak-sorai Warga...

Kompas.com - 18/06/2021, 07:24 WIB
Foto udara depo MRT Lebak Bulus saat diberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jakarta, Kamis (16/4/2020). Selama masa PSBB, aktivitas di jalanan, gedung dan sudut-sudut kota surut. ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTAFoto udara depo MRT Lebak Bulus saat diberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jakarta, Kamis (16/4/2020). Selama masa PSBB, aktivitas di jalanan, gedung dan sudut-sudut kota surut.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta baru saja merayakan ulang tahun yang ke-13 pada Kamis (17/6/2021).

Perseroan terbatas yang mayoritas sahamnya dimiliki oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta ini memiliki tanggung jawab untuk membangun sarana prasarana MRT dan mengoperasikan moda transportasi massal tersebut.

Setelah melalui proses perencanaan dan persiapan yang panjang, yakni sekitar 25 tahun, MRT akhirnya beroperasi di Jakarta pada 24 Maret 2019.

Beroperasinya MRT di Ibu Kota ditandai dengan peresmian proyek fase I rute Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia (HI) yang dilakukan oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

Peresmian berlangsung di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, bersamaan dengan pelaksanaan saat car free day (CFD) pada Minggu (24/3/2019) pagi.

Baca juga: Perjalanan Panjang MRT Jakarta, Dicetuskan Habibie dan Dieksekusi Jokowi-Ahok

Sebelum peresmian, Jokowi menyempatkan diri menaiki MRT dari Stasiun Istora Mandiri menuju Stasiun Bundaran HI.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Setelah itu, dia langsung bergegas menuju panggung peresmian yang tak jauh dari Pos Polisi Bundaran HI.

Disambut sorak-sorai warga

Kehadiran MRT pertama di Indonesia kala itu disambut bahagia warga Jakarta. Mereka antusias beramai-ramai datang dan memadati Bundaran HI untuk menyaksikan proses peresmian.

Kepadatan di lokasi sudah terjadi sebelum peresmian dimulai. Petugas dari kepolisian dan PT Transjakarta sampai harus mengatur kerumunan warga yang menghalangi laju bus.

Warga kemudian bersorak-sorai ketika melihat Jokowi naik ke atas panggung. Beberapa di antaranya terdengar berkali-kali meneriakkan nama orang nomor satu di Indonesia itu.

"Jokowi, Jokowi, Jokowi," teriak warga bersahutan.

Dalam peresmian itu, Jokowi didampingi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan sejumlah Menteri Kabinet Kerja, seperti Budi Karya Sumadi, Sri Mulyani, Susi Pudjiastuti, dan Wiranto.

Hadir pula mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso dan beberapa artis, yakni Reza Rahardian, Andien, Nirina Zubir, dan Cathy Sharon.

"Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, MRT fase pertama saya nyatakan dioperasikan, sekaligus MRT fase II hari ini kita mulai lagi," ujar Jokowi saat peresmian.

Baca juga: MRT Jakarta yang Jadi Saksi Rekonsiliasi Jokowi dan Prabowo...

Jokowi sebut peradaban baru dimulai

Jokowi mengungkapkan, beroperasinya MRT Jakarta fase I rute Lebak Bulus-Bundaran HI menjadi gerbang pembuka peradaban baru di Indonesia.

"Hari ini sebuah peradaban baru akan kita mulai, yaitu dengan dioperasikannya MRT moda raya transportasi di Jakarta fase pertama," kata Jokowi.

Dia berpesan kepada warga DKI Jakarta dan Indonesia untuk bersama-sama menjaga infrastruktur angkutan umum berbasis rel tersebut.

Jokowi juga meminta agar masyarakat tertib dan disiplin ketika menggunakan transportasi publik tersebut.

"Apa yang ingin saya titipkan? Pertama, jangan buang sampah di MRT kita, di stasiun-stasiun MRT kita. Jaga agar MRT dan stasiun-stasiun yang kita miliki tidak kotor," tutur Jokowi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini bahkan berseloroh jangan sampai ada masyarakat yang terjepit pintu rangkaian ketika memasuki rangkaian kereta karena tidak tertib.

"Jaga agar tetap bersih, stasiun dan MRT kita tidak kotor. Jangan buang sampah sembarangan, antre, budaya antre, dan disiplin waktu," ucap Jokowi.

Baca juga: Stasiun MRT Kota Akan Terintegrasi dengan Stasiun Kereta Beos

Terima kasih Anies kepada pendahulu

Anies yang kala itu juga memberikan sambutan mengucapkan terima kasih kepada para gubernur DKI pendahulunya.

"Izinkan kami menyampaikan terima kasih kepada para gubernur yang telah ikut mengawal dan mendorong proses MRT ini," ujar Anies.

Dia menyebut sejumlah nama Gubernur DKI Jakarta terdahulu, mulai dari Sutiyoso, Fauzi Bowo, Jokowi, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, hingga Djarot Saiful Hidayat.

"Para gubernur pendahulu saya, yaitu Bapak Sutiyoso, Gubernur Fauzi Bowo, Gubernur Joko Widodo, Gubernur Basuki Tjahaja Purnama...," tutur Anies.

Warga yang hadir di lokasi peresmian sontak bersorak dan bertepuk tangan saat Anies menyebut nama Ahok.

Anies sejenak menghentikan sambutannya sebelum akhirnya lanjut berbicara dan menyebut nama Djarot.

"Gubernur Djarot Saiful Hidayat," kata Anies.

Menurut Anies, pembangunan MRT Jakarta fase I melewati proses panjang dan tentunya tidak terlepas dari peranan para pemimpin DKI Jakarta sebelumnya.

"Saya menyampaikan terima kasih, pembangunan MRT ini mulai dari ide, perancangan, hingga pembangunan, melalui jalan yang panjang dan pasang surut," ungkapnya.

Sementara itu, Sutiyoso yang turut hadir saat peresmian di Bundaran HI mengaku lega melihat MRT Jakarta terwujud dan resmi beroperasi

"Akhirnya hari ini terwujud mimpi saya. Memang prosesnya panjang, tetapi akhirnya bisa terwujud, terima kasih," kata pria yang akrab Bang Yos itu saat diwawancarai.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Pembunuhan Paranormal di Tangerang: Berawal Selingkuh hingga Sewa Pembunuh Bayaran

Fakta Pembunuhan Paranormal di Tangerang: Berawal Selingkuh hingga Sewa Pembunuh Bayaran

Megapolitan
Misteri Kematian Pemuda di Teluknaga, Berawal Dendam Pelaku hingga Pengeroyokan

Misteri Kematian Pemuda di Teluknaga, Berawal Dendam Pelaku hingga Pengeroyokan

Megapolitan
Pemkot Depok Kebut Normalisasi Situ Jatijajar, Bojongsari, dan Pengarengan Jelang Musim Hujan

Pemkot Depok Kebut Normalisasi Situ Jatijajar, Bojongsari, dan Pengarengan Jelang Musim Hujan

Megapolitan
Hampir Seluruh PAUD di Depok Diklaim Siap Sekolah Tatap Muka

Hampir Seluruh PAUD di Depok Diklaim Siap Sekolah Tatap Muka

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG Rabu: Sebagian Jakarta dan Bodebek Kemungkinan Hujan Jelang Sore

Prakiraan Cuaca BMKG Rabu: Sebagian Jakarta dan Bodebek Kemungkinan Hujan Jelang Sore

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Viani Limardi Tuntut PSI Rp 1 Triliun | Komplotan Perampok Beraksi di Cilandak KKO

[POPULER JABODETABEK] Viani Limardi Tuntut PSI Rp 1 Triliun | Komplotan Perampok Beraksi di Cilandak KKO

Megapolitan
Tak Ditilang, Perempuan di Tangerang Diminta Nomor Telepon Lalu Terus Dihubungi Polisi

Tak Ditilang, Perempuan di Tangerang Diminta Nomor Telepon Lalu Terus Dihubungi Polisi

Megapolitan
UPDATE: Tambah 73 Kasus di Depok, 2 Pasien Covid-19 Meninggal

UPDATE: Tambah 73 Kasus di Depok, 2 Pasien Covid-19 Meninggal

Megapolitan
UPDATE: Tambah 8 Kasus di Kota Tangerang, 94 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 8 Kasus di Kota Tangerang, 94 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Hippindo: Kalau Sertifikasi CHSE Gratis Tanpa biaya, Kami Tak Masalah

Hippindo: Kalau Sertifikasi CHSE Gratis Tanpa biaya, Kami Tak Masalah

Megapolitan
Sidang Hoaks Babi Ngepet di Depok, Saksi Mulanya Tak Tahu Barang yang Diambilnya Babi

Sidang Hoaks Babi Ngepet di Depok, Saksi Mulanya Tak Tahu Barang yang Diambilnya Babi

Megapolitan
ART di Kebon Jeruk Curi Brankas Majikannya Saat Ditinggal ke Luar Negeri

ART di Kebon Jeruk Curi Brankas Majikannya Saat Ditinggal ke Luar Negeri

Megapolitan
UPDATE 28 September: Tambah 15 Kasus Covid-19 dan 10 Pasien Sembuh di Tangsel

UPDATE 28 September: Tambah 15 Kasus Covid-19 dan 10 Pasien Sembuh di Tangsel

Megapolitan
Pengakuan Pencuri Motor di Bekasi: Gaji Rp 2 Juta Kurang buat Kebutuhan Sehari-hari

Pengakuan Pencuri Motor di Bekasi: Gaji Rp 2 Juta Kurang buat Kebutuhan Sehari-hari

Megapolitan
Merasa Aman Beraktivitas di Tangsel, Manusia Silver Hanya Ditahan 2 Hari jika Terjaring Razia

Merasa Aman Beraktivitas di Tangsel, Manusia Silver Hanya Ditahan 2 Hari jika Terjaring Razia

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.