Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kompleksnya Protokol Kesehatan di Proyek MRT Bundaran HI-Kota, Wajib Tes GeNose Tiap Hari

Kompas.com - 20/06/2021, 19:01 WIB
Muhammad Naufal,
Nursita Sari

Tim Redaksi

"Baru mulai bulan ini, baru diberlakukan rutin, yang ke site harus di-GeNose sekarang. Walau dia tiap hari ke site, tiap hari juga (tes) GeNose," ujar Ahmad.

"Walau udah vaksin, enggak bergejala, cek suhu tubuh, seluruh pemeriksaan kesehatan sudah dilakukan. Kebijakan tebaru, wajib GeNose," imbuh dia.

Skrining tes Covid-19 itu juga diwajibkan bagi pihak PT MRT Jakarta non-pekerja proyek dan tamu eskternal yang meninjau lokasi tersebut.

Kesulitan adaptasi

Ahmad menyatakan, para pekerja proyek memang kesulitan untuk menerapkan protokol kesehatan.

Terlebih, proyek pembangunan jalur itu sudah dilaksanakan sebelum pandemi Covid-19 dan masih berlangsung hingga saat ini.

"Itu (kesulitan adaptasi) common terjadi di semua tempat. Bahkan, di perkantoran juga seperti itu," ungkapnya.

Baca juga: Perjalanan Panjang MRT Jakarta, Dicetuskan Habibie dan Dieksekusi Jokowi-Ahok

"Sedikit-sedikit cuci tangan dan hand sanitizer, itu kan baru sekarang adanya. Kalau dulu kan ya sudah. Namanya proyek, ya abis ini, minum kopi, makan sesuatu," ujar dia.

Akan tetapi, seiring berjalannya waktu, para pekerja proyek itu semakin terbiasa dengan protokol kesehatan dan semakin disiplin.

Alasan pentingnya prokes

Ahmad menjelaskan, protokol kesehatan penting dilaksanakan lantaran pekerjaan mereka sudah diatur dalam timeline.

Lantas, bila salah seorang petugas proyek terpapar Covid-19, maka mereka terpaksa harus menunda pekerjaan mereka.

"Kalau satu itu kena, harus tracing kan dengan siapa saja dia berinteraksi. Bisa menghambat waktu di lapangan, artinya kami enggak boleh kehilangan satu hari pun," ucapnya.

"Jadi benar-benar protokol kesehatan dijaga," sambung Ahmad.

Baca juga: Hal yang Perlu Diketahui dari Pembangunan MRT Jakarta Fase 2

Dia menambahkan, para pekerja proyek diizinkan untuk tidak bekerja di lapangan bila mereka merasa sakit atau mengalami gejala Covid-19.

Bahkan, para pekerja itu wajib melaporkan kondisi diri masing-masing bila mereka sakit.

"Harus diketahui sakitnya apa bahkan. Karena sudah diasumsi begitu dia bergejala lemas, pusing, gangguan pencernaan, bisa jadi Covid-19," papar Ahmad.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Wanita Hamil yang Tewas Diduga Dibunuh Kekasihnya di Kelapa Gading Sudah Punya Dua Anak dari Pria Lain

Wanita Hamil yang Tewas Diduga Dibunuh Kekasihnya di Kelapa Gading Sudah Punya Dua Anak dari Pria Lain

Megapolitan
Begal Remaja Berkatana di Bekasi Sempat Tabrak Polisi, Nyaris Diamuk Massa

Begal Remaja Berkatana di Bekasi Sempat Tabrak Polisi, Nyaris Diamuk Massa

Megapolitan
Rekayasa Lalu Lintas di Sekitar MK Saat Pembacaan Putusan Sengketa Pilpres, Hindari Jalan Ini

Rekayasa Lalu Lintas di Sekitar MK Saat Pembacaan Putusan Sengketa Pilpres, Hindari Jalan Ini

Megapolitan
Jalan Sekitar Monas Dialihkan hingga 18.00 WIB Imbas Demo Sidang Putusan Sengketa Pilpres

Jalan Sekitar Monas Dialihkan hingga 18.00 WIB Imbas Demo Sidang Putusan Sengketa Pilpres

Megapolitan
Jasad Wanita Hamil di Ruko Kelapa Gading Sudah Dibawa ke Lampung

Jasad Wanita Hamil di Ruko Kelapa Gading Sudah Dibawa ke Lampung

Megapolitan
Saksi Sebut Pria yang Diduga Membunuh Wanita Hamil di Kelapa Gading Sudah Ditangkap

Saksi Sebut Pria yang Diduga Membunuh Wanita Hamil di Kelapa Gading Sudah Ditangkap

Megapolitan
Ada Demo di Patung Kuda, Jalan Ir H Juanda Macet Imbas Penutupan Jalan

Ada Demo di Patung Kuda, Jalan Ir H Juanda Macet Imbas Penutupan Jalan

Megapolitan
Wanita Hamil yang Tewas Bersimbah Darah di Kelapa Gading Dikenal Pendiam

Wanita Hamil yang Tewas Bersimbah Darah di Kelapa Gading Dikenal Pendiam

Megapolitan
Berboncengan Sambil Bawa Katana, Dua Begal Berusia Remaja Ditangkap Polisi di Bekasi

Berboncengan Sambil Bawa Katana, Dua Begal Berusia Remaja Ditangkap Polisi di Bekasi

Megapolitan
Jadwal dan Lokasi Samsat Keliling di Jabodetabek 22 April 2024

Jadwal dan Lokasi Samsat Keliling di Jabodetabek 22 April 2024

Megapolitan
Wanita Hamil yang Tewas di Ruko Kelapa Gading Ditemukan Tanpa Pakaian Lengkap

Wanita Hamil yang Tewas di Ruko Kelapa Gading Ditemukan Tanpa Pakaian Lengkap

Megapolitan
Kronologi Ditemukannya Wanita Hamil Tewas Bersimbah Darah di Kelapa Gading

Kronologi Ditemukannya Wanita Hamil Tewas Bersimbah Darah di Kelapa Gading

Megapolitan
Prakiraan Cuaca Jabodetabek Hari Ini: Waspadai Hujan Disertai Kilat dan Angin Kencang

Prakiraan Cuaca Jabodetabek Hari Ini: Waspadai Hujan Disertai Kilat dan Angin Kencang

Megapolitan
Kawal Demo Sidang Putusan Sengketa Pilpres di Sekitar Gedung MK, Polda Metro Kerahkan 7.783 Personel

Kawal Demo Sidang Putusan Sengketa Pilpres di Sekitar Gedung MK, Polda Metro Kerahkan 7.783 Personel

Megapolitan
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Senin 22 April 2024, dan Besok: Pagi ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Senin 22 April 2024, dan Besok: Pagi ini Hujan Ringan

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com