Kompas.com - 24/06/2021, 10:46 WIB
Tenaga kesehatan berjalan memasuki kawasan RSDC Wisma Atlet, Jakarta, Rabu (2/6/2021). ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/nz ANTARA FOTO/Rivan Awal LinggaTenaga kesehatan berjalan memasuki kawasan RSDC Wisma Atlet, Jakarta, Rabu (2/6/2021). ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/nz
Penulis Ihsanuddin
|


JAKARTA, KOMPAS.com - Jumlah pasien di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Jakarta masih terus mengalami penambahan.

Berdasarkan data Kamis (24/6/2021), pukul 08.00 WIB, pasien rawat inap di 5 tower berjumlah 8.414. Ada penambahan 318 orang dibanding data kemarin.

Kepala Penerangan Kogabwilhan I Kolonel Marinir Aris Mudian mengatakan, penambahan pasien rawat inap di RSDC tower 4,5,6, dan 7 berjumlah 323 orang. Keempat tower ini dioperasikan untuk merawat pasien gejala sedang dan ringan.

Baca juga: Pasien Covid-19 Ungkap Betapa Sulitnya Masuk RS Wisma Atlet

"Pasien rawat inap di keempat tower 6.994 orang, semula 6.671, bertambah 323 orang dari data kemarin," kata Aris dalam keterangan tertulis, Kamis pagi.

Sementara itu, pasien tanpa gejala di tower 8 RSDC Wisma Atlet Pademangan jumlahnya berkurang, namun tak signifikan. Jumlah pasien di tower itu hanya berkurang 5 orang dibanding data kemarin.

"Dari semula 1.425 menjadi 1.420 orang," kata Aris.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sehingga total pasien di kelima tower Wisma Atlet adalah 8.414, bertambah 318 orang dibanding kemarin.

Baca juga: Alarm dari RS Wisma Atlet, Pasien Positif Dipulangkan hingga Teror Sirene

Kapasitas atau daya tampung di RS Wisma Atlet sendiri sebenarnya sudah terus ditambah sejak beberapa waktu lalu, setelah terjadi lonjakan kasus Covid-19 di Ibu Kota.

Selain pengoperasian tower 8, ada juga penambahan tempat tidur yang dioperasikan di tower 4,5,6 dan 7.

Meski demikian, RS Wisma Atlet tetap dipenuhi pasien karena karena jumlah pasien yang masuk lebih banyak daripada pasien keluar.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Dugaan Pengancaman Naik ke Tahap Penyidikan, Polisi Datangi Jerinx ke Bali

Kasus Dugaan Pengancaman Naik ke Tahap Penyidikan, Polisi Datangi Jerinx ke Bali

Megapolitan
Wagub DKI: Angka Keterisian Tempat Tidur RS Covid-19 di Jakarta Turun Lagi

Wagub DKI: Angka Keterisian Tempat Tidur RS Covid-19 di Jakarta Turun Lagi

Megapolitan
Begini Cara Lapor Penyalahgunaan Bansos Beras di Jakarta

Begini Cara Lapor Penyalahgunaan Bansos Beras di Jakarta

Megapolitan
Satpol PP Sebut Belum Ada Sanksi Pemblokiran KTP Terhadap Pelanggar Prokes di Tangsel

Satpol PP Sebut Belum Ada Sanksi Pemblokiran KTP Terhadap Pelanggar Prokes di Tangsel

Megapolitan
Sopir Angkot di Depok Menjerit Pemasukan Turun Drastis: Paling Banyak 3 Penumpang

Sopir Angkot di Depok Menjerit Pemasukan Turun Drastis: Paling Banyak 3 Penumpang

Megapolitan
Lurah Gunung Sahari Utara Jemput Warga yang Bandel Tak Mau Divaksinasi Covid-19

Lurah Gunung Sahari Utara Jemput Warga yang Bandel Tak Mau Divaksinasi Covid-19

Megapolitan
Polisi Cari Pelaku yang Bacok Pemotor hingga Kritis di Antasari Jaksel

Polisi Cari Pelaku yang Bacok Pemotor hingga Kritis di Antasari Jaksel

Megapolitan
Hasil Gelar Perkara, Laporan Adam Deni Terhadap Jerinx Naik ke Tahap Penyidikan

Hasil Gelar Perkara, Laporan Adam Deni Terhadap Jerinx Naik ke Tahap Penyidikan

Megapolitan
Pencurian Rp 20 Juta di Truk, Polisi Sebut Saksi Lihat Pelaku Sudah Buntuti Korban dari Jauh

Pencurian Rp 20 Juta di Truk, Polisi Sebut Saksi Lihat Pelaku Sudah Buntuti Korban dari Jauh

Megapolitan
Pembagian Bansos Beras Dimulai, Anies: Tiap Keluarga Akan Terima 10 Kg

Pembagian Bansos Beras Dimulai, Anies: Tiap Keluarga Akan Terima 10 Kg

Megapolitan
Cara Blokir STNK secara Online Agar Tidak Kena Pajak Progresif

Cara Blokir STNK secara Online Agar Tidak Kena Pajak Progresif

Megapolitan
Pemprov DKI Salurkan 5.000 Ton Beras untuk Warga 2 Kelurahan di Cakung

Pemprov DKI Salurkan 5.000 Ton Beras untuk Warga 2 Kelurahan di Cakung

Megapolitan
Sebagian Petugas RT/RW di Depok Minta Pungutan, Kantor Pos Klaim Penyaluran BST Door to Door

Sebagian Petugas RT/RW di Depok Minta Pungutan, Kantor Pos Klaim Penyaluran BST Door to Door

Megapolitan
BUMD Jaktour: Tersangka Kasus Korupsi Rp 5,1 Miliar Sudah Dipecat Sejak 2017

BUMD Jaktour: Tersangka Kasus Korupsi Rp 5,1 Miliar Sudah Dipecat Sejak 2017

Megapolitan
Sopir Isi Bahan Bakar, Uang Rp 20 Juta di Truk yang Akan Disetor ke Bos Digasak Maling

Sopir Isi Bahan Bakar, Uang Rp 20 Juta di Truk yang Akan Disetor ke Bos Digasak Maling

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X