Kompas.com - 25/06/2021, 17:17 WIB
Petugas mendorong tabung oksigen saat menyiapkan ruangan perawatan pada Tower 8 Rumah Sakit Darurat COVID-19 (RSDC) Wisma Atlet Pademangan, Jakarta, Selasa (15/6/2021). Satuan tugas penanganan COVID-19 bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan membuka tower 8 RSDC Wisma Atlet Pademangan dengan menyediakan tempat perawatan bagi pasien terkonfirmasi positif COVID-19 sebanyak 1.569 tempat tidur. ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYATPetugas mendorong tabung oksigen saat menyiapkan ruangan perawatan pada Tower 8 Rumah Sakit Darurat COVID-19 (RSDC) Wisma Atlet Pademangan, Jakarta, Selasa (15/6/2021). Satuan tugas penanganan COVID-19 bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan membuka tower 8 RSDC Wisma Atlet Pademangan dengan menyediakan tempat perawatan bagi pasien terkonfirmasi positif COVID-19 sebanyak 1.569 tempat tidur.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kasus Covid-19 di DKI Jakarta semakin hari semakin meningkat pasca libur Lebaran 2021.

Saat ini, lebih dari 40.000 warga Jakarta terkonfirmasi positif Covid-19 sehingga perlu menjalani perawatan ataupun isolasi mandiri.

Kebutuhan akan rumah sakit dan tempat isolasi meningkat, namun kebanyakan dari rumah sakit rujukan Covid-19 di Jakarta saat ini sudah penuh dan tidak mampu lagi menampung tambahan pasien.

Demi memudahkan masyarakat dalam mencari informasi tentang rumah sakit yang masih bisa menampung pasien Covid-19, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta menyediakan laman yang diperbaharui secara real-time.

Baca juga: Alarm dari RS Wisma Atlet, Pasien Positif Dipulangkan hingga Teror Sirene

Berikut tautan atau link untuk mengakses laman tersebut: http://eis.dinkes.jakarta.go.id/eis/

Data Dinkes per Jumat (25/6/20210 pukul 17:00 WIB diketahui tersisa sedikit tempat tidur untuk menampung pasien Covid-19 bergejala di Jakarta.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Rinciannya adalah sebagai berikut:

  • 15 bed ICU tekanan negatif dengan ventilator (tersisa 6 persen dari kapasitas 258 bed)
  • 13 bed ICU tekanan negatif tanpa ventilator (tersisa 12 persen dari kapasitas 108 bed)
  • 34 bed ICU tanpa tekanan negatif dengan ventilator (tersisa 39 persen dari kapasitas 88 bed)
  • 13 bed ICU tanpa tekanan negatif tanpa ventilator (tersisa 15 persen dari kapasitas 85 bed)
  • 182 bed isolasi tekanan negatif (tersisa 10 persen dari kapasitas 1.861 bed)
  • 180 bed isolasi tanpa tekanan negatif (tersisa 8 persen dari kapasitas 2.391 bed)
  • 2 bed NICU khusus Covid-19 (tersisa 8 persen dari kapasitas 22 bed)
  • 44 bed Perina Khusus Covid-19 (tersisa 41 persen dari kapasitas 108 bed)
  • 8 bed PICU khusus Covid-19 (tersisa 36 persen dari kapasitas 22 bed)
  • 2 bed OK khusus Covid-19 (tersisa 10 persen dari kapasitas 21 bed)
  • 4 bed HD khusus Covid-19 (tersisa 13 persen dari kapasitas 31 bed)

Baca juga: Ribuan Anak Positif Covid-19 di Jakarta Hari Ini, Orangtua Jangan Bandel

Selain informasi rekap ketersediaan tempat tidur untuk pasien Covid-19, laman tersebut juga menyediakan informasi detil ketersediaan bed.

Informasi detil tersebut memuat nama rumah sakit, lokasi, ketersediaan tempat tidur bagi pasien Covid-19 dan nomor telepon masing-masing rumah sakit yang bisa dihubungi.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wagub DKI: 30 Persen Pasien Covid-19 Meninggal Saat Isolasi Mandiri

Wagub DKI: 30 Persen Pasien Covid-19 Meninggal Saat Isolasi Mandiri

Megapolitan
Anies Kirim Surat soal BST Telat Cair, Risma Sindir Perbaikan Data di Jakarta

Anies Kirim Surat soal BST Telat Cair, Risma Sindir Perbaikan Data di Jakarta

Megapolitan
Tak Ada Perubahan, Ini Aturan Lengkap Perpanjangan PPKM Level 4 di Jakarta

Tak Ada Perubahan, Ini Aturan Lengkap Perpanjangan PPKM Level 4 di Jakarta

Megapolitan
Desakan agar Kejaksaan Segera Ungkap Dugaan Korupsi di Dinas Damkar Depok Menguat

Desakan agar Kejaksaan Segera Ungkap Dugaan Korupsi di Dinas Damkar Depok Menguat

Megapolitan
UPDATE: Kasus Baru Covid-19 di Depok Kembali Tembus 1.000

UPDATE: Kasus Baru Covid-19 di Depok Kembali Tembus 1.000

Megapolitan
UPDATE: Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Tambah 248, Pasien Aktif Ada 4.493 Orang

UPDATE: Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Tambah 248, Pasien Aktif Ada 4.493 Orang

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Pengendara Sedan Halangi Ambulans di Pamulang | PPKM Diperpanjang, Jakarta Masih Berstatus Level 4

[POPULER JABODETABEK] Pengendara Sedan Halangi Ambulans di Pamulang | PPKM Diperpanjang, Jakarta Masih Berstatus Level 4

Megapolitan
BMKG: Sebagian Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi, dan Tangerang Hujan Hari Ini

BMKG: Sebagian Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi, dan Tangerang Hujan Hari Ini

Megapolitan
PAUD di Cipayung Gelar Belajar Tatap Muka Saat PPKM karena Desakan Orangtua Murid

PAUD di Cipayung Gelar Belajar Tatap Muka Saat PPKM karena Desakan Orangtua Murid

Megapolitan
Vaksinasi Anak di Bekasi Dimulai, Peserta Wajib Bawa Formulir Persetujuan Orang Tua

Vaksinasi Anak di Bekasi Dimulai, Peserta Wajib Bawa Formulir Persetujuan Orang Tua

Megapolitan
PPN Sewa Toko Dihapus, Hippindo Minta PPh Final Sewa Juga Dibebaskan

PPN Sewa Toko Dihapus, Hippindo Minta PPh Final Sewa Juga Dibebaskan

Megapolitan
Guru Dikerahkan Jadi Tenaga Administrasi dalam Vaksinasi Siswa di Jakarta Barat

Guru Dikerahkan Jadi Tenaga Administrasi dalam Vaksinasi Siswa di Jakarta Barat

Megapolitan
Anies Kirim Surat soal BST Telat Cair karena Data Dobel Kemensos, Ini Respons Risma

Anies Kirim Surat soal BST Telat Cair karena Data Dobel Kemensos, Ini Respons Risma

Megapolitan
Terima 47 Aduan soal Pungli, Wali Kota Tangerang: Yang Potong Bansos Kami Tindak

Terima 47 Aduan soal Pungli, Wali Kota Tangerang: Yang Potong Bansos Kami Tindak

Megapolitan
Pemprov DKI Tegaskan Mal Masih Tutup Selama PPKM Level 4 Kecuali untuk Layanan Online

Pemprov DKI Tegaskan Mal Masih Tutup Selama PPKM Level 4 Kecuali untuk Layanan Online

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X