Kompas.com - 03/07/2021, 07:28 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melakukan peninjauan tenda darurat di RSUD Tarakan, Jakarta Pusat, Senin (28/06/2021). ANTARA/Dokumentasi PribadiGubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melakukan peninjauan tenda darurat di RSUD Tarakan, Jakarta Pusat, Senin (28/06/2021).


JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta para ketua RT dan RW untuk aktif mengidentifikasi keadaan warganya selama masa penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat, di mana warga harus tinggal di rumah jika tidak dalam keadaan mendesak.

"Saya mengajak ke seluruh warga Jakarta, kita bantu sesama. Untuk ketua RT, ketua RW, agar menjadi garda terdepan, yang insya Allah akan bisa melindungi sesama kita. Ketua RT, ketua RW harus aktif untuk mengidentifikasi," jelas Anies kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jumat (2/7/2021).

"Pada saat pembatasan, pasti ada yang kesulitan, kesulitan ekonomi, kesulitan pangan, mari kita bantu sesama," ia menambahkan.

Baca juga: Jakarta Diprediksi Capai 100.000 Pasien Covid-19 antara 6-10 Juli

Anies meminta agar seluruh warga saling bersolidaritas di masa sulit ini. Bila ada yang kesulitan, segera datangi posko di kelurahan di mana unsur-unsur pemerintah dan aparat lainnya ada di sana.

"Bila Anda menemukan warga yang dicurigai terpapar, hubungi posko, minta bantuan, jangan didiamkan. Bila didiamkan, menular lebih banyak lagi," ujar Anies.

"Kami sekarang melakukan penambahan tempat penampungan, termasuk di JIEXPO yang bisa menampung 24.000 orang," ia menambahkan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Anies juga menyebut bahwa Ibu Kota saat ini benar-benar dalam suasana darurat. Lonjakan kasus yang terjadi di Jakarta sangat parah, tak pernah dialami sebelumnya.

Baca juga: Jakarta Tidak Sedang Baik-baik Saja, Rekor 7.505 Kasus Baru hingga RS di Ambang Kolaps

Saat ini, kasus aktif Covid-19 di Jakarta mencapai kisaran 78.000. Angka ini jauh di atas angka tertinggi kasus aktif sebelumnya, yakni di kisaran 27.000, pada puncak gelombang pertama Februari lalu.

"Besar kemungkinan ini mencapai 100.000 dalam hitungan hari ke depan," ungkap Anies.

Beberapa skenario disiapkan jika Jakarta tembus 100.000 pasien Covid-19, mulai dari mengkhususkan seluruh RS kelas A untuk ICU Covid-19, mengalihfungsikan RSDC Wisma Atlet untuk penanganannya pasien bergejala berat, sampai menyulap stadion dan gedung-gedung konvensi untuk menangani kasus darurat kritis.

Baca juga: Skenario Jakarta Tembus 100.000 Pasien Corona: Stadion Jadi RS Darurat, RS Kelas A Khusus ICU Covid-19

Pasalnya, dengan tren 40 persen kasus membutuhkan perawatan, artinya DKI Jakarta kelak akan memerlukan kemampuan untuk merawat lebih dari 40.000 orang.

"Dan ini adalah manusia yang harus diselamatkan, yang pasti keluarganya khawatir, yang pasti keluarganya tegang. Risiko kematian ada di situ," kata Anies.

"Saya ingin kita semuua bersiap, ini yang saya maksud tadi kita masuk ke turbulence. Semua kencangkan sabuk pengaman. Seatbeltnya dipakai."

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ragunan dan 58 Taman di Jakarta Dibuka, Ini Syarat Wajib bagi Pengunjung

Ragunan dan 58 Taman di Jakarta Dibuka, Ini Syarat Wajib bagi Pengunjung

Megapolitan
Wagub DKI Sebut Kerja Sama TPST Bantargebang dengan Pemkot Bekasi Diteken Senin Depan

Wagub DKI Sebut Kerja Sama TPST Bantargebang dengan Pemkot Bekasi Diteken Senin Depan

Megapolitan
Wagub DKI: Sudah Tidak Ditemukan Kandungan Parasetamol di Teluk Jakarta

Wagub DKI: Sudah Tidak Ditemukan Kandungan Parasetamol di Teluk Jakarta

Megapolitan
Kepala Basarnas Harap Polisi Segera Tangkap Perampok yang Bunuh Karyawannya

Kepala Basarnas Harap Polisi Segera Tangkap Perampok yang Bunuh Karyawannya

Megapolitan
Polisi Buru Penyuplai Dana dari 5 Perusahaan Pinjol yang Digerebek

Polisi Buru Penyuplai Dana dari 5 Perusahaan Pinjol yang Digerebek

Megapolitan
59 RTH Mulai Dibuka, Wagub DKI Minta Masyarakat Tetap Jaga Protokol Kesehatan

59 RTH Mulai Dibuka, Wagub DKI Minta Masyarakat Tetap Jaga Protokol Kesehatan

Megapolitan
Anak Diduga Korban Kekerasan Ibu Kandung di Duri Kepa Dapat Pendampingan Psikologis

Anak Diduga Korban Kekerasan Ibu Kandung di Duri Kepa Dapat Pendampingan Psikologis

Megapolitan
Ganjil Genap di Kawasan TMII dan Ancol, Pelanggar yang Terjaring Akan Diputar Balik

Ganjil Genap di Kawasan TMII dan Ancol, Pelanggar yang Terjaring Akan Diputar Balik

Megapolitan
Polisi: Besarnya Permintaan Konsumen Sebabkan Tingginya Kasus Narkotika

Polisi: Besarnya Permintaan Konsumen Sebabkan Tingginya Kasus Narkotika

Megapolitan
Polisi Mengaku Selalu Kecolongan Saat Ingin Tertibkan Lokalisasi Liar Gunung Antang

Polisi Mengaku Selalu Kecolongan Saat Ingin Tertibkan Lokalisasi Liar Gunung Antang

Megapolitan
Polisi Buru 4 Perampok yang Bacok Karyawati Basarnas hingga Tewas

Polisi Buru 4 Perampok yang Bacok Karyawati Basarnas hingga Tewas

Megapolitan
Toko PS Store di Condet Terbakar

Toko PS Store di Condet Terbakar

Megapolitan
Dibanting Polisi hingga Kejang, Korban Pertimbangkan Tempuh Jalur Pidana

Dibanting Polisi hingga Kejang, Korban Pertimbangkan Tempuh Jalur Pidana

Megapolitan
Antipasi Banjir, Wali Kota Jaksel Minta Lurah dan Camat Cek Kondisi Pompa Air

Antipasi Banjir, Wali Kota Jaksel Minta Lurah dan Camat Cek Kondisi Pompa Air

Megapolitan
Pekerja LRT yang Jatuh dari Ketinggian 8 Meter Belum Sadar

Pekerja LRT yang Jatuh dari Ketinggian 8 Meter Belum Sadar

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.