Kompas.com - 13/07/2021, 07:45 WIB
Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja meninggal dunia pada Minggu (11/7/2021) setelah berjuang melawan Covid-19. Dia terkonfirmasi positif dan mulai menjalani perawatan di rumah sakit pada 1 Juli 2021. Dok. Pemkab BekasiBupati Bekasi Eka Supria Atmaja meninggal dunia pada Minggu (11/7/2021) setelah berjuang melawan Covid-19. Dia terkonfirmasi positif dan mulai menjalani perawatan di rumah sakit pada 1 Juli 2021.
Penulis Djati Waluyo
|

BEKASI, KOMPAS.com - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bekasi Sri Enny Mainarti mengatakan bahwa Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja diduga terpapar Covid-19 melalui interaksi aktivitas penerimaan tamu yang datang ke kediamannya.

Hal ini disimpulkan berdasarkan riwayat aktivitas Bupati Bekasi selama sepekan terakhir sebelum dinyatakan Covid-19.

"Kemungkinan lengahnya di tamu keluarga, misal sepupu datang. Sebab, sepekan terakhir beliau enggak ke mana-mana," ujar Enny, seperti dikutip TribunJakarta Senin (12/7/2021).

Baca juga: Kondisi Bupati Bekasi Sebelum Meninggal, Stabil pada Minggu Sore Lalu 2 Kali Alami Henti Jantung

Lanjutnya, kemungkinan Eka Supria mendapatkan virus dari mereka yang terpapar Covid-19 dengan kondisi orang tanpa gejala (OTG).

"Misal ada yang datang ke sini (rumah duka) besoknya dia ternyata konfirmasi positif, tamu keluarga OTG kemungkinan tracing kita seperti itu," ujar dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Enny berujar, selama pandemi ini Bupati Bekasi memang lebih memilih berkantor dari rumah jika tidak ada kegiatan kedinasan keluar.

"Sebelum positif aktif aja, semuanya baik aja, mobilitas bapak lebih sering di rumah, hampir sepekan kan memang kalau nggak ada kegiatan di luar karena mau PPKM juga waktu itu," ungkapnya.

Baca juga: Bupati Bekasi Meninggal Dunia, Sekda Ambil Alih Sementara Tugas Bupati

Untuk kondisi keluarga, Enny memastikan saat ini sudah dilakukan tes PCR swab seluruhnya termasuk orang-orang yang sempat berkontak dengan Bupati Bekasi.

"Sampai saat ini nggak ada yang terkonfirmasi, sudah swab semua," jelasnya.

Hasil PCR swab Bupati Bekasi memang terkonfirmasi positif Covid-19, namun dalam kategori tidak cukup berisiko menularkan karena CT (cycle treshold) valuenya cukup tinggi.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hujan Deras dan Angin Kencang di Cipete Selatan, Pohon Mangga Tumbang Timpa Mobil

Hujan Deras dan Angin Kencang di Cipete Selatan, Pohon Mangga Tumbang Timpa Mobil

Megapolitan
41 RT di Kota Bekasi Masuk Zona Kuning

41 RT di Kota Bekasi Masuk Zona Kuning

Megapolitan
Sidang Lanjutan Perkara Hoaks Babi Ngepet di Depok Ditunda

Sidang Lanjutan Perkara Hoaks Babi Ngepet di Depok Ditunda

Megapolitan
Asosiasi Pilot Garuda Minta Pemerintah Tinjau Ulang Syarat Penumpang Wajib Tes PCR

Asosiasi Pilot Garuda Minta Pemerintah Tinjau Ulang Syarat Penumpang Wajib Tes PCR

Megapolitan
Seluruh RT di DKI Jakarta Bebas dari Zona Merah dan Oranye Penyebaran Covid-19

Seluruh RT di DKI Jakarta Bebas dari Zona Merah dan Oranye Penyebaran Covid-19

Megapolitan
PT KCI: Sepeda Motor yang Tertabrak KRL di Tanah Abang Lewati Pelintasan Liar

PT KCI: Sepeda Motor yang Tertabrak KRL di Tanah Abang Lewati Pelintasan Liar

Megapolitan
Pemkot Bekasi Catat Ada 27 Kasus Baru Covid-19 dalam Sepekan

Pemkot Bekasi Catat Ada 27 Kasus Baru Covid-19 dalam Sepekan

Megapolitan
Antisipasi Fenomena La Nina,  Warga Kota Tangerang Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

Antisipasi Fenomena La Nina, Warga Kota Tangerang Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

Megapolitan
Kronologi Motor Terlindas KRL di Tanah Abang: Pemotor Selamat, Para Penumpang Dievakuasi

Kronologi Motor Terlindas KRL di Tanah Abang: Pemotor Selamat, Para Penumpang Dievakuasi

Megapolitan
Rachel Vennya Sempat Nunggak Pajak Mobil Alphard 2 Bulan, Dibayar Setelah Viral

Rachel Vennya Sempat Nunggak Pajak Mobil Alphard 2 Bulan, Dibayar Setelah Viral

Megapolitan
Ini Hasil Tes Darah Sopir Korban Tewas dalam Kecelakaan Transjakarta di Cawang

Ini Hasil Tes Darah Sopir Korban Tewas dalam Kecelakaan Transjakarta di Cawang

Megapolitan
Upaya Mengurangi Sampah lewat “Jakarta Sadar Sampah”

Upaya Mengurangi Sampah lewat “Jakarta Sadar Sampah”

Megapolitan
Nopol Kendaraan Tak Sesuai Data, Rachel Vennya Disebut Ubah Warna Mobil dari Putih ke Hitam

Nopol Kendaraan Tak Sesuai Data, Rachel Vennya Disebut Ubah Warna Mobil dari Putih ke Hitam

Megapolitan
KRL Tabrak Motor di Tanah Abang, Jadwal Perjalanan Commuter Line Terganggu

KRL Tabrak Motor di Tanah Abang, Jadwal Perjalanan Commuter Line Terganggu

Megapolitan
Update Korban Kecelakaan Bus Transjakarta di Cawang: Penumpang Luka Jadi 31 Orang

Update Korban Kecelakaan Bus Transjakarta di Cawang: Penumpang Luka Jadi 31 Orang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.