Kompas.com - 27/07/2021, 11:34 WIB
Keluarga dan petugas menshalatkan jenazah pasien COVID-19 sebelum dimakamkan di TPU Jombang, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Jumat (18/6/2020). Kepala TPU Jombang menyebutkan bahwa pemakaman jenazah pasien COVID-19 di lokasi tersebut mengalami peningkatan 100 persen pada pertengahan Juni dibandingkan pada Mei yaitu sebanyak 30 jenazah. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/rwa. ANTARA FOTO/MUHAMMAD IQBALKeluarga dan petugas menshalatkan jenazah pasien COVID-19 sebelum dimakamkan di TPU Jombang, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Jumat (18/6/2020). Kepala TPU Jombang menyebutkan bahwa pemakaman jenazah pasien COVID-19 di lokasi tersebut mengalami peningkatan 100 persen pada pertengahan Juni dibandingkan pada Mei yaitu sebanyak 30 jenazah. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/rwa.
|

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Jumlah pemakaman jenazah dengan prosedur tetap (protap) Covid-19 di TPU Jombang, Ciputat, Tangerang Selatan, terus berkurang selama sepekan terakhir.

Kepala TPU Jombang Tabroni menjelaskan bahwa dalam sepekan terakhir, pemakaman dengan protap Covid-19, rata-rata berjumlah 13-14 jenazah per hari.

Jumlah tersebut turun tiga kali lipat jika dibandingkan pekan-pekan sebelumnya yang bisa mencapai 45 jenazah per hari.

Baca juga: Lahan Baru TPU Jombang Mulai Digunakan, Langsung Terisi 20 Jenazah Pasien Covid-19

"Kalau sekarang melandai, maksimal ada 13 sampai 14 jenazah. Sebelumnya bisa 45 sampai 47 jenazah per hari, menurun sekitar 300 persen lah," ujar Tabroni saat dikonfirmasi, Selasa (27/7/2021).

Menurut Tabroni, pihaknya sudah mulai menggunakan lahan pemakaman baru khusus jenazah pasien Covid-19 sejak 21 Juli 2021.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hingga Senin (26/7/2021), tercatat sudah ada 76 jenazah yang ditampung di lahan baru seluas 4.600 meter persegi itu.

Baca juga: Pasien di RS Wisma Atlet Terus Berkurang, Kini 3.486 Orang

"Sampai 26 Juli 2021, total sudah 76 jenazah yang kami makamkan di TPU Jombang zona dua. Sehari itu sekitar 12 jenazah kan," kata Tabroni.

Sementara lahan pemakaman pertama TPU Jombang khusus Covid-19, sudah terisi lebih dari 1.800 petak makam dan tidak dapat lagi menampung jenazah baru.

"Lahan yang lama itu total 1.800-an. Makanya dibuka zona kedua ini karena di zona pertama sudah tidak dapat menampung lagi," pungkas Tabroni.



Video Rekomendasi

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hujan Deras dan Angin Kencang di Depok, Pohon Tumbang dan Atap Beterbangan

Hujan Deras dan Angin Kencang di Depok, Pohon Tumbang dan Atap Beterbangan

Megapolitan
Seluruh SMP Negeri dan Swasta di Kota Tangerang Akan Gelar PTM pada 4 Oktober

Seluruh SMP Negeri dan Swasta di Kota Tangerang Akan Gelar PTM pada 4 Oktober

Megapolitan
Gapura Batas Tangsel-Jakarta Jadi Korban Coretan Vandalisme, Ini Respons Wali Kota Benyamin

Gapura Batas Tangsel-Jakarta Jadi Korban Coretan Vandalisme, Ini Respons Wali Kota Benyamin

Megapolitan
Bayi 10 Bulan yang Dicat Silver dan Diajak Mengemis di Pamulang Dijemput Kemensos

Bayi 10 Bulan yang Dicat Silver dan Diajak Mengemis di Pamulang Dijemput Kemensos

Megapolitan
Beroperasi sampai Dini Hari dan Gelar Karaoke, Kafe di Blok M Ditutup 7 Hari serta Didenda Rp 50 Juta

Beroperasi sampai Dini Hari dan Gelar Karaoke, Kafe di Blok M Ditutup 7 Hari serta Didenda Rp 50 Juta

Megapolitan
Angin Kencang, Pohon Tumbang Timpa Mobil Berisi 4 Orang di Cilodong Depok

Angin Kencang, Pohon Tumbang Timpa Mobil Berisi 4 Orang di Cilodong Depok

Megapolitan
Pengoperasian Gedung Baru Stasiun Manggarai, Jalur KRL Bogor-Jakarta Kota Disesuaikan

Pengoperasian Gedung Baru Stasiun Manggarai, Jalur KRL Bogor-Jakarta Kota Disesuaikan

Megapolitan
Mobil Terguling di Bintaro, Polisi Masih Selidiki

Mobil Terguling di Bintaro, Polisi Masih Selidiki

Megapolitan
Murid SD yang Sudah Berusia 12 Tahun di Kota Bekasi Akan Divaksinasi Covid-19

Murid SD yang Sudah Berusia 12 Tahun di Kota Bekasi Akan Divaksinasi Covid-19

Megapolitan
Polisi Tidur di Pulomas Dibuat Warga untuk Cegah Balap Liar, Dibongkar atas Protes Pesepeda

Polisi Tidur di Pulomas Dibuat Warga untuk Cegah Balap Liar, Dibongkar atas Protes Pesepeda

Megapolitan
1.509 Sekolah di Jakarta Akan Gelar PTM Terbatas, Disdik DKI: Aman

1.509 Sekolah di Jakarta Akan Gelar PTM Terbatas, Disdik DKI: Aman

Megapolitan
Diprotes Pesepeda, Polisi Tidur di Pulomas Dibongkar

Diprotes Pesepeda, Polisi Tidur di Pulomas Dibongkar

Megapolitan
Sekolah Tatap Muka di Jakarta Dihentikan 4 Hari karena Kegiatan ANBK

Sekolah Tatap Muka di Jakarta Dihentikan 4 Hari karena Kegiatan ANBK

Megapolitan
Dititipkan ke Teman Ibunya, Bayi 10 Bulan Dicat Silver dan Diajak Mengemis di Pamulang

Dititipkan ke Teman Ibunya, Bayi 10 Bulan Dicat Silver dan Diajak Mengemis di Pamulang

Megapolitan
Bayi 10 Bulan Jadi Manusia Silver di Pamulang, Ibunya Dibawa ke Dinsos Tangsel

Bayi 10 Bulan Jadi Manusia Silver di Pamulang, Ibunya Dibawa ke Dinsos Tangsel

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.