Kasus Covid-19 Ibu Kota Turun, Permintaan Oksigen di Jakpus Berkurang

Kompas.com - 09/08/2021, 19:41 WIB
Pengisian tabung oksigen untuk keperluan medis di UD Berkah, Depok, Jawa Barat, Jumat (30/7/2021). Yayasan Khadimul Ummah Madani bekerjasama denagn UD Berkah menyelenggarakan pengisian tabung oksigen gratis setiap Jumat. KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMOPengisian tabung oksigen untuk keperluan medis di UD Berkah, Depok, Jawa Barat, Jumat (30/7/2021). Yayasan Khadimul Ummah Madani bekerjasama denagn UD Berkah menyelenggarakan pengisian tabung oksigen gratis setiap Jumat.
Penulis Ihsanuddin
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Penurunan kasus positif Covid-19 di DKI Jakarta selama satu bulan terakhir berimbas pada menurunnya jumlah permintaan isi ulang oksigen di sejumlah gerai pengisian di wilayah Jakarta Pusat.

Penurunan jumlah permintaan isi ulang oksigen dialami dua gerai pengisian tabung oksigen di Jalan Pramuka, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat.

Deden, pegawai di Arima Gas Oxygen, menyebut penurunan permintaan oksigen ini sudah terjadi sejak sepekan lalu.

"Kalau untuk penurunan permintaan terjadi sekitar seminggu yang lalu. Sudah enggak ngantri lagi. Tetap ramai, tapi tidak separah awal-awal bulan Juli," kata Deden seperti dikutip dari Warta Kota, Senin (9/8/2021).

Baca juga: Kebijakan Janggal di Tengah Pandemi Covid-19: Formula E Jakarta dan Kenaikan Anggaran Baju DPRD Kota Tangerang

Pada puncak penularan Covid-19 awal Juli lalu, Arima Gas Oxygen mampu menghabiskan 25 tabung oksigen ukuran 7 meter kubik hanya dalam waktu 2 jam. Setelah itu, toko langsung ditutup karena stok oksigen sudah habis.

Namun, satu bulan kemudian, Arima Gas Oxyen hanya bisa menghabiskan 10 tabung oksigen ukuran 7 meter kubik setiap harinya. Karena permintaan yang menurun, jam operasional Arima Gas Oxygen pun kembali ke jadwal semula.

"Untuk jam operasional kita kembali normal. Buka Pukul 08.00 WIB dan tutup pukul 20.00 WIB dengan menghabiskan 10 tabung sehari," jelas Deden.

Waktu pengisian ulang ke pihak agen pun juga mengalami perubahan.

Pada awal Juli, Arima Gas Oxygen dapat melakukan isi ulang ke pihak agen setiap sehari satu kali. Namun, saat ini Arima Gas Oxygen dapat melakukan isi ulang dua hari sekali.

Baca juga: DKI Jakarta Catat 474 Kasus Varian Baru, Delta Mendominasi dengan 425

Isi ulang itu dilakukan di agen oksigen yang terletak di daerah Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anggota TNI AD Tewas Dikeroyok di Jakarta Utara, Polisi Amankan Seorang Pelaku

Anggota TNI AD Tewas Dikeroyok di Jakarta Utara, Polisi Amankan Seorang Pelaku

Megapolitan
Kronologi Melesatnya Omicron di Jakarta, Capai 720 Kasus dalam Sebulan

Kronologi Melesatnya Omicron di Jakarta, Capai 720 Kasus dalam Sebulan

Megapolitan
Rencana Kenaikan Tarif KRL Rp 2.000 untuk 25 Kilometer Pertama Tuai Pro dan Kontra

Rencana Kenaikan Tarif KRL Rp 2.000 untuk 25 Kilometer Pertama Tuai Pro dan Kontra

Megapolitan
UPDATE 16 Januari: Tambah 24 Kasus di Kota Tangerang, 150 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 16 Januari: Tambah 24 Kasus di Kota Tangerang, 150 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Usai Giring Terperosok ke Kubangan Lumpur, Gubernur Anies Undang Nidji Check Sound di JIS

Usai Giring Terperosok ke Kubangan Lumpur, Gubernur Anies Undang Nidji Check Sound di JIS

Megapolitan
Omicron di Jakarta Meluas, Gejala Ringan tapi Tak Boleh Dianggap Enteng

Omicron di Jakarta Meluas, Gejala Ringan tapi Tak Boleh Dianggap Enteng

Megapolitan
Kasus Covid-19 Terus Meluas ke Sekolah-sekolah di Jakarta, Belajar Tatap Muka Masih Berjalan

Kasus Covid-19 Terus Meluas ke Sekolah-sekolah di Jakarta, Belajar Tatap Muka Masih Berjalan

Megapolitan
Pemkot Tangsel Kirim Bantuan 200 Paket Sembako untuk Korban Gempa Sumur Banten

Pemkot Tangsel Kirim Bantuan 200 Paket Sembako untuk Korban Gempa Sumur Banten

Megapolitan
Alarm Bahaya dari Jakarta, Kasus Covid-19 Meningkat Signifikan dan Jadi Medan Perang Pertama Hadapi Omicron

Alarm Bahaya dari Jakarta, Kasus Covid-19 Meningkat Signifikan dan Jadi Medan Perang Pertama Hadapi Omicron

Megapolitan
Acungkan Sajam ke Arah Warga Cimanggis, Pelaku Disebut Masih Berkaitan dengan Geng Tipar dan KM29

Acungkan Sajam ke Arah Warga Cimanggis, Pelaku Disebut Masih Berkaitan dengan Geng Tipar dan KM29

Megapolitan
Lanjutan Sidang Kasus Terorisme Munarman Hari Ini, JPU Hadirkan Saksi

Lanjutan Sidang Kasus Terorisme Munarman Hari Ini, JPU Hadirkan Saksi

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodebek Hujan Siang hingga Sore

Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodebek Hujan Siang hingga Sore

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Pengendara Motor Tewas usai Terobos Lampu Merah dan Tabrak Mobil | Pedagang di Tangsel Diancam Dirusak Lapaknya oleh Ormas

[POPULER JABODETABEK] Pengendara Motor Tewas usai Terobos Lampu Merah dan Tabrak Mobil | Pedagang di Tangsel Diancam Dirusak Lapaknya oleh Ormas

Megapolitan
Street Race Polda Metro Jaya Tak Akan Terapkan Sistem Kejuaraan, Ini Alasannya...

Street Race Polda Metro Jaya Tak Akan Terapkan Sistem Kejuaraan, Ini Alasannya...

Megapolitan
Minta Polda Metro Perbesar Pit Stop Ajang Street Race, Pebalap: Sekarang Dempet-dempetan

Minta Polda Metro Perbesar Pit Stop Ajang Street Race, Pebalap: Sekarang Dempet-dempetan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.