Ketua DPRD DKI: Perubahan RPJMD Hanya Dilakukan untuk Program 2020-2022

Kompas.com - 12/08/2021, 21:42 WIB
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi di lantai 10, Gedung DPRD DKI, Jumat (3/1/2020) KOMPAS.COM/RYANA ARYADITA UMASUGIKetua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi di lantai 10, Gedung DPRD DKI, Jumat (3/1/2020)
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi mengatakan perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) DKI Jakarta hanya akan dibahas dari dimulainya pandemi Covid-19.

Perubahan program dalam RPJMD yang akan dibahas dimulai dari 2020, 2021, dan 2022 mendatang.

"Yang dibahas itu RPJMD 2020-2022, jadi jangan sampai 2017, 2018, 2019 itu masuk di dalam pembahasan itu. Kesimpulan hari ini kita bisa melaksanakan pembahasan di Bapemperda," kata Prasetio dalam siaran tertulis, Kamis (12/8/2021).

Prasetio mengatakan, RPJMD yang diusulkan Pemprov DKI Jakarta juga harus sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2020 tentang RPJMN Tahun 2020-2024.

Baca juga: Anies Ubah RPJMD, Target Rumah DP Rp 0 Berkurang tapi Program Lain Bermunculan

Dia tidak ingin ada RPJMD yang bertolak-belakang dengan RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional). Apalagi RPJMN difokuskan pada penanganan pandemi Covid-19 secara nasional yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi.

Dalam Pasal 2 Ayat 3 poin (b) Perpres Nomor 18 Tahun 2020 tentang RPJMN 2020-2024 menegaskan bahan penyusunan dan penyesuaian RPJMD dengan memperhatikan tugas dan fungsi pemerintah daerah dalam mencapai sasaran nasional yang termuat dalam RPJMN.

Dalam rapat Badan Musyawarah Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Marullah Matali mengatakan Pemprov DKI memastikan akan berkomitmen untuk membahas perubahan RPJMD 2020-2022 yang sudah diputuskan dalam hasil musyawarah rapat gabungan.

Baca juga: Perubahan RPJMD 2017-2022 DKI Jakarta, Manuver Janji Anies di Sisa Masa Jabatan

"Memang perdanya bunyi 2017 sampai 2022, tapi bukan berarti kami akan membahas 2017 2018, 2019. Jadi isi dari pengajuan rancangan akhir kami itu hanya mencakup 2020 2021 dan 2022, itu yang kami tegaskan," kata Marullah.

Marullah bertutur, Pemprov DKI akan berfokus pada masukan dan saran yang berkembang di fraksi-fraksi partai politik DPRD agar perubahan indikator program dalam perubahan RPJMD bisa terlaksana di sisa masa jabatan Anies.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kembali Gagal Berangkatkan Peserta Umrah, Pengusaha Travel di Depok Rugi

Kembali Gagal Berangkatkan Peserta Umrah, Pengusaha Travel di Depok Rugi

Megapolitan
Polisi Didorong Usut Tuntas Pengeroyokan yang Tewaskan Anggota TNI di Jakarta Utara

Polisi Didorong Usut Tuntas Pengeroyokan yang Tewaskan Anggota TNI di Jakarta Utara

Megapolitan
Diguyur Hujan Deras, 10 RT di Jakarta Barat Terendam Banjir hingga 60 Sentimeter

Diguyur Hujan Deras, 10 RT di Jakarta Barat Terendam Banjir hingga 60 Sentimeter

Megapolitan
Hujan Deras Landa Jakarta, Jalan di Depan Monas Direndam Banjir Setinggi 30 Sentimeter

Hujan Deras Landa Jakarta, Jalan di Depan Monas Direndam Banjir Setinggi 30 Sentimeter

Megapolitan
Wali Kota Jakarta Utara Minta Warga Giatkan Gerakan Pilah Sampah Rumah Tangga

Wali Kota Jakarta Utara Minta Warga Giatkan Gerakan Pilah Sampah Rumah Tangga

Megapolitan
Tolak Direlokasi ke Tempat Baru, PKL Depan RS UKI: Kalau Layak Enggak Masalah, Ini Dikasih yang Sepi

Tolak Direlokasi ke Tempat Baru, PKL Depan RS UKI: Kalau Layak Enggak Masalah, Ini Dikasih yang Sepi

Megapolitan
Protes Ditertibkan Satpol PP, PKL di Depan RS UKI Tiduran di Jalan

Protes Ditertibkan Satpol PP, PKL di Depan RS UKI Tiduran di Jalan

Megapolitan
Tak Terima Ditegur, Pebalap Liar Rusak Mobil Warga di Bekasi

Tak Terima Ditegur, Pebalap Liar Rusak Mobil Warga di Bekasi

Megapolitan
Jual Minol hingga Langgar Jam Operasional, THM Zentrum Bogor Disegel

Jual Minol hingga Langgar Jam Operasional, THM Zentrum Bogor Disegel

Megapolitan
Kronologi Polisi Hendak Jemput Paksa Fatia-Haris Azhar dan Penjelasan Polda Metro Jaya

Kronologi Polisi Hendak Jemput Paksa Fatia-Haris Azhar dan Penjelasan Polda Metro Jaya

Megapolitan
PPKM Level 2 Jakarta Diperpanjang, Jemaah di Tempat Ibadah Maksimal 75 Persen dari Kapasitas

PPKM Level 2 Jakarta Diperpanjang, Jemaah di Tempat Ibadah Maksimal 75 Persen dari Kapasitas

Megapolitan
Satu Sekolah di Jakarta Utara Tetap Gelar PTM Usai Siswanya Positif Covid-19

Satu Sekolah di Jakarta Utara Tetap Gelar PTM Usai Siswanya Positif Covid-19

Megapolitan
Kronologi Pencuri Bobol Kafe di Kemang: Tepergok, Serang Petugas Sekuriti, Berakhir Dihajar Massa

Kronologi Pencuri Bobol Kafe di Kemang: Tepergok, Serang Petugas Sekuriti, Berakhir Dihajar Massa

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Naik, Pernah 0 pada Akhir Desember, Kini di Atas 20 Per Hari

Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Naik, Pernah 0 pada Akhir Desember, Kini di Atas 20 Per Hari

Megapolitan
Bantah Datangi Fatia dan Haris Azhar untuk Jemput Paksa, Polisi: Kami Lakukan Tindakan Persuasif

Bantah Datangi Fatia dan Haris Azhar untuk Jemput Paksa, Polisi: Kami Lakukan Tindakan Persuasif

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.