Kompas.com - 13/08/2021, 18:16 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyampaikan permintaan maaf soal video paduan suara di ruang utama Masjid Istiqlal Jakarta, Selasa (18/5/2021) KOMPAS.com/SINGGIH WIRYONOWakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyampaikan permintaan maaf soal video paduan suara di ruang utama Masjid Istiqlal Jakarta, Selasa (18/5/2021)

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta warga Ibu Kota yang berstatsu sebagai penyintas Covid-19 agar melakukan donor plasma konvalesen untuk membantu proses penyembuhan pasien Covid-19 yang sedang dalam perawatan.

"Mendorong masyarakat untuk bisa mendonorkan darah dan plasma konvalesen bagi yang membutuhkan," kata Riza dalam rekaman suara, Jumat (13/8/2021).

Dia berharap organisasi masyarakat, baik kepartaian maupun organisasi lainnya, dapat bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) untuk menggalakkan donor plasma darah di Jakarta.

Baca juga: PMI Kota Bekasi Kekurangan Stok Plasma Konvalesen

Politikus Partai Gerindra itu berharap ada banyak masyarakat penyintas Covid-19 mau mendonorkan plasma konvalesen sebagai kolaborasi untuk membantu penderita Covid-19.

"Kita juga harus mendorong PMI agar masyarakat mau mengikuti donor plasma konvalesen untuk membantu penderita Covid," ucap Riza.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Riza menyebut PMI membutuhkan kurang lebih 1.000 kantong plasma konvalesen sebagai terapi pengobatan pasien Covid-19.

Sehingga masih banyak pendonor yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan pengobatan Covid-19 dengan plasma konvalesen.

Potensi besar donor plasma konvalesen di Jakarta terlihat dari angka kasus Covid-19 yang tinggi, namun disertai dengan angka kasus sembuh yang juga meningkat.

Data per 12 Agustus 2021, dari jumlah kasus Covid-19 secara keseluruhan yaitu 836.687 kasus terdapat 813.898 pasien dinyatakan sembuh di DKI Jakarta.

Sedangkan pasien aktif berada di angka 9.881, kasus meninggal dunia tercatat 12.908 kasus.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hasil Tes PCR di Bandara Soekarno-Hatta Kini Bisa Keluar dalam 3 Jam, Tarif Rp 495.000

Hasil Tes PCR di Bandara Soekarno-Hatta Kini Bisa Keluar dalam 3 Jam, Tarif Rp 495.000

Megapolitan
Namanya Dicatut dalam Proyek Pengadaan, Kepala Biro Umum Kemensos Lapor Polisi

Namanya Dicatut dalam Proyek Pengadaan, Kepala Biro Umum Kemensos Lapor Polisi

Megapolitan
Tawuran di Jalan Inspeksi Kampung Pulo, Dua Orang Diamankan

Tawuran di Jalan Inspeksi Kampung Pulo, Dua Orang Diamankan

Megapolitan
Calon Lokasi Konser BTS di Jakarta Punya Fasilitas Berstandar Internasional, Apa Saja Itu?

Calon Lokasi Konser BTS di Jakarta Punya Fasilitas Berstandar Internasional, Apa Saja Itu?

Megapolitan
Transjakarta Sebut Bus yang Kecelakaan di Cawang Laik Operasi

Transjakarta Sebut Bus yang Kecelakaan di Cawang Laik Operasi

Megapolitan
Validasi Status Vaksinasi, Kini Pembelian Tiket KA Jarak Jauh Wajib Sertakan NIK

Validasi Status Vaksinasi, Kini Pembelian Tiket KA Jarak Jauh Wajib Sertakan NIK

Megapolitan
Pengamen Tersangka Ekshibisionis di Sudirman Dijerat Pasal Berlapis

Pengamen Tersangka Ekshibisionis di Sudirman Dijerat Pasal Berlapis

Megapolitan
230 Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Pakai Layanan Hasil Tes PCR Keluar 3 Jam

230 Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Pakai Layanan Hasil Tes PCR Keluar 3 Jam

Megapolitan
Soal Rencana Konser BTS di JIS, Wagub DKI: Masih dalam Penjajakan

Soal Rencana Konser BTS di JIS, Wagub DKI: Masih dalam Penjajakan

Megapolitan
Masyarakat Bisa Gunakan Nopol RFS seperti Rachel Vennya, Ini Aturan dan Biayanya

Masyarakat Bisa Gunakan Nopol RFS seperti Rachel Vennya, Ini Aturan dan Biayanya

Megapolitan
Transjakarta Limpahkan Biaya Rumah Sakit Korban Kecelakaan di Cawang ke Operator Bus

Transjakarta Limpahkan Biaya Rumah Sakit Korban Kecelakaan di Cawang ke Operator Bus

Megapolitan
BPOM Periksa Sampel Nasi Kotak dari PSI yang Sebabkan Warga Koja Keracunan

BPOM Periksa Sampel Nasi Kotak dari PSI yang Sebabkan Warga Koja Keracunan

Megapolitan
Tersangka Pelaku Ekshibisionisme di Sudirman Ingin Wujudkan Fantasi Seksualnya

Tersangka Pelaku Ekshibisionisme di Sudirman Ingin Wujudkan Fantasi Seksualnya

Megapolitan
Mau Pakai Data Dukcapil untuk Kurangi Target Vaksinasi Covid-19 , Wali Kota Depok: Siap-siap PPKM Level 1

Mau Pakai Data Dukcapil untuk Kurangi Target Vaksinasi Covid-19 , Wali Kota Depok: Siap-siap PPKM Level 1

Megapolitan
Wali Kota Depok Klaim 25 Kelurahan Bebas Kasus Aktif Covid-19

Wali Kota Depok Klaim 25 Kelurahan Bebas Kasus Aktif Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.