Kompas.com - 23/08/2021, 09:36 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Berdasarkan platform kualitas udara iqair.com pada Senin (23/8/2021), kualitas udara di Jakarta berada di peringkat pertama sebagai yang terburuk di dunia pada pagi ini.

Dihimpun pukul 08.13 WIB, kualitas udara di Jakarta pagi ini ditandai warna merah alias memiliki kualitas udara yang buruk.

Tercatat, dalam periode waktu pukul 07.00-08.00 WIB, konsentrasi sebaran PM 2.5, atau partikel udara yang berukuran lebih kecil dari 2.5 mikron di Jakarta sebesar 72,7 mikrogram per meter kubik (MPMK).

Baca juga: Warga Jakarta Ingin Dapat Vaksin Pfizer? Simak Lokasi dan Syaratnya

Padahal, bila mengikuti standar harian nasional, yakni 65 MPMK, maka angka Jakarta pagi ini sudah jauh melewati standar aman.

Apalagi, jika bila melihat baku mutu udara ambien standar dunia WHO yang hanya 25 MPMK, maka Jakarta pagi ini sudah sangat jauh melewat batas aman.

Bahkan, kualitas udara Jakarta tercatat jauh lebih buruk pada periode waktu 06.00-07.00 WIB. Tercatat konsentrasi sebaran PM 2,5 saat itu bahkan mencapai 87,5 MPMK.

Bodetabek

Kualitas udara burik juga terjadi di Kota Tangerang. Meski tidak seburuk Jakarta, tercatat konsentrasi sebaran PM 2.5 di Tangerang mencapai 46,2 MPMK.

Kualitas udara ini melewat standar sehat dari WHO dan ditandai warna oranye atau tidak sehat bagi kelompok sensitif.

Sementara itu, Kota Tangerang Selatan berstatus warna oranye dengan konsentrasi PM 2,5 sebesar 36,2 MPMK.

Baca juga: Wagub Klaim Jakarta Masuk Zona Hijau Covid-19 dan Capai Herd Immunity

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Car Free Day' 29 Mei 2022 Masih Digelar dengan Skema Terbatas

"Car Free Day" 29 Mei 2022 Masih Digelar dengan Skema Terbatas

Megapolitan
Beli Minyak Goreng Harus Tunjukkan KTP, Warga Bekasi: Agak Menyusahkan

Beli Minyak Goreng Harus Tunjukkan KTP, Warga Bekasi: Agak Menyusahkan

Megapolitan
Evaluasi 'Car Free Day' Jakarta, Berjalan Lancar meski Masih Banyak Pengunjung Belum Scan QR Code PeduliLindungi

Evaluasi "Car Free Day" Jakarta, Berjalan Lancar meski Masih Banyak Pengunjung Belum Scan QR Code PeduliLindungi

Megapolitan
Pedagang Bingung, Subsidi Minyak Goreng Curah Belum Efektif Turunkan Harga, tapi Mau Dicabut

Pedagang Bingung, Subsidi Minyak Goreng Curah Belum Efektif Turunkan Harga, tapi Mau Dicabut

Megapolitan
Polsek Kalideres Tangkap Pasangan Suami Istri yang Palsukan Uang Rupiah

Polsek Kalideres Tangkap Pasangan Suami Istri yang Palsukan Uang Rupiah

Megapolitan
Berkas Kasus Pengeroyokan Putra Siregar dan Rico Valentino Dilimpahkan ke Kejaksaan

Berkas Kasus Pengeroyokan Putra Siregar dan Rico Valentino Dilimpahkan ke Kejaksaan

Megapolitan
Jakarta PPKM Level 1, Menanti Kapan Monas Dibuka Kembali untuk Publik

Jakarta PPKM Level 1, Menanti Kapan Monas Dibuka Kembali untuk Publik

Megapolitan
Copet Beraksi di Terminal Pulogadung meski Ada Petugas Dishub, Polisi: Kami Akan Awasi dan Patroli

Copet Beraksi di Terminal Pulogadung meski Ada Petugas Dishub, Polisi: Kami Akan Awasi dan Patroli

Megapolitan
Marak Parkir Liar di Samping RSCM, Dishub Jakpus Akan Lakukan Penertiban

Marak Parkir Liar di Samping RSCM, Dishub Jakpus Akan Lakukan Penertiban

Megapolitan
Video Viral, Copet Beraksi di Terminal Pulogadung meski Ada Petugas Dishub Atur Lalu Lintas

Video Viral, Copet Beraksi di Terminal Pulogadung meski Ada Petugas Dishub Atur Lalu Lintas

Megapolitan
Kampung Ambon Digerebek Lagi, Paket Sabu Ditemukan di Rumah Tinggal hingga Tanah Kosong

Kampung Ambon Digerebek Lagi, Paket Sabu Ditemukan di Rumah Tinggal hingga Tanah Kosong

Megapolitan
Ditemukan Kasus Suspek Hepatitis Akut di Tangerang, Dinkes: Kondisi Pasien Membaik

Ditemukan Kasus Suspek Hepatitis Akut di Tangerang, Dinkes: Kondisi Pasien Membaik

Megapolitan
Mekanisme Jual Minyak Goreng Curah Subsidi Pakai Syarat KTP, Pedagang Sebut Sulit Diterapkan

Mekanisme Jual Minyak Goreng Curah Subsidi Pakai Syarat KTP, Pedagang Sebut Sulit Diterapkan

Megapolitan
Pengendara Motor yang Ditusuk Pedagang Es Buah di Cikarang Dikenal sebagai Preman

Pengendara Motor yang Ditusuk Pedagang Es Buah di Cikarang Dikenal sebagai Preman

Megapolitan
Wali Kota Idris Ingin Depok Gabung Jakarta Setelah Ibu Kota Pindah

Wali Kota Idris Ingin Depok Gabung Jakarta Setelah Ibu Kota Pindah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.