Kompas.com - 17/09/2021, 16:06 WIB
Warga Rt 01 RW 04 Kelurahan Cipayung Jaya, Kecamatan Cipayung, Kota Depok, sejak pagi bergotong-royong membersihkan sampah yang tersangkut di jembatan, Jumat (17/9/2021). Kompas.com/MITA AMALIA HAPSARIWarga Rt 01 RW 04 Kelurahan Cipayung Jaya, Kecamatan Cipayung, Kota Depok, sejak pagi bergotong-royong membersihkan sampah yang tersangkut di jembatan, Jumat (17/9/2021).

DEPOK, KOMPAS.com - Warga RT 01, RW 04, Kelurahan Cipayung Jaya, Kecamatan Cipayung, Kota Depok, sejak pagi sudah sibuk bergotong-royong membersihkan sampah yang tersangkut di jembatan, Jumat (17/9/2021).

Menurut ketua RT setempat, Azis, sampah sudah menyangkut sejak kemarin malam. Terkadang, air dan sampah meluap ke rumah warga.

"Sampah ini sudah menumpuk dari jam 22.00 WIB, semalam, " ungkap Azis saat ditemui di Depok, Jumat.

Sejak semalam pula, warga sudah berjaga dan bergantian untuk membersihkan sampah yang menyangkut tersebut.

Baca juga: Sampah Rumah Tangga Jadi Limbah Terbesar di Jakarta, Apa Solusinya?

Azis mengatakan sampah menyangkut dan menumpuk di jembatan sudah sering terjadi saat musim penghujan selama setahun terakhir.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Sampah nyangkut karena debit air naik, karena hujan mungkin di hulu," kata Azis.

Selain karena meningkatnya debit air, Azis menduga sampah mudah tersangkut karena konstruksi jembatan yang rendah.

"Tapi juga karena jembatannya rendah, sehingga nyangkut sampah yang lewat di bawahnya," kata dia.

Baca juga: Ini Wilayah Prioritas Penanganan Banjir di Jakarta Selatan

Azis mengaku sudah kerap melaporkan kejadian ini termasuk permohonan perbaikan jembatan yang dibuat secara swadaya di tahun 1980-an itu.

Namun, hingga kini, laporan tersebut belum mendapatkan respons berarti dari pemerintah terkait.

"Baru ada kunjungan saja, sampai selarang belum ada respon berarti, " ujar Azis.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Transjakarta Kembali Beroperasi dengan Kapasitas 100 Persen, Penanda Jarak di Bus dan Halte Dicopot Bertahap

Transjakarta Kembali Beroperasi dengan Kapasitas 100 Persen, Penanda Jarak di Bus dan Halte Dicopot Bertahap

Megapolitan
Rachel Vennya Akan Diperiksa Polda Metro Jaya Hari Ini

Rachel Vennya Akan Diperiksa Polda Metro Jaya Hari Ini

Megapolitan
Aturan Ganjil Genap Selama PPKM Level 2 di Jakarta

Aturan Ganjil Genap Selama PPKM Level 2 di Jakarta

Megapolitan
Digugat Rp 1 Triliun, PSI Sebut Punya Bukti Kuat sebagai Dasar Pecat Viani Limardi

Digugat Rp 1 Triliun, PSI Sebut Punya Bukti Kuat sebagai Dasar Pecat Viani Limardi

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Viani Limardi Gugat PSI Rp 1 Triliun | Resepsi Pernikahan Boleh Digelar dengan Kapasitas 50 Persen

[POPULER JABODETABEK] Viani Limardi Gugat PSI Rp 1 Triliun | Resepsi Pernikahan Boleh Digelar dengan Kapasitas 50 Persen

Megapolitan
UPDATE 20 Oktober: Tambah 7 Kasus Covid-19 di Kota Tangerang, 43 Pasien Dirawat

UPDATE 20 Oktober: Tambah 7 Kasus Covid-19 di Kota Tangerang, 43 Pasien Dirawat

Megapolitan
Depok Izinkan Wahana Permainan Anak di Mal Buka, Orangtua Wajib Catat Alamat dan Nomor Telepon

Depok Izinkan Wahana Permainan Anak di Mal Buka, Orangtua Wajib Catat Alamat dan Nomor Telepon

Megapolitan
UPDATE 20 Oktober 2021: Ada 39 Kasus Baru Covid-19 di Depok

UPDATE 20 Oktober 2021: Ada 39 Kasus Baru Covid-19 di Depok

Megapolitan
Digugat Viani Limardi Rp 1 Triliun, PSI: Dia Makin Permalukan Dirinya Sendiri

Digugat Viani Limardi Rp 1 Triliun, PSI: Dia Makin Permalukan Dirinya Sendiri

Megapolitan
Kebakaran Landa Warung Makan di Makasar Jaktim, Pemilik Derita Luka Bakar di Tangan

Kebakaran Landa Warung Makan di Makasar Jaktim, Pemilik Derita Luka Bakar di Tangan

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodetabek Diguyur Hujan Hari Ini

Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodetabek Diguyur Hujan Hari Ini

Megapolitan
UPDATE 20 Oktober: Jakarta Catat Penambahan 103 Kasus Covid-19

UPDATE 20 Oktober: Jakarta Catat Penambahan 103 Kasus Covid-19

Megapolitan
UPDATE 20 Oktober: Tambah 4 Kasus Covid-19 dan 3 Pasien Sembuh di Tangsel

UPDATE 20 Oktober: Tambah 4 Kasus Covid-19 dan 3 Pasien Sembuh di Tangsel

Megapolitan
Penumpang dari Bandara Soekarno-Hatta Tujuan Jawa-Bali Masih Bisa Pakai Tes Antigen sebagai Syarat Terbang

Penumpang dari Bandara Soekarno-Hatta Tujuan Jawa-Bali Masih Bisa Pakai Tes Antigen sebagai Syarat Terbang

Megapolitan
Kembali Dibuka, Tempat Bermain Anak TangCity Mal Mulai Dikunjungi

Kembali Dibuka, Tempat Bermain Anak TangCity Mal Mulai Dikunjungi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.