Kompas.com - 24/09/2021, 15:31 WIB
Gapura batas wilayah DKI Jakarta - Tangerang Selatan, Banten dibiarkan tak terawat. KOMPAS.com/ Tria SutrisnaGapura batas wilayah DKI Jakarta - Tangerang Selatan, Banten dibiarkan tak terawat.
|

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Gapura perbatasan antara wilayah Tangerang Selatan dengan DKI Jakarta di kawasan Cirendeu, Ciputat Timur, tak terawat dan dibiarkan menjadi sasaran aksi vandalisme.

Dinding gapura penanda batas wilayah yang berada di sisi kiri-kanan dan tengah Jalan Raya Jakarta-Bogor itu tampak dipenuhi coretan cat semprot.

Gerbang bertulisan "Selamat Jalan" dan "Selamat Datang" di Tangerang Selatan itu juga masih terlihat memampang wajah lama pemimpin kota tersebut.

Terlihat di sisi atas gapura foto eks Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany dan Benyamin Davnie yang masih menjabat wakil wali kota.

Baca juga: Sebanyak 7.560 Nakes di Tangsel Belum Dapat Vaksinasi Booster

Belum ada tindak lanjut dari Pemerintah Kota Tangerang Selatan untuk menghapus coretan cat semprot itu ataupun memperbarui foto kepala daerah di gapura tersebut.

Menanggapi hal itu, Benyamin Davnie yang kini menjabat wali kota Tangerang Selatan, menyatakan bahwa foto Airin yang masih terpampang di gerbang masuk wilayahnya hanya sekadar permasalahan teknis dan dapat dengan mudah diganti.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ya nanti (diganti), itu persoalan mencetak ininya, enggak apa-apa itu mah," ujar Benyamin Jumat (24/9/2021).

Baca juga: Ditangkap, Penebar Ranjau Paku di Jalan MT Haryono adalah Penambal Ban

Namun, Benyamin menyayangkan banyaknya coretan cat semprot di setiap sudut gapura perbatasan wilayah yang dilakukan oleh oknum tak bertanggung jawab.

Sebab, Pemerintah Kota Tangerang sudah beberapa kali memperbaiki fasilitas publik yang menjadi sasaran aksi vandalisme, tapi kembali dirusak.

"Ya itu saya menyesalkan ya, bukan di Ciputat saja di maruga juga. Itu cobalah saya minta kepada anak-anak, saya duga itu anak-anak ya yang melakukan vandalisme coret-coret. Ya jangan melakukan itu. Toh kota ini untuk mereka," kata Benyamin.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mayat Janin Terbungkus Plastik Merah Ditemukan di Rumah Warga di Pulau Kelapa

Mayat Janin Terbungkus Plastik Merah Ditemukan di Rumah Warga di Pulau Kelapa

Megapolitan
Cerita Korban Kecelakaan Transjakarta Selamatkan Diri lewat Jendela Kaca yang Pecah, Lihat Darah di Mana-mana

Cerita Korban Kecelakaan Transjakarta Selamatkan Diri lewat Jendela Kaca yang Pecah, Lihat Darah di Mana-mana

Megapolitan
Heboh Pelat Rachel Vennya, Ini Beda Nopol RFS Pejabat dan Masyarakat Biasa

Heboh Pelat Rachel Vennya, Ini Beda Nopol RFS Pejabat dan Masyarakat Biasa

Megapolitan
Warga Johar Baru Tewas Usai Dikeroyok di Rumah Sakit di Salemba

Warga Johar Baru Tewas Usai Dikeroyok di Rumah Sakit di Salemba

Megapolitan
Polisi Sebut Rachel Vennya Dapat Nopol B 139 RFS secara Resmi dengan Bayar Rp 7,5 Juta

Polisi Sebut Rachel Vennya Dapat Nopol B 139 RFS secara Resmi dengan Bayar Rp 7,5 Juta

Megapolitan
Cerita Korban soal Detik-detik Kecelakaan Maut Transjakarta, Sopir Tak Mengerem hingga Banyak Penumpang Tergeletak di Bus

Cerita Korban soal Detik-detik Kecelakaan Maut Transjakarta, Sopir Tak Mengerem hingga Banyak Penumpang Tergeletak di Bus

Megapolitan
Teka-teki Pelat RFS Mobil Rachel Vennya Terungkap, Bayar Rp 7,5 Juta hingga Mobil Disita

Teka-teki Pelat RFS Mobil Rachel Vennya Terungkap, Bayar Rp 7,5 Juta hingga Mobil Disita

Megapolitan
Khawatir Banjir Lebih Parah, Sejumlah Warga Protes Proyek Duplikasi Crossing Tol Becakayu

Khawatir Banjir Lebih Parah, Sejumlah Warga Protes Proyek Duplikasi Crossing Tol Becakayu

Megapolitan
Kota Bogor Dilanda Hujan Deras, Longsor Terjang Rumah Warga dan Atap Ambruk

Kota Bogor Dilanda Hujan Deras, Longsor Terjang Rumah Warga dan Atap Ambruk

Megapolitan
Buruh Minta UMP Jakarta Naik Jadi Rp 5,3 Juta, Ini Kata Wagub DKI

Buruh Minta UMP Jakarta Naik Jadi Rp 5,3 Juta, Ini Kata Wagub DKI

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua di Tangsel Sudah Capai Setengah Target

Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua di Tangsel Sudah Capai Setengah Target

Megapolitan
UPDATE 26 Oktober: Tambah 4 Kasus Baru, 2 Pasien Covid-19 di Depok Wafat

UPDATE 26 Oktober: Tambah 4 Kasus Baru, 2 Pasien Covid-19 di Depok Wafat

Megapolitan
Hubungi Nomor Ini jika Jadi Korban atau Mengetahui Kantor Pinjol Ilegal

Hubungi Nomor Ini jika Jadi Korban atau Mengetahui Kantor Pinjol Ilegal

Megapolitan
Wagub DKI Sebut Pengemudi Jadi Tersangka dalam Kecelakaan Bus Transjakarta

Wagub DKI Sebut Pengemudi Jadi Tersangka dalam Kecelakaan Bus Transjakarta

Megapolitan
Pengacara Terdakwa Kasus Unlawful Killing Laskar FPI Klaim Saksi Jaksa Tak Buktikan Ada Penembakan

Pengacara Terdakwa Kasus Unlawful Killing Laskar FPI Klaim Saksi Jaksa Tak Buktikan Ada Penembakan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.