APBD-P 2021 Telat Dibahas, Ketua Komisi A: Pemprov DKI Mepet Serahkan Draft

Kompas.com - 14/10/2021, 15:48 WIB
Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta Mujiyono saat ditemui di Gedung DPRD DKI Jakarta usai uji kepatutan Cawalkot Jakarta Barat dan Jakarta Selatan, Rabu (15/9/2021) KOMPAS.com/SINGGIH WIRYONOKetua Komisi A DPRD DKI Jakarta Mujiyono saat ditemui di Gedung DPRD DKI Jakarta usai uji kepatutan Cawalkot Jakarta Barat dan Jakarta Selatan, Rabu (15/9/2021)
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta Mujiyono mengatakan, keterlambatan pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan DKI Jakarta 2021 karena pihak eksekutif yang menyerahkan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUPA-PPAS) mepet dari masa tenggat.

"Enggak telat sebetulnya, mepet iya," kata Mujiyono saat dihubungi melalui telepon, Kamis (14/10/2021).

Mujiyono mengatakan, pihak eksekutif menyerahkan KUPA-PPAS 2021 pada September 2021 yang juga merupakan bulan terakhir masa tenggat yang diberikan Kementerian Dalam Negeri.

Baca juga: Tak Disahkan Lewat Perda, Perubahan APBD DKI Jakarta 2021 Hanya untuk Kedaruratan

Sehingga sebelum dibahas, KUPA-PPAS sudah melewati masa tenggat yang ada.

Selain penyerahan KUPA-PPAS yang mepet, Mujiyono juga mengakui adanya dinamika politik di DPRD DKI Jakarta yang menyebabkan pembahasan KUPA-PPAS sempat tertunda.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kaitannya tujuh fraksi (penolak) dan dua fraksi (pendukung) soal interpelasi (Formula E) pada akhirnya mengganggu juga," kata dia.

Karena sudah melewati masa tenggat, APBD-P 2021 dipastikan akan disahkan lewat Peraturan Kepala Daerah (Perkada) dalam hal DKI Jakarta yaitu Peraturan Gubernur (Pergub).

Mujiyono menjelaskan, meski akan disahkan melalui Pergub, DPRD bersama Pemprov DKI tetap melakukan pembahasan KUPA-PPAS dan hasilnya akan menjadi isi dari Pergub APBD-Perubahan 2021.

Baca juga: Terlambat Dibahas, APBD Perubahan DKI Jakarta 2021 Akan Disahkan Lewat Pergub

"Yang penting adalah konten dari Pergub ini, kalau memang Depdagri tidak menginginkan Perda dan menginginkan Pergub, isinya adalah pembahasan yang sekarang dilakukan," tutur Mujiyono.

Sebelumnya, Dirjen Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Mochamad Ardian mengatakan APBD Perubahan DKI Jakarta tahun anggaran 2021 dipastikan akan disahkan lewat Peraturan Gubernur.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Demo Buruh di Balai Kota DKI dan Istana, Polisi Tutup Sejumlah Jalan

Demo Buruh di Balai Kota DKI dan Istana, Polisi Tutup Sejumlah Jalan

Megapolitan
Pukul 9.00 WIB, PN Jaktim Lanjutkan Sidang Murnaman Terkait Terorisme

Pukul 9.00 WIB, PN Jaktim Lanjutkan Sidang Murnaman Terkait Terorisme

Megapolitan
2 Pengeroyok Polisi di Pondok Indah Ditangkap, Pelaku Kakak Adik

2 Pengeroyok Polisi di Pondok Indah Ditangkap, Pelaku Kakak Adik

Megapolitan
Kebakaran di Tambora, Satu Keluarga Tewas

Kebakaran di Tambora, Satu Keluarga Tewas

Megapolitan
Polres Jaksel Tangkap 2 Pengeroyok Polisi di Pondok Indah

Polres Jaksel Tangkap 2 Pengeroyok Polisi di Pondok Indah

Megapolitan
Rabu Subuh, 4 Rumah di Tambora Terbakar

Rabu Subuh, 4 Rumah di Tambora Terbakar

Megapolitan
UPDATE: Tambah 2 Kasus di Kota Tangerang, 14 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 2 Kasus di Kota Tangerang, 14 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Potret Banjir Rob Jakarta | Adu Mulut antara Anggota DPRD DKI dan Direksi PT Transjakarta

[POPULER JABODETABEK] Potret Banjir Rob Jakarta | Adu Mulut antara Anggota DPRD DKI dan Direksi PT Transjakarta

Megapolitan
UPDATE: Tambah 2 Kasus di Tangsel, 39 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 2 Kasus di Tangsel, 39 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Hari Ini, 10.000 Buruh Gelar Unjuk Rasa Tagih Janji Anies Naikkan UMP

Hari Ini, 10.000 Buruh Gelar Unjuk Rasa Tagih Janji Anies Naikkan UMP

Megapolitan
Wali Kota Jakut: Tanggul Kawasan Dermaga dan Muara Perlu Ditinggikan

Wali Kota Jakut: Tanggul Kawasan Dermaga dan Muara Perlu Ditinggikan

Megapolitan
KNKT Turun Tangan Setelah 500-an Kecelakaan Bus Transjakarta...

KNKT Turun Tangan Setelah 500-an Kecelakaan Bus Transjakarta...

Megapolitan
Periode Natal dan Tahun Baru 2022, Polres Tangsel Gelar Razia Prokes Covid-10

Periode Natal dan Tahun Baru 2022, Polres Tangsel Gelar Razia Prokes Covid-10

Megapolitan
Mobil Honda HRV Hangus Terbakar di Tol Dalam Kota Slipi

Mobil Honda HRV Hangus Terbakar di Tol Dalam Kota Slipi

Megapolitan
Dua Rumah Terbakar di Tamansari dan Tambora, Diduga akibat Korsleting Listrik

Dua Rumah Terbakar di Tamansari dan Tambora, Diduga akibat Korsleting Listrik

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.