Dapat Rp 2,7 Miliar dari Pemprov DKI, Ketua DPW PSI DKI: Y20 Itu Acara Negara, Bukan Urusan Partai

Kompas.com - 18/11/2021, 20:59 WIB
Ketua DPW PSI Michael Victor Sianipar (tengah kanan) bertemu Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri tengah) meminta dukungan penyelenggaraan Y20 Summit Indonesia 2022. istimewaKetua DPW PSI Michael Victor Sianipar (tengah kanan) bertemu Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri tengah) meminta dukungan penyelenggaraan Y20 Summit Indonesia 2022.

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua DPW PSI Michael Victor Sianipar menegaskan, anggaran Rp2,7 miliar yang dialokasikan Pemprov DKI untuk kegiatan Forum Internasional Youth 20 (Y20) tidak ada kaitannya dengan partainya.

"Y20 itu acara negara, bukan urusan PSI. Enggak ada kaitannya saya sebagai ketua PSI dan sebagai ketua Y20," ucapnya, Kamis (18/11/2021).

Politisi muda PSI ini menjelaskan, Y20 merupakan bagian dari rangkaian acara G20 yang akan dilaksanakan di Indonesia tahun depan.

Selain Jakarta, acara Y20 ini juga akan diselenggarakan di sejumlah kota, seperti Bandung, Palembang, Lombok, hingga Manokwari.

"Pemerintah menugaskan berbagai organisasi untuk menyelenggarakan dengan dukungan kementerian. Jadi, setiap organisasi ini istilahnya ada induk kementeriannya," ujarnya.

Baca juga: Penjelasan Ketua DPW PSI Jakarta soal Anggaran Rp 2,7 Miliar dari Dispora DKI untuk Kegiatan yang Dipimpinnya

Untuk mendukung program ini, masing-masing pemerintah daerah yang ditunjuk menjadi tuan rumah acara pun diminta bantuannya dalam hal pendanaan.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kemudian memberi bantuan anggaran yang dialokasikan di Dinas Pemuda dan Olahraga.

"Kalau (pendanaan dari) pemerintah pusat akan lebih banyak untuk G20. Nah, suntik side event kami mendorong supaya Pemda juga turut terlibat," kata Michael.

Diaspora DKI pun kemudian mengusulkan anggaran mencapai Rp3 miliar lebih.

Namun, nominal yang disepakati oleh Komisi E akhirnya dipangkas menjadi Rp2,7 miliar.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fortuner Hilang Kendali, Tabrak Pagar dan Hantam Avanza di Tol Dalam Kota

Fortuner Hilang Kendali, Tabrak Pagar dan Hantam Avanza di Tol Dalam Kota

Megapolitan
Langgar Jam Operasional, Duck Down Bar di Jakarta Selatan Disegel Polisi

Langgar Jam Operasional, Duck Down Bar di Jakarta Selatan Disegel Polisi

Megapolitan
16 Obyek di Jakarta Utara Direkomendasikan sebagai Cagar Budaya

16 Obyek di Jakarta Utara Direkomendasikan sebagai Cagar Budaya

Megapolitan
Penyelundupan 11 Kg Sabu Berhasil Digagalkan, Barang Dimasukkan ke Dalam Ban Mobil

Penyelundupan 11 Kg Sabu Berhasil Digagalkan, Barang Dimasukkan ke Dalam Ban Mobil

Megapolitan
107 Pasien Covid-19 Dirawat di RS Suyoto, 3 Terkonfirmasi Omicron

107 Pasien Covid-19 Dirawat di RS Suyoto, 3 Terkonfirmasi Omicron

Megapolitan
Pramudi Bus TransJakarta yang Gagalkan Aksi Bunuh Diri Dihadiahi Emas Antam

Pramudi Bus TransJakarta yang Gagalkan Aksi Bunuh Diri Dihadiahi Emas Antam

Megapolitan
PTM di Kota Tangerang Akan Kembali Diterapkan Saat Kasus Covid-19 Melandai

PTM di Kota Tangerang Akan Kembali Diterapkan Saat Kasus Covid-19 Melandai

Megapolitan
Cegah Perempuan Hendak Bunuh Diri, Pramudi Transjakarta Diberikan Piagam dan 5 Gram Emas

Cegah Perempuan Hendak Bunuh Diri, Pramudi Transjakarta Diberikan Piagam dan 5 Gram Emas

Megapolitan
Kasus Harian Covid-19 di Jakarta Capai 4.000, Epidemiolog: Belum Seberapa Dibanding Nanti Februari

Kasus Harian Covid-19 di Jakarta Capai 4.000, Epidemiolog: Belum Seberapa Dibanding Nanti Februari

Megapolitan
UPDATE 27 Januari: 115 Pasien Dirawat di Rumah Lawan Covid-19 Tangerang Selatan

UPDATE 27 Januari: 115 Pasien Dirawat di Rumah Lawan Covid-19 Tangerang Selatan

Megapolitan
Pemkot Depok Bersurat ke Kemendikbud Minta PTM 100 persen Dievaluasi

Pemkot Depok Bersurat ke Kemendikbud Minta PTM 100 persen Dievaluasi

Megapolitan
Naik Drastis, Kasus Aktif Covid-19 di Kota Bekasi Nyaris Tembus 2.000 Pasien

Naik Drastis, Kasus Aktif Covid-19 di Kota Bekasi Nyaris Tembus 2.000 Pasien

Megapolitan
Tempat Tidur Pasien Covid-19 di RS Suyoto Terisi 85,6 Persen

Tempat Tidur Pasien Covid-19 di RS Suyoto Terisi 85,6 Persen

Megapolitan
Polisi Bantah Twit yang Sebut 2 Orang Tewas Ditabrak Sopir Taksi Online Bukan Jambret

Polisi Bantah Twit yang Sebut 2 Orang Tewas Ditabrak Sopir Taksi Online Bukan Jambret

Megapolitan
Sejumlah Sekolah di Kota Tangerang Sempat Batalkan PTM Usai Temuan Kasus Covid-19

Sejumlah Sekolah di Kota Tangerang Sempat Batalkan PTM Usai Temuan Kasus Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.