Kompas.com - 07/12/2021, 14:03 WIB
Personel Babinsa Kepala Sersan TNI Kastono menggendong lansia korban banjir rob di RT/11 RW/08 Kelurahan Ancol, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara, Selasa (7/12/2021). KOMPAS.COM/ IRA GITAPersonel Babinsa Kepala Sersan TNI Kastono menggendong lansia korban banjir rob di RT/11 RW/08 Kelurahan Ancol, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara, Selasa (7/12/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Personel TNI yang merupakan anggota Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kelurahan Ancol, Pademangan, Jakarta Utara mengevakuasi warga lansia yang terjebak banjir di rumahnya, Selasa (7/12/2021) siang.

Personel Babinsa Kepala Sersan TNI Kastono bersama sejumlah anggota PPSU dan Satpol PP mendatangi salah satu rumah warga di RT/11 RW/08 Kelurahan Ancol, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara yang sudah terendam banjir setinggi 50 sentimeter.

Di rumah itu ada warga lansia bernama Hasan (70) yang lumpuh. Rumah Hasan berada di gang sempit.

Baca juga: Banjir Rob Kembali Terjang Lodan Ancol, Warga: Ya Allah, Kenapa Bisa Sampai Begini...

Kastono pun menggendong Hasan keluar dari rumah dan membawanya ke jalan yang lebih lebar.

Kastono menerjang arus air yang cukup deras sekitar 100 meter sambil menggendong Hasan . Tak lama perahu karet BPBD DKI Jakarta datang untuk membantu proses evakuasi.

Hasan diungsikan ke kantor RW 08, Lelurahan Ancol.

Kastono mengatakan, dia sempat kesulitan saat mengevakuasi warga.

"Seperti yang kita lihat tadi, rumahnya sangat gelap sehingga tidak bisa melihat apapun," kata Kastono di lokasi.

"Dengan segala upaya kami dengan menggendong warga, digendong pun sangat sulit, tetapi dengan upaya keras dan kerja keras tim, Pak Hasan yang sudah lumpuh bisa kami evakuasi," ujar dia.

Setelah itu, Kastono dan beberapa petugas masih mengevakuasi sejumlah warga lainnya yang terjebak banjir.

Banjir rob kembali menerjang kawasan Lodan, Ancol pada Selasa pagi. Tak hanya jalan yang terputus, rumah-rumah warga pun banyak yang terendam banjir.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 Ditemukan di 16 Sekolah, Wagub: DKI Masih Penuhi Syarat Gelar PTM

Kasus Covid-19 Ditemukan di 16 Sekolah, Wagub: DKI Masih Penuhi Syarat Gelar PTM

Megapolitan
Ketua DPRD DKI: Program Anies cuma Bagus di Kata-Kata

Ketua DPRD DKI: Program Anies cuma Bagus di Kata-Kata

Megapolitan
Wagub DKI Jakarta: Sampai Hari ini Belum Ada Kasus Omicron di Sekolah

Wagub DKI Jakarta: Sampai Hari ini Belum Ada Kasus Omicron di Sekolah

Megapolitan
Terjerat Kasus Narkoba, Ardhito Pramono Ajukan Permohonan Rehabilitasi

Terjerat Kasus Narkoba, Ardhito Pramono Ajukan Permohonan Rehabilitasi

Megapolitan
Pemprov DKI Enggan Setop PTM 100 Persen, KPAI: Keselamatan Anak Jangan Diukur Pakai Statistik

Pemprov DKI Enggan Setop PTM 100 Persen, KPAI: Keselamatan Anak Jangan Diukur Pakai Statistik

Megapolitan
Sindir Giring lewat Nidji, Gaya Komunikasi Politik Anies Dinilai Mirip Jokowi

Sindir Giring lewat Nidji, Gaya Komunikasi Politik Anies Dinilai Mirip Jokowi

Megapolitan
Kronologi Rentenir Tewas di Tangan Nasabah: Adu Mulut, Keluarkan Senjata Tajam, lalu Baku Hantam

Kronologi Rentenir Tewas di Tangan Nasabah: Adu Mulut, Keluarkan Senjata Tajam, lalu Baku Hantam

Megapolitan
Kampung Susun Bayam Dibangun Bukan untuk Warga Terdampak JIS, Ketua DPRD: Pembohongan Publik!

Kampung Susun Bayam Dibangun Bukan untuk Warga Terdampak JIS, Ketua DPRD: Pembohongan Publik!

Megapolitan
Puspom TNI Dalami Kasus Anggota TNI AD Tewas Dikeroyok di Jakarta Utara

Puspom TNI Dalami Kasus Anggota TNI AD Tewas Dikeroyok di Jakarta Utara

Megapolitan
Gerobaknya Dikelilingi Garis Polisi Pasca Pengeroyokan Anggota TNI AD, Santi Tak Bisa Berjualan

Gerobaknya Dikelilingi Garis Polisi Pasca Pengeroyokan Anggota TNI AD, Santi Tak Bisa Berjualan

Megapolitan
Mayat Pria Tertelungkup Ditemukan di Tumpukan Sampah di Kali Ciliwung Depok

Mayat Pria Tertelungkup Ditemukan di Tumpukan Sampah di Kali Ciliwung Depok

Megapolitan
5 Poin Gugatan Apindo ke Anies Baswedan soal Kenaikan UMP DKI

5 Poin Gugatan Apindo ke Anies Baswedan soal Kenaikan UMP DKI

Megapolitan
Jakarta Disebut Medan Perang Utama Hadapi Omicron, Begini Respons Wagub...

Jakarta Disebut Medan Perang Utama Hadapi Omicron, Begini Respons Wagub...

Megapolitan
Epidemiolog Prediksi Puncak Kasus Omicron di Jakarta Terjadi Februari 2022

Epidemiolog Prediksi Puncak Kasus Omicron di Jakarta Terjadi Februari 2022

Megapolitan
Saksi Sebut Munarman Punya Andil dalam Bom Gereja Jolo Filipina

Saksi Sebut Munarman Punya Andil dalam Bom Gereja Jolo Filipina

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.