Kompas.com - 05/05/2022, 18:19 WIB

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Sebuah mobil minibus terperosok ke selokan di tikungan Jalan Lengkong Gudang Timur (Leguti), Serpong, Tangerang Selatan, Kamis (5/5/2022) siang.

Kecelakaan tunggal itu terjadi karena pengendara mobil menghindari anak-anak yang ugal-ugalan mengendarai motor.

Pengendara mobil yang merupakan sopir taksi online berinisial S (33) itu bercerita, awalnya ia sedang melaju ke arah Jombang dengan kecepatan sedang.

Baca juga: Diduga Hendak Menyalip, Pengendara Motor di Manggarai Tewas dalam Kecelakaan

Tiba-tiba ada motor datang dari arah berlawanan dan mengambil jalurnya sehingga membuatnya banting setir ke arah kiri.

"Panik melihat bocah bawa motor boncengan tiga orang. Mereka bawa motornya ke tengah jalan. Makanya saya banting setir ke kiri pas tikungan tajam," ujar S kepada Kompas.com di lokasi, Kamis.

S tidak mengetahui bahwa tepi jalan tersebut sangat dekat jaraknya dengan selokan. Ia berpikir, tepi jalan hanyalah diisi rerumputan.

"Enggak tahunya ada got, jadi jeblos. Banyak rumput-rumput, kirain enggak ada got," kata S.

Setelah mobilnya terperosok, ketiga bocah itu kemudian langsung tancap gas dan tidak kelihatan lagi.

S yang mengaku sebal bukan main langsung menghubungi tim bantuan aplikasi transportasi online tempatnya bekerja untuk membantu evakuasi.

Baca juga: Rentan Kecelakaan, Ini Tips Aman Berkendara di Jalur Contraflow

Proses evakuasi mobil itu berlangsung sekitar satu jam. Dengan bantuan lima anggota tim bantuan aplikasi transportasi online serta alat dongkrak, ban mobil dapat dikeluarkan dari got.

Beruntung, tidak ada korban luka atas kecelakaan tersebut. Hanya bemper depan kiri yang sedikit penyok dan lecet akibat bergesekan dengan dinding selokan.

S pun tidak mengalami luka-luka sehingga ia langsung melanjutkan perjalanannya.

"Saya dari Bogor mau ke markas komunitas. Tadinya mau silaturahim ke teman-teman komunitas. Saya posisi sendiri enggak bawa penumpang," ujar dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pedagang Bubur Jadi Korban Pembacokan di Tambun Bekasi

Pedagang Bubur Jadi Korban Pembacokan di Tambun Bekasi

Megapolitan
Car Free Day Jakarta Ditiadakan Saat Idul Adha 10 Juli 2022

Car Free Day Jakarta Ditiadakan Saat Idul Adha 10 Juli 2022

Megapolitan
Polri Usut Dugaan Penyelewengan Dana ACT, Pemprov DKI Tetap Lanjutkan Kerja Sama

Polri Usut Dugaan Penyelewengan Dana ACT, Pemprov DKI Tetap Lanjutkan Kerja Sama

Megapolitan
Pemprov DKI Akan Beri Kartu Merah ke Pengunjung yang Melanggar Aturan di Tebet Eco Park

Pemprov DKI Akan Beri Kartu Merah ke Pengunjung yang Melanggar Aturan di Tebet Eco Park

Megapolitan
Warga Tolak Pergantian Nama Jadi Jalan Entong Gendut di Condet, Plang Ditutup Kertas lalu Ditulisi 'Jalan Budaya'

Warga Tolak Pergantian Nama Jadi Jalan Entong Gendut di Condet, Plang Ditutup Kertas lalu Ditulisi "Jalan Budaya"

Megapolitan
Jumlah Pengunjung Dibatasi, Masuk Tebet Eco Park Harus Daftar lewat JAKI

Jumlah Pengunjung Dibatasi, Masuk Tebet Eco Park Harus Daftar lewat JAKI

Megapolitan
Tak Tahu Ada Rekayasa Lalu Lintas di Bundaran HI, Sejumlah Kendaraan Pasang Lampu Sein Ingin Memutar Arah

Tak Tahu Ada Rekayasa Lalu Lintas di Bundaran HI, Sejumlah Kendaraan Pasang Lampu Sein Ingin Memutar Arah

Megapolitan
Pemprov DKI Evaluasi Kerjasama dengan ACT

Pemprov DKI Evaluasi Kerjasama dengan ACT

Megapolitan
Uji Coba Rekayasa Lalin di Bundaran HI, Pelanggar Tak Dikenai Tilang

Uji Coba Rekayasa Lalin di Bundaran HI, Pelanggar Tak Dikenai Tilang

Megapolitan
Pemprov DKI Kerap Kerja Sama dengan ACT, Wagub: Selama Ini Tidak Masalah

Pemprov DKI Kerap Kerja Sama dengan ACT, Wagub: Selama Ini Tidak Masalah

Megapolitan
Satu Keluarga Diusir dari Rusun Jatinegara Barat, Wagub DKI: Kita Cari Solusi Terbaik

Satu Keluarga Diusir dari Rusun Jatinegara Barat, Wagub DKI: Kita Cari Solusi Terbaik

Megapolitan
Mahasiswi Aniaya Petugas di Kampung Melayu Dibebaskan, Polisi: Pelaku Masih Panjang Kariernya

Mahasiswi Aniaya Petugas di Kampung Melayu Dibebaskan, Polisi: Pelaku Masih Panjang Kariernya

Megapolitan
Polisi Gadungan Penganiaya Warga Bekasi Mengaku Beli Atribut secara 'Online'

Polisi Gadungan Penganiaya Warga Bekasi Mengaku Beli Atribut secara "Online"

Megapolitan
H-7 Idul Adha 2022, 5.000 Hewan Kurban Akan Dikirim ke Jakarta

H-7 Idul Adha 2022, 5.000 Hewan Kurban Akan Dikirim ke Jakarta

Megapolitan
Tak Terlibat Kasus Pembuangan Bayi, Keluarga Berharap Tetap Diizinkan Tinggal di Rusun

Tak Terlibat Kasus Pembuangan Bayi, Keluarga Berharap Tetap Diizinkan Tinggal di Rusun

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.