Sampah Bambu Penuhi Aliran Sungai Cikeas, DLH Kota Bekasi Terjunkan "Pasukan Katak Oranye"

Kompas.com - 27/05/2022, 10:02 WIB
Penulis Joy Andre
|

BEKASI, KOMPAS.com - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi bersama Ketua Komunitas Peduli Sungai Cileungsi Cikeas (KP2C) menerjunkan "pasukan katak oranye" guna membersihkan tumpukan sampah yang menyumbat aliran Sungai Bendung Koja, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi.

Pembersihan dilakukan karena kerap kali tumpukan sampah membuat warga di empat perumahan yang dilintasi aliran sungai itu merasa resah terancam banjir saat hujan mengguyur hulu sungai.

"Aliran Sungai Cikeas kembali dipenuhi sampah bambu. Sudah untuk kesekian kalinya kejadian itu berulang," ucap Ketua KP2C Puarman dalam keterangannya, Kamis (26/5/2022).

Baca juga: Sederet Fakta Kecelakaan Beruntun di MT Haryono, Berawal Pengemudi Pajero Ngebut, Pasutri Tewas

Pembersihan aliran sungai yang dilakukan pada Kamis itu dilaksanakan setelah beberapa hari sebelumnya hujan lebat mengguyur hulu Sungai Cikeas yang berada di Gunung Geulis, Kabupaten Bogor.

Curah hujan yang tinggi menyebabkan tinggi muka air (TMA) di hilir sungai meninggi.

Sampah bambu yang berada di bibir sungai pun terbawa air dan menyebabkan aliran air menjadi tersumbat.

"Sungai yang tersumbat sepanjang 100 meter itu diperkirakan menyebabkan volume sampah hingga 1.500 atau sekitar 25 truk engkel," tutur Puarman.

Baca juga: Panitia Formula E Sebut Dapat Sponsor Rp 100 Miliar dari Perusahaan Hiburan

Bersama DLH Kota Bekasi, pihaknya kemudian menerjunkan puluhan anggota "pasukan katak oranye" dan menyingkirkan sampah-sampah bambu yang menyumbat aliran sungai.

Puarman menjelaskan, pembersihan akan dilaksanakan selama beberapa hari ke depan hingga aliran Sungai Cikeas tidak tersumbat.

Dengan kegiatan pembersihan sungai itu, ia berharap Pemerintah Kota Bekasi memberikan atensi lebih untuk penanganan sampah di aliran Sungai Cikeas.

"Kami berharap kejadian ini tidak terulang terus menerus dan pemerintah hendaknya memberikan perhatian lebih terhadap penanganan sampah di sepanjang aliran Sungai Cikeas," harap dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Meriahnya Jakarta Hajatan ke-495 di JIS, Penonton: Tempatnya Megah

Meriahnya Jakarta Hajatan ke-495 di JIS, Penonton: Tempatnya Megah

Megapolitan
Polisi Ringkus Penjambret Ibu dan Anak di Bekasi Hasil Identifikasi Rekaman CCTV

Polisi Ringkus Penjambret Ibu dan Anak di Bekasi Hasil Identifikasi Rekaman CCTV

Megapolitan
Anies Klaim Jakarta Kota Global: Stadion hingga Transportasinya Berstandar Internasional

Anies Klaim Jakarta Kota Global: Stadion hingga Transportasinya Berstandar Internasional

Megapolitan
Penghuni Kos di Tangsel Ditemukan Tewas, Polisi Temukan Pisau Saat Olah TKP

Penghuni Kos di Tangsel Ditemukan Tewas, Polisi Temukan Pisau Saat Olah TKP

Megapolitan
Hadiri Malam Puncak Jakarta Hajatan, Anies: Anda Orang Pertama yang Rasakan JIS Hampir Penuh

Hadiri Malam Puncak Jakarta Hajatan, Anies: Anda Orang Pertama yang Rasakan JIS Hampir Penuh

Megapolitan
Anies-Ariza Didesak Cabut Izin Usaha Holywings, Buntut Dugaan Kasus Penistaan Agama

Anies-Ariza Didesak Cabut Izin Usaha Holywings, Buntut Dugaan Kasus Penistaan Agama

Megapolitan
Elvis Cafe Disegel karena Jual Minuman Beralkohol di Atas 5 Persen

Elvis Cafe Disegel karena Jual Minuman Beralkohol di Atas 5 Persen

Megapolitan
PKL Bongkar Lapak Imbas Wacana Pelebaran Jalan Pelintasan Sebidang Rawa Geni

PKL Bongkar Lapak Imbas Wacana Pelebaran Jalan Pelintasan Sebidang Rawa Geni

Megapolitan
Pengunjung Malam puncak Jakarta Hajatan ke-495 Berdatangan Gunakan Berbagai Transportasi

Pengunjung Malam puncak Jakarta Hajatan ke-495 Berdatangan Gunakan Berbagai Transportasi

Megapolitan
Pemkot Bogor Segel Elvis Cafe Selama 14 Hari ke Depan

Pemkot Bogor Segel Elvis Cafe Selama 14 Hari ke Depan

Megapolitan
Diduga Jadi Korban Pembunuhan, Penghuni Kamar Kos di Tangsel Tewas Bersimbah Darah

Diduga Jadi Korban Pembunuhan, Penghuni Kamar Kos di Tangsel Tewas Bersimbah Darah

Megapolitan
Malam Puncak Jakarta Hajatan ke-495, Pengunjung Mulai Ramaikan JIS

Malam Puncak Jakarta Hajatan ke-495, Pengunjung Mulai Ramaikan JIS

Megapolitan
Polda Metro Peringatkan Ormas Tak Konvoi dan 'Sweeping' ke Holywings

Polda Metro Peringatkan Ormas Tak Konvoi dan "Sweeping" ke Holywings

Megapolitan
Warga Rawa Geni Tingkatkan Keamanan di Pelintasan Sebidang yang Dibuka Sepihak

Warga Rawa Geni Tingkatkan Keamanan di Pelintasan Sebidang yang Dibuka Sepihak

Megapolitan
Sabtu Malam, GP Ansor DKI Jakarta Akan Konvoi Lagi ke Holywings

Sabtu Malam, GP Ansor DKI Jakarta Akan Konvoi Lagi ke Holywings

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.