Pemkot Tangsel Belum Dapat Tangani TPS Ilegal yang Diduga Sebabkan Banjir di SMAN 4

Kompas.com - 09/06/2022, 20:38 WIB

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) belum dapat menangani tempat pembuangan sampah (TPS) ilegal yang diduga jadi penyebab banjir di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 4.

Menurut Kepala Seksi Pengelola Persampahan DLH Kota Tangsel Zeky Yamani, lahan pembuangan sampah itu bukan milik pemerintah daerah.

"Kita (Pemkot Tangsel) enggak bisa ngapa-ngapain, karena bukan lahan pemda (pemerintah daerah), harus ada izin swasta dulu," kata Zeky, saat ditemui di kantornya, Kecamatan Setu, Tangsel, Kamis (9/6/2022).

Baca juga: Dinas LH Tangsel Sebut Tumpukan Sampah di TPS Ilegal Jadi Penyebab Banjir di SMAN 4

Adapun lokasi TPS tersebut berada di Danau Situ Rawa Badak, tidak jauh dari SMAN 4. Timbunan sampah, drainase atau saluran air menuju danau menjadi terhambat dan menyebabkan sekolah dilanda banjir pada Kamis (2/6/2022).

Zeky mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel tidak bisa berbuat banyak untuk menangani TPS ilegal di Jalan Karyawan RT 003, RW 01, Pondok Ranji, Ciputat Timur itu.

"Sebetulnya kalau menurut dari di lapangan dan PU sendiri banyak faktor sedimentasi dari jalur itu sendiri, tapi itu (TPS ilegal) jadi salah satu faktornya," pungkasnya.

Sebelumnya, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang Selatan telah melakukan penyegelan.

Kepala Satpol PP Kota Tangsel Oki Rudianto mengatakan, penyegelan dilakukan berdasarkan laporan masyarakat terkait aktivitas pembuangan sampah yang sudah berlangsung cukup lama.

"Kami akan selidiki kasus ini lebih lanjut," ujar Oki, dalam keterangannya, Rabu (8/6/2022).

Baca juga: Satpol PP Tangsel Segel TPS Ilegal yang Diduga Sebabkan Banjir di SMAN 4

 

Menurut Oki, setelah disegel persoalan sampah akan ditindaklanjuti oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tangsel.

DLH akan memastikan seluruh sampah dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA) Cipeucang, Serpong.

"Kita akan koordinasi ke Dinas Lingkungan Hidup untuk menindaklanjuti persoalan sampah di sini agar dapat dibuang di Cipeucang," kata Oki.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sebelum Tewas Dibanting Pacar Ibunya di Apartemen Kalibata City, Balita Ini Diduga Sering Dianiaya

Sebelum Tewas Dibanting Pacar Ibunya di Apartemen Kalibata City, Balita Ini Diduga Sering Dianiaya

Megapolitan
Gudang Laundry di Kemang Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Gudang Laundry di Kemang Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Megapolitan
Ketua DPW PSI Michael Victor Sianipar Mundur dari Keanggotaan Partai

Ketua DPW PSI Michael Victor Sianipar Mundur dari Keanggotaan Partai

Megapolitan
Pengemudi Ojol Diduga Lecehkan Siswi di Cakung

Pengemudi Ojol Diduga Lecehkan Siswi di Cakung

Megapolitan
Perayaan Ibadah Natal di Jakarta Akan Disesuaikan dengan Aturan PPKM

Perayaan Ibadah Natal di Jakarta Akan Disesuaikan dengan Aturan PPKM

Megapolitan
Kronologi Balita Tewas Dibanting Pacar Ibunya di Apartemen Kalibata City

Kronologi Balita Tewas Dibanting Pacar Ibunya di Apartemen Kalibata City

Megapolitan
Selama Januari–November 2022, Ada 308 Kasus HIV/AIDS di Tangsel

Selama Januari–November 2022, Ada 308 Kasus HIV/AIDS di Tangsel

Megapolitan
Heru Budi Minta 3 Pasar Tradisional di Jakpus Ditata Ulang

Heru Budi Minta 3 Pasar Tradisional di Jakpus Ditata Ulang

Megapolitan
Truk Kontainer Terbakar di Pintu Keluar Tol Sunda Kelapa, Api Muncul dari Bawah Kabin

Truk Kontainer Terbakar di Pintu Keluar Tol Sunda Kelapa, Api Muncul dari Bawah Kabin

Megapolitan
Polisi Tangkap Penusuk Seorang Pemuda di Tarumajaya Bekasi

Polisi Tangkap Penusuk Seorang Pemuda di Tarumajaya Bekasi

Megapolitan
Kasus HIV/AIDS di Tangsel Didominasi Penderita Laki-laki

Kasus HIV/AIDS di Tangsel Didominasi Penderita Laki-laki

Megapolitan
Sebelum Balita Tewas Dibanting di Apartemen Kalibata City, Tubuhnya Banyak Luka Lebam

Sebelum Balita Tewas Dibanting di Apartemen Kalibata City, Tubuhnya Banyak Luka Lebam

Megapolitan
Polisi Tangkap Pria yang Banting Balita Anak Pacarnya di Apartemen Kalibata City

Polisi Tangkap Pria yang Banting Balita Anak Pacarnya di Apartemen Kalibata City

Megapolitan
Polisi Tunggu Analisis Sosiolog Agama untuk Simpulkan Penyelidikan Kasus Sekeluarga Tewas di Kalideres

Polisi Tunggu Analisis Sosiolog Agama untuk Simpulkan Penyelidikan Kasus Sekeluarga Tewas di Kalideres

Megapolitan
Truk Kontainer Terbakar di Pintu Tol Sunda Kelapa, Api Lalap Kursi Pengemudi

Truk Kontainer Terbakar di Pintu Tol Sunda Kelapa, Api Lalap Kursi Pengemudi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.