Kompas.com - 27/06/2022, 21:00 WIB

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Peternakan (DKP3) Tangsel Yepi Suherman menyatakan bahwa hari ini merupakan kali terakhir keluar masuk hewan kurban ke daerah Tangerang Selatan, Banten.

"Pemerintah Provinsi Banten mengeluarkan kebijakan terakhir tanggal 24 untuk hewan kurban. Tapi dengan perhitungan perjalanan waktu mungkin dari Lampung, Jawa, Bali tanggal 27 yang terakhir masuk ke Banten," ujar Yepi kepada wartawan, Senin (27/6/2022).

Ia menuturkan, pihak yang berwenang menyeleksi bisa atau tidaknya hewan kurban masuk ke Tangsel adalah Pemerintah Provinsi Banten.

Baca juga: Pejalan Kaki Keluhkan Pedagang Hewan Kurban Berjualan di Trotoar Johar Baru

Dengan ketentuan, daerah datangnya hewan kurban merupakan zona hijau kasus penyakit kuku dan mulut (PMK).

"Tapi untuk wilayah zona hijau seperti Lampung masih memungkinkan, di atas tanggal 27 pun masih kita terima, yang penting ada SKKH (surat keterangan kesehatan hewan)," jelasnya.

Pemprov Banten, kata dia, masih belum menentukan sampai kapan batas akhir akses keluar masuk hewan kurban dari zona hijau tersebut diizinkan.

"Tapi daerah lain seperti Jawa Tengah, Bali, dan lain-lain yang sudah masuk ke Banten apakah ada di Serang, Tangsel, Kota Tangerang, meskipun sudah tanggal 3 atau 4 Juli beredar enggak masalah," kata Yepi.

Baca juga: Datangkan Hewan Kurban dari Luar Daerah di Tengah Wabah PMK, Pedagang: Pengiriman Ribet dan Mahal

"Misalnya dari Serang ke Tangsel. Tangsel kirim ke Cilegon enggak masalah, yang penting di Banten," lanjutnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) bakal melarang suplai hewan kurban dari luar daerah masuk ke Tangsel mulai 28 Juni 2022.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Peternakan (DKP3) Tangsel Yepi Suherman mengatakan, pelarangan dilakukan setelah mempertimbangkan situasi terkini perkembangan kasus hewan ternak terjangkit penyakit kuku dan mulut (PMK).

"Stop total (kiriman) hewan ternak dari luar Tangsel, sesuai instruksi dari Dinas Pertanian Provinsi Banten. Kami (menerima suplai) terakhir sampai 27 Juni," ujar Yepi kepada wartawan, Selasa (21/6/2022).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berkaca dari Tragedi Kanjuruhan, Anies Baswedan Akan Tinjau Ulang Semua Stadion di Jakarta

Berkaca dari Tragedi Kanjuruhan, Anies Baswedan Akan Tinjau Ulang Semua Stadion di Jakarta

Megapolitan
Ridwan Kamil Berseloroh, Suara UGM Bisa Pecah Dua jika Anies dan Ganjar Maju Pilpres

Ridwan Kamil Berseloroh, Suara UGM Bisa Pecah Dua jika Anies dan Ganjar Maju Pilpres

Megapolitan
Jelang Lengser, Anies: Doakan Setelah Ini Saya Bisa Jalankan Amanat Apa Pun

Jelang Lengser, Anies: Doakan Setelah Ini Saya Bisa Jalankan Amanat Apa Pun

Megapolitan
Soal Revitalisasi Halte Bundaran HI, Anies: Semua Proyek Jalan Terus

Soal Revitalisasi Halte Bundaran HI, Anies: Semua Proyek Jalan Terus

Megapolitan
 Jadwal Pementasan Festival Teater Jakarta 1-9 Oktober 2022

Jadwal Pementasan Festival Teater Jakarta 1-9 Oktober 2022

Megapolitan
Suporter Persipasi Bekasi Gelar Aksi Kosongkan Tribun Utara

Suporter Persipasi Bekasi Gelar Aksi Kosongkan Tribun Utara

Megapolitan
Ridwan Kamil Dukung Anies Baswedan jadi Presiden 2024, Jika...

Ridwan Kamil Dukung Anies Baswedan jadi Presiden 2024, Jika...

Megapolitan
Sampaikan Dukacita atas Kerusuhan Kanjuruhan, PSB Bogor: Ini Kemunduran...

Sampaikan Dukacita atas Kerusuhan Kanjuruhan, PSB Bogor: Ini Kemunduran...

Megapolitan
Begini Tanggapan Pesohor dan Warganet soal Baim dan Paula yang Pura-pura Buat Laporan KDRT

Begini Tanggapan Pesohor dan Warganet soal Baim dan Paula yang Pura-pura Buat Laporan KDRT

Megapolitan
Anies: Doa Tak Terhenti bagi Orangtua yang Anaknya Tak Kembali...

Anies: Doa Tak Terhenti bagi Orangtua yang Anaknya Tak Kembali...

Megapolitan
Anies, RK, dan Bima Arya Satu 'Panggung', Penyelenggara: Bukan Acara Politik

Anies, RK, dan Bima Arya Satu "Panggung", Penyelenggara: Bukan Acara Politik

Megapolitan
Makan, Minum, Hingga Peralatan Mandi Korban Penyaluran TKI Ilegal Ditanggung Negara

Makan, Minum, Hingga Peralatan Mandi Korban Penyaluran TKI Ilegal Ditanggung Negara

Megapolitan
Kronologi Lengkap Baim Wong dan Paula Prank Polisi, Pura-pura Bikin Laporan KDRT

Kronologi Lengkap Baim Wong dan Paula Prank Polisi, Pura-pura Bikin Laporan KDRT

Megapolitan
Belum Didukung E-TLE, Operasi Zebra di Bekasi Andalkan Tilang Manual

Belum Didukung E-TLE, Operasi Zebra di Bekasi Andalkan Tilang Manual

Megapolitan
Wagub DKI Sampaikan Duka Cita Mendalam Bagi Korban Kerusuhan Kanjuruhan

Wagub DKI Sampaikan Duka Cita Mendalam Bagi Korban Kerusuhan Kanjuruhan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.