Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ingin Tambah Modal untuk UMKM, Anies Usulkan Raperda Perubahan Bentuk Hukum PT Jamkrida

Kompas.com - 01/08/2022, 15:49 WIB
Sania Mashabi,
Ambaranie Nadia Kemala Movanita

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberi penjelasan mengenai Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Bentuk Hukum Perseroan Terbatas Jaminan Kredit Daerah (PT Jamkrida) menjadi Perseroan Daerah (PD) Jamkrida.

Menurut Anies, perubahan bentuk hukum Jamkrida diperlukan untuk menambah kemampuan daerah mendukung Usaha, Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

"Bertujuan menunjang koperasi dan Usaha, Mikro, Kecil, Menengah yang ada di Indonesia khususnya di Jakarta serta meningkatkan kegiatan ekonomi daerah dan meningkatkan sumber pendapatan asli daerah," kata Anies dalam rapat paripurna DPRD DKI Jakarta, Senin (1/8/2022).

Baca juga: 2 Pekerja Tewas Terjatuh dari Lantai 2 GOR Mampang, Polisi Periksa Mandor sebagai Saksi

PT Jamkrida, kata dia, saat ini hanya menjamin 40 kali dari jumlah modal dan modal yang dimiliki Jakarta sebesar Rp 400 miliar.

Sehingga modal yang bisa disalurkan PT Jamkrida yakni 40 kali dari Rp 400 miliar atau sebesar Rp 16 triliun.

Oleh karena itu, Anies ingin menambah modal yang ada di Jamkrida dengan cara mengubah badan hukumnya dari PT menjadi (PD).

"Diharapkan dengan adanya perubahan Perda bentuk hukum menjadi perseroan daerah, kursi roda dan penambahan modal PT Jamkrida di Jakarta akan dapat meningkatkan kinerjanya serta akan lebih banyak merangkul memfasilitasi pelaku usaha koperasi dan UMKM," ujar dia.

Baca juga: Tak Sangka Perintah Gali Lubang untuk Timbun Beras Bantuan Presiden, Perantara Penggali Merasa Kesal Dibohongi

Sebelum pembahasan Raperda ini, pada rapat paripurna mendatang DPRD DKI akan mendengarkan pendapat para fraksi.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Ramai-ramai Piknik Ke Ancol, Carter Angkot dari Jatinegara

Ramai-ramai Piknik Ke Ancol, Carter Angkot dari Jatinegara

Megapolitan
Pilih Balik Saat H+3 Lebaran, Warga: Senin Masuk Kerja supaya Ada Waktu Istirahat

Pilih Balik Saat H+3 Lebaran, Warga: Senin Masuk Kerja supaya Ada Waktu Istirahat

Megapolitan
Libur Lebaran H+3, 60.700 Pengunjung Padati Ancol Siang Ini

Libur Lebaran H+3, 60.700 Pengunjung Padati Ancol Siang Ini

Megapolitan
KRL Commuter Line Anjlok di Depan WTC Mangga Dua, Penyebab Belum Diketahui

KRL Commuter Line Anjlok di Depan WTC Mangga Dua, Penyebab Belum Diketahui

Megapolitan
Antisipasi Arus Balik, Terminal Kampung Rambutan Siapkan Angkutan Malam

Antisipasi Arus Balik, Terminal Kampung Rambutan Siapkan Angkutan Malam

Megapolitan
Arus Balik Lebaran, 3.966 Penumpang Tiba di Terminal Kampung Rambutan pada Jumat

Arus Balik Lebaran, 3.966 Penumpang Tiba di Terminal Kampung Rambutan pada Jumat

Megapolitan
Puncak Arus Balik Mudik di Terminal Kampung Rambutan Diprediksi 14 April 2024

Puncak Arus Balik Mudik di Terminal Kampung Rambutan Diprediksi 14 April 2024

Megapolitan
RS Polri Berikan Pendampingan Psikologi terhadap Keluarga Korban Kecelakaan Gran Max di Tol Cikampek

RS Polri Berikan Pendampingan Psikologi terhadap Keluarga Korban Kecelakaan Gran Max di Tol Cikampek

Megapolitan
Rute Mikrotrans JAK89 Tanjung Priok-Taman Kota Intan

Rute Mikrotrans JAK89 Tanjung Priok-Taman Kota Intan

Megapolitan
Kronologi Pria yang Diduga Tewas Terkunci dalam Freezer Mobil Pengangkut Es Krim di Jakpus

Kronologi Pria yang Diduga Tewas Terkunci dalam Freezer Mobil Pengangkut Es Krim di Jakpus

Megapolitan
Paus Fransiskus Akan Berkunjung ke Tanah Air pada 3-6 September, Indonesia Jadi Negara Pertama

Paus Fransiskus Akan Berkunjung ke Tanah Air pada 3-6 September, Indonesia Jadi Negara Pertama

Megapolitan
Pria Ditemukan Tewas dalam Freezer Mobil Pengangkut Es Krim di Jakpus, Diduga Terkunci

Pria Ditemukan Tewas dalam Freezer Mobil Pengangkut Es Krim di Jakpus, Diduga Terkunci

Megapolitan
Ganjil Genap dan 'Oneway' di Jalur Puncak Bogor Berakhir, Lalu Lintas Normal 2 Arah

Ganjil Genap dan "Oneway" di Jalur Puncak Bogor Berakhir, Lalu Lintas Normal 2 Arah

Megapolitan
34 Tahun Jadi Penjaga di TMP Kalibata, Sumardi: Motivasi Saya Buat Peziarah Nyaman

34 Tahun Jadi Penjaga di TMP Kalibata, Sumardi: Motivasi Saya Buat Peziarah Nyaman

Megapolitan
Komplotan Tak Dikenal Keroyok Pengendara Mobil di Parkiran Elysee SCBD

Komplotan Tak Dikenal Keroyok Pengendara Mobil di Parkiran Elysee SCBD

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com